Review Diapers: Mamypoko, GOO.N, Sweety

Halo-halo…

Dipostingan ini, Momi mau review Diapers. Sebenernya ada foto-fotonya, tapi Momi hapus karena menuhin hp. Huhu.. maklum hp Momi udah butut, memory penuh sama foto Baby Kippo.

Jadi, sebagai ibu baru, pasti banyak Mommies sekalian yang bingung milih diapers buat babynya. Sama kayak Momi Kippo dulu. Bingung milih yang mana, yang ga bikin diapers rash, juga hemat di kantong. Karena percaya atau tidak, diapers ini ngabisin hampir setengah jatah bulanan. Huhu. Sebenernya kalau mau hemat bisa pake clodi, tapi Momi terlalu males kalau banyak cucian. Kalau orang tua dulu nyaraninnya pake popok kain, waktu Ilya lahir sempet tuh dibeliin popok kain sama Neneknya, tapi emang dasar Momi pemalas. Itu popok masih terbungkus rapi aja tidak tersentuh sama sekali.. akhirnya Momi bandel aja dari newborn sampai mau 5 bulan ini Momi pakein disposable diapers/popok sekali pakai (pospak). Nah! Bagi yang masih bingung mau milih diapers yang cocok bagi babynya, boleh dicek yaaa!

Disclaimer:

Semua produk yang direview merupakan produk yang digunakan oleh Ilya, ada yang masih dipakai ada yang sudah tidak. Diapersnya beli sendiri yaa! Insha Allah honest review!

Mamypoko

Siapa yang babynya dipakein Mamypoko?? Pasti hampir semua ibu pakai Mamypoko. Soalnya memang diapers ini yang harganya paling cocok dikantong ibu. Soalnya kualitasnya juga cukup lumayan. Mamypoko ini ada banyak sekali pilihannya, dari yang tape buat newborn sampai celana ukuran xxl. Dari yang standar dengan harga paling ekonomis sampai paling mahal. Nah, Mamypoko ini memang hadir untuk semua kalangan, murah, sedang, mahal. Makanya peminatnya banyak sekali…

Ilya pake ini pas persediaan diapers di rumah habis. Cukup sering karena memang harga di supermarket cukup terjangkau. Tapiii, Mamypoko ini diapers yang menurut Momi bulky ya, atau bahas Indonesianya gendut, ga slim gitu. Hal ini dirasakan ketika Momi coba diapers merk lain. Karena Ilya anaknya jijikan, jadi diapers belum penuh dia udah nangis minta diganti. Akhirnya agak boros diapers, tapi gapapa, selama ga kena ruam..

Tapi kok, merah-merah?

Pernah pake diapers ini ga ganti-ganti (biasanya suka selang seling sama diapers merk lain) karena waktu itu stock cuma ada ini satu jadilah Momi pakein terus. Ternyata lama-lama kemaluam Ilya ada merahnya gitu. Panik karena Ilya dulu pantatnya sempet lecet gara-gara pupnya asam. Akhirnya dihentikan sementara pemakaian diapers merk Mamypoko. Pas ganti merk lain, ternyata bener Ilya kena diapers rash. Akhirnya lama-lama sembuhndengan sendirinya tanpa diobatin.

Stock Mamypoko masih ada lumayan banyak, tapi karena masih kegedean dan sempet kena diapers rash jadi pemakaiannya masih jarang-jarang.

Tapi ini pengalaman di Ilya ya..

kemarin Ilya main ke rumah temennya dede Irham, de Iam pake Mamypoko juga yang extrasoft. Dengan teknologi baru sepertinya. Soalnya diapersnya tipis ga bulky kayak punya Ilya.. semoga nanti makin diperbaiki kualitasnya, Mamypoko idola ibu-ibu..

GOO.N

Jadi, sewaktu Ilya kena diapers rash, Goon ini jadi penyelamat hidup. Beli ukuran newborn, tapi kok ya gede banget.. 😅 diapers goo.n ini ukurannya memang gede buat newbornnya, mungkin buat baby yang ndud.. bahannya enak banget goo.n ini, aluuusss banget.. ga bulky, tipis. Tapi sayang, karena masih kegedean Ilya kalau pake ini suka bocor merembes dari samping. Hiks.

Untuk harga, goo.n ini affordable banget. Kalau beli online. Yang premium harganya cukup terjangkau untuk tipe tape. Rencananya kalau Ilya udah agak ndud mau nyoba lagi pake goo.n. Semoga aja ga bocor lagi.

goo.n ini bisa jadi pilihan yang ekonomis dengan kualitas premium. Ada indikator pee nya juga. Ga perlu dibuka dulu buat tahu udah penuh atau belum, tinggal lihat garisnya aja kalau garisnya sudah berubah warna, berarti diapers sudah penuh.

Sweety

Kalau ini, diapers yang udah dipakein ke Ilya semenjak dari rumah sakit. Sweety ini juga kayak Mamypoko, banyak jenisnya. Yang tape ekonomis, tape gold sampai ke celana ekonomis dan gold juga. Kayaknya untuk mamak-mamak millenial Sweety jadi alternatif pilihan yang cocok, soalnya ramah di kantong dengan pilihan diapers yang banyak. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Kebetulan Ilya pernah pake yang comfort dan gold. Comfort itu produk sweety kualitas tengah-tengah dan gold kualitas premium ya… Ilya pas di Rumah Sakit pakenya yang gold, terus Momi iseng beli yang comfort. Ternyata bedanya lumayan yaaa.. selain harganya yang beda jauh, dari kualitas diapersnya juga cukup berbeda.

Awalnya pas pake sweety ini ngerasa tipis banget, apalagi kalau dibandingkan dengan Mamypoko. Tapi setelah nyoba goo.n, semua terbantahkan. goo.n paling tipissss….

Momi pribadi lebih suka sweety gold, ada pee indicatornya kayak Mamypoko dan goo.n. Selain itu bahannya juga lembut sekali. Kalau baca dibungkusnya ada kandungan Aloe Vera. Sensasi lembut selembut bajupun ditawarkan ole Sweety. Sweety gold bisa jadi alternatif lain.

Kalau Sweety comfort, Momi kurang suka. Karena bahannya menurut Momi kasar banget. Kurang enak dan malah bikin ga nyaman ke Ilya. Momi suka coba-coba, tapi untuk jangka panjang Momi gamau main-main. Hihi..

Ps: minggu lalu beli Sweety gold. Harganya murah ukuran S50 cuma 78rb. Ada yang aneh dari kemasannya, ternyata kemasannya baru, ditambah ukurannya yang baru. Ukuran S dengan kemasan baru sekarang sama dengan ukuran Newborn kemasan lama..

Segitu dulu yaa review diapers part 1 nya, Ilya banyak nyobain diapers lain. Nanti kita sambung lagi! Babay..

Seminar Awam Prematuritas oleh Komunitas Premature Indonesia

Tanggal 4 Agustus 2018 lalu, Momi sama Papi G menghadiri Seminar Awam Prematuritas yang diselenggarakan oleh komunitas Premature Indonesia. Momi sama Papi sama-sama sadar kalau kami orang tua yang masih sangat awam mengenai bayi premature. Orang tua baru yang masih banyak kekurangannya, ditambah anak pertama kami lahir secara premature. Kami yakin, seminar ini akan memberikan informasi yang dibutuhkan bagi kami, para pejuang NICU.

Dan ternyata benar, dihadiri oleh anggota komunitas area Bandung dan juga peserta umum, seminar kemarin rame dan informatif sekali! Menghadirkan narasumber yang berpengalaman dalam membantu bayi prematur. Kami pulang dengan tambahan-tambahan ilmu baru.

Awalnya Momi ragu untuk ikutan, karena biasanya kalau ikutan seminar pasti Momi suka cepet bosennya. Karena seminarnya monoton. Ternyata seminar kemarin berbeda. Dibuka oleh dr.Agung sebagai founder dari Komunitas Premature Indonesia. Beliau bercerita mengenai perjuangannya dalam menghadapi kenyataan jika anaknya harus lahir prematur dengan berat lahir 800 gram. Bisa dibayangkan gimana rasanya punya anak semungil itu, gak sampai hati Momi membayangkannya.. Ilya lahir 2065 gram aja kemudian turun ke 1700 gram aja Momi udah sedih, apalagi dr.Agung. Quotes yang diingat dari dr.Agung itu adalah “Semakin kita banyak tahu, bakalan semakin sedih” iya semakin kita pelajari, maka yang dirasa akan semakin sedih. Tapi kita perlu tahu semua itu agar bisa mempersiapkan dikemudian hari.

dr. Agung sedang bercerita sebagai orang tua dengan anak premiee

Narasumbernya juga kompeten, dilanjut oleh Dr. Eddy Fadlyana, dr., Sp.A(K), M.Kes yang merupakan dokter Ahli stimulus motorik anak, membawakan materi tentang Stimulasi Perkembangan bayi prematur. Materi dibawakan dengan cara yang menyenangkan. Kami dibuat tertawa-tawa dengan tingkah laku dr. Eddy. Para ayah juga ditantang kepeduliannya kepada ibu dengan ditanyai sederet pertanyaan mengenai waktu kehamilan ibu, bagaimana cara menghitung masa kehamilan, apa yang dimaksud dengan kehamilan prematur dan banyak lagi. Hal ini menguji seberapa berpengaruhnya dan kepedulian seorang ayah terhadap istri dan calon bayi mereka. dr Eddy mengajak para ayah agar lebih peduli lagi dan membantu ibu dalam membesarkan buah hatinya. Setuju dok! Masa bikinnya berdua yang ngurus cuma seorang? Hihi..

Materi kedua membahas mengenai Mengatasi Beran Badan Bayi Prematur yang Kurang. Materi ini dibawakan oleh dr. Tisnasari Hafsah, Sp.A(K)., kebetulan topik ini adalah topik yang ditunggu-tunggu karena Ilya menurut dsa-nya bb-nya masih kurang. Harus mengejar bb yang ketinggalan Momi sama Papi G gamau ketinggalan informasi sedikitpun. Hihi.

Dilanjut dengan pemateri terakhir dengan narasumber yang bakalan jadi dokter favorit Momi. Dr. Akhmad Yogi, dr., Sp.OG(K), M.Kes. Dulu, pas awal kehamilan Momi pernah diperiksa sekali sama dr. Akhmad Yogi. Kemudian Momi ganti dokter. Tapi sekarang kalau Momi nanti hamil lagi, maunya sama dr. Akhmad Yogi ahhh… (udah ngetag dari sekarang. Hehe) soalnya pembawaan dr. Akhmad Yogi ini menyenangkan banget. Mana suka becanda, materi yang diberikan juga langsung menempel dikepala, saking serunya. Ketika narasumber lain kekurangan waktu dalam menyampaikan materi, dr. Akhmad Yogi justru kelebihan. Karena materi yang diberikan singkat, jelas dan padat! Dulu juga pas Momi pertama dicek sama dr. Akhmad Yogi, beliau bilang “kalau ada apa-apa whatsapp aja bu.” Aduuhh.. udah fixxx mau sama beliau dikehamilan selanjutnya.. duh, jadi gak sabar mau hamil lagi. Haha.

Dr Ahkmad Yogi menyampaikan materi

Seminar kemarin berjalan dengan menyenangkan Mungkin karena kami semua adalah pejuang Nicu dan memiliki masalah yang sama, sehingga materi yang disampaikan begitu menarik untuk disimak. benar-benar pas dengan informasi yang dibutuhkan atau mungkin karena banyak doorprise kali yaaa (teteup Momi suka gratisan 😍)

Merchandise dari sponsor. sayang banget Momi gak dapet doorprise. huhuhu… 😢

Bagi Mommies yang mengalami kejadian serupa dengan Momi Kippo, bisa langsung cek ig: prematur.indonesia atau ke facebook: Komunitas Prematur Indonesia. Ada banyak informasi yang bisa dibaca untuk menambah pengetahuan kita. Stay strong Mommies, you’re not alone!

Hakata Ikkousha, Ramen asli dari Jepang ada di Bandung!

Sore-sore emang enaknya makan yang berkuah-kuah. Pengen makan sesuatu yang authentic banget, tapi apa ya.. sempet bingung antara ramen atau udon. Akhirnya Momi dan Papi G sepakat buat makan ramen aja! Iya, di Bandung ini ada ramen yang katanya asli dari Jepang. Rasanya mirip. Tapi Momi ga bisa verifikasi ya beneran mirip apa engga, soalnya Momi sendiri belum pernah ke Jepang. Huhu… Papi G ajak Momi ke Jepang pleaseeee….

Ini kedua kalinya Momi makan di sini, Hakata Ikkousha. Cuma sekarang baru nulis reviewnya. Menurut sumber, Hakata itu merupakan nama daerah di Jepang. Jadi, Hakata Ikkousha ini bisa dibilang kayak ramennya Hakata, kalau di Indonesia semacam Bakso Malang kali ya…

Analogi yang aneh..

Sebenernya ada banyak ramen Hakata, pernah baca juga ada ramen dari daerah Jepang juga di 60gourmet. Tapi Momi belum pernah nyobain, karena kalau ga salah ramennya non halal. Hakata ini juga aslinya non halal. Kalau di Jakarta, ada beberapa cabang yang memang menyediakan menu non halalnya, kaldu ramennya terbuat dari rebusan kaldu babi. Tapi kalau di Bandung bisa dipastikan halal! Karena menunya hanya menjual dari kaldu Ayam. Yang datang juga banyak yang muslim. Momi jadi tenang kalau begini..

Pertama kali nyoba Hakata itu sekitar 2 tahun lalu, Momi sampai lupa pernah beli rasa apa. Sampai akhirnya kemarin ini Momi balik lagi ke sana dan jatuh cinta sama si Naga Merah.

Ramen Naga Merah dan pendampingnya

Iya, nama ramennya itu Naga Merah.. lucu ya? Berasa lagi didunia persilatan! Hihi..

Ramen ini terbuat dari kuah kaldu ayam pedas yang dicampur sama kocokan telur. Aduuhh… Momi ngiler ngebayanginnya. Rasanya enak banget!!

Porsi Naga 🐉🐲

Momi udah bilang kan pengen yang seger, nanya ke pelayannya, katanya kalau suka pedes menu ini pedes tapi ga begitu. Momi paham sih, soalnya kan yang suka pedes cuma orang Indonesia aja. Makanya pas pesen Momi ga ekspektasi bakalan pedes, pasti biasa aja kayak yang sudah sudah..

Tapi ternyataaaa!! Semua prasangka Momi itu salah!! Ramen Naga Merah ini bener-bener Nagaaaaa!! 🐉🐲

Pedesnya nampol bangeet!! Ga perlu pakai irisan cabe lagi, udah cukup! Enak banget asliii… aduuhh Momi mau lagiiiiii…..

Kuahnya yang pedes dicampur sama kocokan telur, aduhay.. Momi saking pengennya sampai belajar loh cara bikin mie instan dengan kuah telur kayak gitu.. ternyata boros terus cyiinn… harus bikin minimal 3 biar bisa kentel banget kayak gitu.

Porsi Naga Merah ini jumbo sekali! Harus dipastikan kalian yang makan ini dalam keadaan perut lapar atau punya perut karet. Momi aja yang doyan makan ga shanggup ngabisinnya, soalnya emang gede banget. Kenyaaaang banget. Mana kuahnya isinya telur semua kaan?

Satu mangkuk ramen Naga Merah ini sekitar 60rb. Momi lupa. Pokoknya siapkan uang segituan aja ya kalau mau nyoba. Walau harganya cukup lumayan, pasti bakalan terpuaskan dengan ke-aunthetic-an ramennya. Ga perlu jauh-jauh ke Jepang, tapi kalau mau liburan juga gapapa. Sirik aja Momi Kippo! Hihihi..

#ReviewCantik: Biore UV Aqua Rich

Bandung ini lagi panas-panasnya ya, terik banget bikin kulit kering. Even kita punya jenis kulit oily sekalipun, panasnya bikin kulit makin oily, berasa kering tapi berminyak layaknya kilang minyak.. aduh, apa ya bahasanya… 😅 pokoknya bikin muka ini jadi ga enak gitu rasanya.. huhu.

Sebagai pemilik muka berminyak pastinya jika dihadapi dengan situasi seperti ini bingung dong milih sunblock? Kebanyakan, sunblock yang dijual diluaran sana itu oil based, jadinya malah suka nambah-nambahin minyak aja dimuka. Iya, biasanya suka masih ada kesan-kesan lengket gitu ke kulit dan ngerasa lagi bawa kilanh minyak jalan-jalan. Berbekal pengalaman beberapa waktu lalu pas mau ke pantai, sengajain beli sunblock di apotek. Ada whitening-nya juga. Berkali-kali nanya sama apotekernya ini bisa dipake dimuka ga? Jawabannya, “Bisa mba, bisa untuk memutihkan juga.” Yaudahlah cus beli ya! Tapi pas dicoba ke tangan aja kok rasanya lengket berminyak gitu ya? Kurang enak.. makin ragu buat dicobain ke muka. Sampai akhirnya nyoba kemuka dan bener, muka makin berminyak ga karuan.. rasa ga nyaman karena muka kebanyakan minyak gitu loohh, ga enak banget kan?? Mana pake bedak malah bikin makin kerasa ga enak, berasa berat banget beban muka seberat beban hidupku. Haduh! Ternyata sunblock ini hanya cocok dipakai dikulit bagian tubuhku saja. Say no untuk aplikasi dimuka!

Sampai akhirnya pas lagi jalan-jalan ke Mall Aeon BSD, ngeliat Biore UV Aqua Rich. Lhooo ini kan sunblock water based yang lagi hits ituuu!! Mana lagi promo! Ga banyak mikir langsung beli. Awalnya masih ragu karena takut hasilnya sama seperti sunblock oil based lainnya. Tapiiii setelah baca review dan nyobain sendiri, Momi jadi bisa mengamini semua review itu.

Sunblock kesayangan Momi ❤️❤️

Karena sunblock-nya water based, kesan yang pertama dirasain itu dingin nyesss langsung hilang meresap gitu! Bedakpun dapat dengan mudah diaplikasikan tanpa meninggalkan jejak-jejak dempul kalo keringetan. Bener-bener kayak ga pake apa-apa mukanya, ringaaaan banget.

Nah loh! Kok kayak ga pake apa-apa, ampuh ga nih?

Tenang! Semenjak pertama beli Momi udah jatuh cinta. Ini udah tube ketiga yang Momi beli dan pake. Kalo ga ampuh, Momi ga akan sampe harus bela-belain nitip ke adek yang kerja di Jakarta buat beli cosmetic ini, di Mall lagi. Lah wong adek Momi itu cowok, pemalas kalau disuruh ke Mall, suka banyak gamaunya, mana mau dia direbetin. Tapi untung aja kali ini dia baik (setelah Momi paksa) hihi.

Formula yang terkandung di dalamnya bener-bener ajaib dan ringan banget! Momi kalau keluar lagi terik wajib pake Biore ini. Hasilnya? Momi bebas dari muka belang-belang dan kering. Karena kandungan didalamnya bikin muka tetep moist. Spf 50+ nya bener-bener menjaga kulit wajah Momi dari sinar UV yang jahadt!!

Kandungan di dalamnya

Selain itu, Biore ini waterpoof banget. Dipake wudhu rasanya masih tetep ada. Keringetan juga ga bikin sunblocknya blass hilang begitu aja. Tapi tetep mudah buat dibersihkan pakai sabun muka kita sehari-hari. Duhh.. cinta banget kan sama produk Biore satu ini…

Wanginya juga seger banget. Ada 2 varian Biore ini, pertama yang biru yang biasa Momi pake ini. Wanginya itu wangi Citrus gitu. Seger banget asli! Dan kedua warna Pink, wangi bunga rose gitu. Sayangnya kalau di sini Momi gatau beli dimana. Karena kebanyakan adanya yang warna biru itu.

Oiya! Selalu ingat pesan dokter kulit Momi. Sunblock itu penting! Jangan sampai ga pakai yaaa! Kalau cari yang ringan dan bisa dipake setiap hari tanpa bikin muka gerah, bisa coba Biore UV Aqua Rich rekomendasi Momi ini. Biar samaan kayak Momi gituuu. Hihi..

Info: Setiap hari Rabu Momi insha Allah akan post tentang review skincare yang biasa Momi pake yaa! Insha Allah honest review semua! Semoga suka!!

Asyiknya Belanja Online Dengan Cara Kekinian!

Gak kerasa ya Agustus sudah mau berakhir lagi. Bentar lagi gajian! Yeayy!! ~Nari hula-hula~

Rencananya, gajian kali ini Momi sama Papi G mau beli TV baruuu… yuhuuu…. soalnya TV di rumah sudah mulai berhantu, suka mati-mati sendiri. Huuu… Akhirnya akhir pekan lalu Momi sama Papi G window shopping ke sekitaran jalan ABC, jalan-jalan dari satu toko ke toko lain, sambil nyari TV yg lagi happening sekarang. Momi jatuh cinta sama Smart TV dari brand keluaran Korea, LG. Tapi kok kurang sreg ya, harganya.. haha. Iya, sebagai Menteri Keuangan Keluarga (Menkeukel. halah 😁) Momi sangat concern sama yang namanya harga! Kayaknya semua orang juga kali yaa.. hihi. Momipun memutuskan untuk menimbang-nimbang dulu sambil nyari yang harganya masuk dikantong siapa tau nemu kaaaan. Tapi yaa Momi kepikiran terus gitu sampai ga bisa tidur. Kenapa ya perempuan itu suka sekali galau? Huhu.

Sambil santai sehabis mandiin Ilya, Momi memulai perburuan TV idaman diaplikasi jual beli online. Momi kepikiran buat beli kredit aja, tapi sayang Momi sama Papi G gak punya kartu kredit. Momi teringat akan poster yang sering Momi lihat dibadan Bus Damri jurusan Dago-Leuwi Panjang. Aplikasi yang menyediakan pembelian online secara kredit tanpa kartu kredit!

Kok bisa?? Memang ada?

Yaa bisa dong! Yaa ada dong! Jawabannya yaa Akulaku! Momi pas kerja dulu sering banget lihat iklan ini. Awalnya Momi pikir Akulaku ini aplikasi jual beli online biasa pada umumnya. Ternyata setelah Momi coba unduh dan mulai mencari TV idaman, Momi baru tahu kalau aplikasi ini selain menggunakan sistem pembayaran cash, bisa juga melakukan pembayaran secara kredit tanpa menggunakan kartu kredit. Seru kan ya!

Tampilan Akulaku

Tapi, kenapa mesti Akulaku?

Karena, pengajuan kredit di Akulaku ini mudah banget! Gak perlu kartu kredit, installment plan-nya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan dompet kita, kreditnya bisa digunakan oleh semua orang, asalkan sudah 23 tahun. Yang terpenting itu, bayarnya harus tepat waktu yaa biar kalau mau ngajuin kredit lagi tetap mudah! Proses pengajuan kreditnya juga cepat, hanya butuh waktu kurang lebih 3 menit, dalam 48 jam barang kalian dikirim, gratis ongkir lagi!

Ternyata, pada tanggal 20 Agustus hingga 11 September 2018, Akulaku mengadakan Hari Pesta Kredit Nasional (Harpitnas). Selama periode ini kita bisa memilih berbagai produk idaman yang kita inginkan hanya dengan uang Rp 1.000 saja setiap harinya! We O We! Wow!! Gimana nih? Pas banget kan sama Momi yang lagi nyari TV idaman.

Mau yang lebih heboh lagi? Jangan khawatir pengajuan kredit kalian ditolak! Per tanggal 20 Agustus 2018, Akulaku menjadi aplikasi virtual kredit pertama yang berani memberikan kompensasi uang cash dengan total hingga Rp 888.000. Waduuhh.. makin cinta ya sama Akulaku!

Cara menggunakan Akulaku

Cara menggunakan Akulaku mudah sekali, pertama kalian bisa download aplikasi Akulaku di Playstore atau App Store.

Terus registrasi deh, tunggu hingga akun terverifikasi.

Kalian juga bisa menyesuaikan limit yang dibutuhkan berdasarkan data informasi yang kita berikan. Limit kreditnya bisa sampai Rp 25.000.000 looh!

Setelah itu kalian bisa pilih deh produk idaman apa yang kalian inginkan!

Selanjutnya memilih cara pembayaran, bisa cash atau kredit ya. Lama installment payment-nya bisa disesuaikan.

Bayar kreditnya jangan sampai telat yaa! Biar gak kena denda dan kalau mau mengajukan lagi gampang!

Lalu, selesai! Tinggal nunggu barang idaman dikirimkan.

Dengan adanya Akulaku, belanja jadi lebih mudah dan modern. Kenapa gak dari kemarin-kemarin ya pakai Akulaku, jadi bisa ganti TV idaman lebih cepat!

Cheers!

Meriahnya Ikutan Agustusan Seru Lewat Drive Thru di McDonald’s!

“17 Agustus tahun empat limaaaa.

Itulah hari kemerdekaan kita..

Hari Merdeka nusa dan bangsa.

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merr… deeee… kaaaa!!!!”

Yup! Hari ini tepat 73 tahun Indonesia merdekaaaa!! Yeay!! Hari Kemerdekaan tahun ini jatuh dihari Jum’at, yang artinya? Long weekend!!! Hip hip huray!! (Ndusel-ndusel sama Papi G).

Kayaknya semua tempat lagi berbondong-bondong ikutan memeriahkan Hari Kemerdekaan kita. Mulai dari RT/RW Momi yang rame banget sama perlombaan-perlombaan buat para krucils, sampai ke diskonan dimana-mana. Bulan Agustus itu memang bulan kesayangan Momi, hihi.

Sudah sedari awal bulan Agustus promo menyambut Hari Kemerdekaan mulai digaungkan dimana-mana. Mulai dari diskon di restoran, clothing apparel, diskon tiket kereta, pesawat, hotel (apalagi long weekend kan yaaa), pokoke buanyaaak deh. Sampai seminggu atau beberapa hari menjelang Hari Kemerdekaan promosinya semakin massive. Sampai akhirnya Papi G tergoda (tumben) dengan promosi-promosi itu dan langsung nge-whatsapp Momi ngirimin poster promo McD! Papi G tau banget kalau Momi suka banget sama ayam Spicy-nya McD plus kentang gorengnya! Duuhh…. bisa susah berhenti kalo ada dua itu di depan mata. Tapi kok ada yang lebih menarik ya dibandingkan dengan Ayam Spicy-nya. Apa itu?? Iyaaa!! Betuuull!! Bantal!

McD jualan bantal?

Tidak sayangku! Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan McD sudah menyiapkan beberapa promo. Seperti buy one get one setiap pembelian paket Panas (Kecuali paket panas 1) bisa dapet chicken burger and cheese pas tanggal 15-16 Agustus 2018 dan paket burger rendang/balado pada tanggal 17 Agustus 2018. Dan tambahan 73 Merchandise McD yang terdiri dari bantal dan kartu Flazz McDonald’s pada tanggal 17 Agustus 2018 dengan minimum pembelian sebesar Rp. 75.000! Aduh, pertama kali lihat bantalnya Momi udah jatuh cinta banget, apalagi sama yang gambar burger. Gemeeessss!! Mana limited edition kaaan… aaaakkkk gimanapun caranya Momi harus punya!!

Karena merchandise bantal sangat terbatas dan hanya bisa didapatkan pada waktu yang terbatas pula (14.00-17.00, setelahnya hadiah diganti kupon). Akhirnya, pas tanggal 16 Agustus Momi dan Papi G udah mempersiapkan rencana. Haha lebay! Tapi memang itulah kenyataannya. Hunting mechandise terniat sepanjang hidup Momi.

Tadi siang, akhirnya rencana kita jalankan dengan seksama. Momi sangat ingin dapat hadiah bantal, jadi Momi dengan segala keniatannya bilang sama Papi G kalau kita harus berangkat setelah Papi G Jum’atan, stand by di mana aja daerah sana. Haha. Awalnya Papi G ngetawain, walau pada akhirnya nurut juga. Jadi berangkatlah kita ke McD Buah Batu jam 12.50. Jarak dari rumah ke McD itu ga terlalu jauh, jalanan juga lancar banget. Mungkin karena masih pada di rumah ikutan lomba dan suasana jam makan siang kali ya, jalanan bener-bener lancar. Kita sampai di McD jam 13.15. Nah loh! Masih 45 menit lagi nih, akhirnya kita memutuskan buat nunggu di parkiran (dengan posisi yang sangat strategis, yang pokoknya bikin kita bisa langsung menuju drive thru, karena promonya memang hanya pembelian lewat drive thru) pokoknya kita sudah memikirkan strategi sematang mungkin. Hihi.. 😈

Kebetulan pas nyampe McD Momi bawa hp yang sudah (gagal) di-charge. Momi pikir Papi G udah nyolokin ke chargeran. Ternyata colokannya ga disambung kealiran listrik. Alhasil Momi bawa hp tapi ga kepake, cuma 3%, benar aja dipake bentar udah mati. Akhirnya Momi ngobrol aja sama Papi G (doi ga bawa hp jg soalnya) ternyata lebih nyaman loh. Ga ada adegan dikit-dikit liat hp, bikin gendok. Akhirnya kita dapat quality time. Tapi kok ya udah ngobrol waktu masih lama muternya. Gemes.. sampai jam 13.52 Momi nyuruh Papi G nanyain ke dalem, takutnya jamnya beda. Haha. Tapi diluar udah ada mbak-mas yang lagi siap-siap, sambil bawa mic dan poster segala buat menarik perhatian orang yang lewat. Motor-motor juga udah pada antri. Sampai di jam 13.58 Momi bilang, “Hayu Pi! Cepet yang lain udah pada antri” wkwk. Akhirnya kitapun masuk ke antrian drive thru. Di depan ada mobil lain, kirain mau ikutan juga, tapi kayaknya dia gatau program ini. Haha. Sampai akhirnya Momilah yang jadi pembeli promo 17 Agustusan yang pertama, bangga dong setelah penantian sekian lama dan niat banget! 😎

Ternyataaaa keriweuhan dimulai disini!!! Mbak kasirnya belum di-brief!!! Iya, belum di-brief dan bikin kita nunggu lumayan lama. 5 menit kayaknya. 😂

Mana kita banyak nanya lagi. Terus antrian di belakang juga udah lumayan. Ditambah Ilyana nangis ga karuan, bikin suasana makin panas. Haha.

Sebenernya Momi udah mikir keras banget mau mesen apa. Ternyata yang diperbolehkan hanya pilih paket Panas 2 dan apa gitu satu lagi, lupa. Papi G langsung bertindak dengan bilang “yaudah Mbak, apa aja deh pokoknya senilai Rp 75.000 aja” akhirnya kita dikasih Panas 2-nya dua paket tambah pie Mangga susu satu. Tapi kok totalnya jadi Rp 106.000 yaaahh…. hahaha. Yaudah deh, biar cepet aja.

Sampai kasir kita bayar, mbaknya masih bingung (briefnya masih kuraaang bu manager!) soalnya dia nanya “Bu, ini semuanya 100rb dikasih bantal juga?” Kemudian bu Manager jawab dengan nada tegas “iya, pokoknya 75rb keatas aja. Cepet kamu tuh, antriannya udah panjang banget tuh! Sampai Jco.”

Momi dan Papi G berusaha banget nahan ketawa. Abis gemes yaa sama kelakuan kita hari ini.. haha. Tadinya Momi pengen bantal burger, tapi kata mbaknya “Random ya!” Hingga akhirnya Momi dikasih bantal ice cone. Yaa gapapalah. Masih gemes kok. Yang penting dapet bantal!! Yes!!

Pas transaksi beres dan kita udah jalan menuju pulang, ternyata antriannya udah sampai keluar-luar. Pas jam 14.15. Banyak juga yaaa yang tertarik sama promo ini. Hihi..

Jadi, begitulah perburuan Momi dan Papi G ikutan serunya 17-an di drive thru McD. Bener-bener yaa kelakuan Momi dan Papi G yang bikin gemes. Haha..

Terima kasih McD!!

Weekend Escape: Dapoernya Paberik

Sebagai full time mom (baca: Ibu Rumah Tangga), yang namanya me time itu merupakan sesuatu hal yang langka sekali.. Rasa-rasanya video yang pernah viral beberapa waktu lalu yang menceritakan tentang curhatan seorang istri sudah dandan full make up yang meminta diajak oleh suaminya ke Alfamart seperti merepresentasinya diriku yang sekarang. Huhu. Iya, mamak rindu jalan-jalan. Seharian pake daster dan ga dandan lama-lama bisa ga waras.. Karena sudah mulai menunjukkan tanda-tanda ga waras, akhirnya akhir minggu lalu Papi G ngajakin Momi malam mingguan, pengen makan enak tapi dengan suasana yang beda, kids friendly dan yang pasti ga bikin kantong jebol. Memang ada??

Yaaa ada dooong!!

Dapoernya Paberik!

Tempat baru? Yups! Ini adalah tempat baru dengan konsep yang unik. Nature in the house! Begitulah sebutanku untuk tempat ini. Kok ngasih julukan kayak gitu?  Kenapa tidak? Kalau kamu ke sini pasti bakalan setuju dengan pendapatku. Berada satu kawasan dengan Paberik Badjoe, resto ini menawarkan paket kumplit. Gedung bekas pabrik diubah jadi resto-foodcourt yang asyik banget. Dipenuhi dengan tanaman-tanaman hidup, Dapoernya Paberik bener-bener bisa membuat kita kabur dari rutinitas yang monoton. Memang Bandung dengan segala tim kreatifnya.

Instagramable banget!!

Konsep restonya lebih ke foodcourt ya, jadi pas masuk kita bakalan disamperin sama mbak-mbak terus dikasih meal card lucu ini.. cara pesannya juga unik, tinggal datang kemasing-masing booth. Kemudian pesan (harganya sudah ada tertera ditiap-tiap booth). Setelah mereka mencatat (atau order via tab) nanti keluar menu yg kamu pesan dan mereka akan membubuhkan stempel lucu ini. Cutee banget kaaan??

Jatuh cinta banget sama stampel di meal card ini

Setelah selesai makan, kamu bisa langsung ke kasir dan nunjukin kartu ini terus kasir akan menyebutkan menu yang dipesan lalu tinggal bayar deh. Aduuhh suka deh sama konsepnya.

Untuk makanannya, bener deh ya. Resto ini ga main-main dengan makanan. Rasanya enak banget! Serius deh ga bohong. Pesen Dori Crispy dan Mix grill, dipadu dengan saus Barbeque dan Mushroom khas saus pendamping steak, bisa disandingkan dengan saus steak di resto steak kenamaan tapi dengan harga yang cukup terjangkau. Untuk steaknya, harga mulai dari 35rb! Selain steak, atau western food. Di Dapoernya Paberik ini ada juga menu makanan dari negara lain, seperti Asian (Sushi, Ramen), Nasi Goreng, dan masih banyak lagi.

Mix grill dan Dori steak

Yang bikin paling jatuh cinta selain makanan itu adalah minumannya! Mango booster dan Red Dragon booster! Jus Mangga dan Jus buah naga yang diblend dengan ice yg ga terlalu banyak kemudian ditambah yakult! Aduuhhh rasanya enak banget buat ngeboost mood seharian! Pas banget buat mamak yang hampir ga waras gara-gara seharian diem di rumah! Harganya juga cukup murah, hanya 18rb saja. Untuk minumannya mulai dari 5rb.

Red Dragon Booster

Rasanya betah banget diem di resto ini, selain emang fresh karena pemandangan baru dan banyak tanaman hidup. Resto ini luasssss banget!! Jadi kalau mau arisan atau kumpul keluarga besar bisa banget! Banyak spot yang instagramable banget.. siap-siap deh stok foto buat diupload diinstagram bakalan nambah. Hihihi

Oiya!! Setiap 30 menit, jangan kaget ya kalau tiba-tiba ada percikan-percikan air kesegaran yang keluar dari atas dan bikin seger ke muka. Itu bukan hujan atau atapnya bocor yaaa! Tapi, itu merupakan suatu teknologi (kalau ku bilang ya, abis gak tahu bahasanya apa. Haha) yang digunakan untuk menyiram tanaman. Seperti yang dibilang tadi, tanamannya hidup semua! Bener-bener seger deh! Kalo Ilya udah besar dikit aja, kayaknya seru liat dia lari-larian di sana. Aduuhh udah ga sabar nunggu Ilya gede!! Hihi..

Dari yang awalnya ragu buat mampir ke sini, malah sekarang jadi pengen balik lagi ke sini. Bener-bener bikin ketagihan.. 😆😆

Soto Betawi Khas Jakarta Paling Enak di Bandung!

Lagi bebenah blog yang penuh dengan sarang laba-laba ini, karena udah lama banget ga keurus, terus lihat postingan ini isinya cuma foto dan caption bla bla bla, kok rasanya gemes banget yaa.. hahaha.. Original post click here!

Walau fotonya sudah diupload dari 2 tahun lalu, tapi cerita mengenai cita rasa makanan ini ga pernah hilang. Iya, soalnya sampai sekarang, makanan ini masih sering dibeli karena yaaaa I Love Soto Betawi!!

Dulu, pernah diajakin makan soto betawi ini di daerah Dago, Sop kaki kambing 999 khas Jakarta dan segengnya itu. Dulu banget ya jaman masih SD apa SMP gitu. Anak kecil makan ginian kan mana inget dan ngeh juga ya kalau makanan ini enak dan penuh kolesterol. Yang diinget dulu sehabis makan tuh cuma satu! MAHAL!! 😂

Iya, dulu zaman tahun 2000-an, makanan diatas 30rb itu udah mahal banget. Keluar uang segitu banyak buat makan doang itu kayak ga berguna, toh cuma ngenakin lidah doang. 😅

Lho lho lho…

tapi kok semenjak sudah kerja dan jajan pake uang sendiri, makin sini makin jatuh cinta ya sama si sop kaki ini atau bisa disebut soto betawi. Walau mahal (yang gak mahal-mahal banget sebenernya) tapi rasanya itu enak banget!! Walau makanan ini jahat ya! Penuh kolesterol.. yaaaa gimana gak jahat! Coba lihat penampakannya, makanan ini udahlah isinya jeroan, dikasih emping, kuahnya kuah susu/santan lagi!! Kalorinya berapaaa cobaaaaaaa…. Tapi, walau jahat aku tetap cinta.. kayak pas pacaran zaman cinta monyet dulu…
Lihat penampakan semangkuk dosa (bagi yang diet) yang isinya terkandung sesuatu yang JAHAT!!

img_3170
Semangkuk penuh guilty pleasureee

Sebagai ilustrasi, aku menggunakan foto hasil jepret dikedai soto Betawi langgananku. Aku punya 2 referensi tempat makan soto betawi yang enak!

Soto Betawi H. Mamat Jalan Banteng

Siapa tak kenal diaaa… (nyanyi pake nada lagu Boy-Ikang Fawzi)

iya coba, siapa yang tak kenal? Soto Betawi H.Mamat, stoto yang katanya paling otentik dan diimpor langsung dari Jakarta ini udah punya penggemarnya sendiri di kota ini. Cabangnya di Bandung yang di jalan Banteng adalah bukti dari eksistensi soto betawi ini. Gerainya penuh ketika jam makan siang.

awalnya tahu soto betawi ini dati rekan kerja yang ngegojekkin makanan ini ke kantor. Menu yang ditawarkan juga beraneka ragam, mulai dari daging goreng, soto betawi, sop kaki kuah bening dan masih banyak lagi (agak lupa).

Waktu pertama kali nyoba itu daging goreng punya temen itu, rasanya enak dan meresap. Karena penasaran, besoknya langsung beli ke tempatnya, karena kebetulan lokasinya ga jauh dari rumah.

Posisi lagi hamil, malem-malem, mana sempet kejebak hujan, akhirnya sampai pula di tempat itu. Dengan segala drama dan didukung cuaca yang dingin-dingin syahdu, kamipun memutuskan makan di tempat H.Mamat. Pesen daging goreng kuah susu dan sop bening. Kami datang ketika sejam mau tutup. Kalau ga salah tutupnya jam 8 malam.

Pesanan kami datang setelah menunggu diolah, wanginya udah ga ketahan lagi. Kuah susunya lekoh banget kalo kata orang sunda. Bener-bener kental banget rasanya. Cuma pas nyobain daging gorengnya tanpa kuah, menurutku kurang pas, agak asin dikit. Kalau dicampur kuahnya, udah ga usah ditanya!! Juaraaaa!! Tapi kalau kelamaan agak eneg, hati-hati ya buat yang punya kolesterol! Sop nya juga enak, tapi agak berat. Mungkin karena kelamaan ngegodog kaldu sapinya kali ya, jadi rasanya itu gurih sekali. Kita juga datengnya malem-malem pas mau tutup.

Harganya standar, sekitar 30-35rb. Tapi porsi nasinya dikit. Bisa nambah kalau kurang.

Kalau kalian mau makan soto betawi paling otentik, saudara sekalian bisa langsung menuju Soto Betawi H.Mamat di Jalan Banteng. Depan Mie Kocok H. Dadeng

Sop Kaki Sapi: Kiki

Nahhhh!!! Kalau ini Sop Kaki Sapi Langgananku!

Kiki…… do you love me, are you driving… (laaahh malah #kekechallenge)

Untuk sop kaki ini, ga usah ditanya deh!! Langganan banget! Selain harganya yang murah, lokasinya juga mudh dijangkau, dipinggir jalan banget!! Kuah santannya juga ga seberat H.Mamat. Enak banget pokoknya.

Di sini bisa milih isinya mau apa aja. Mau daging aja bisa, mau campur juga bisa, mau lebih speesifik pengen paru, tulang muda, tamusu aja juga bisa. Bebas! Bisa request!! Yang ga bisa reques cuma satu, yaitu kuah!!! Iyaa, kuahnya cuma ada kuah santan aja. Ga ada kuah bening. Tapi beneran harus coba. Because you won’t regret! Ini soto betaw yang sesuai dengan lidah urang sunda… tinggal tambah kecap, sambel dan jeruk nipis yang buanyaaak.. mantap tenaaann….

img_3169
Lihat potongan jeroan penuh keniqmatan

Harga soto inipun standar, 35rb sudah dengan nasinya!

Lokasinya dipinggir jalan sejajaran dengan PT.Inti Moh.Toha. Ga jauh dari gerbang masuk PT.Inti. Bukanya dari Sore-Malam. Selalu fresh!! Kalau lewat suka penuh. Habis enak sih!! Buat anak-anak daerah Bandung Selatan, mau makan soto betawi enak ga usah jauh-jauh ke kota, langsung cuss ke sini ajaaa…

Kalau kalian, dimana soto betawi favoritnya? Bisa share juga d kolom komen!

Sekilas info!

Halloo hallooo!!!

Sudah lama sekali yaa dari terakhir posting. Haduh! Sedikit cerita, banyak sekali yang terjadi selama 2 tahun belakangan ini. Rasa-rasanya waktu itu terlalu cepat berlalu. Diawali dengan aku yang melanjutkan kuliah S2, memegang proyek lumayan besar di kantor sampai pada akhirnya tepat setahun yang lalu (kurang 19 hari tapi, hihi) tanggal 27 Agustus 2017 aku memutuskan untuk mengakhiri masa lajangku, (dibaca: Me-ni-kah!) iya, sekarang aku sudah menjadi Mrs.

Belum habis waktuku menikmati masa-masa awal pernikahan yang kata orang, satu tahun pertama pernikahan itu rasanya kayak masih pengantin baru aja terus.. Tahu-tahu aku dapat rejeki lagi! Ga pake lama, aku langsung mengandung. Cek kebenaran ke dokter, jawabannya cukup membuat hati bimbang.. Jujur, awal mengetahui berita ini, rasanya itu degdegser. Selain masih pengen main dan “pacaran halal” dulu, pikiran awamku langsung ngebayangin apa kata orang?? Nikah belum sebulan tapi kok sudah hamil 4 minggu??? Belum lagi bilang sama orang tua yang punya pemikiran kolot. Memang sih Almh. Mam pengen banget punya cucu, tapi yaaa kalau tau udah 4 minggu padahal baru nikah 2 minggu, ya pasti curigaaaa!!

Loh, loh… terus, apa yang salah? Berarti udah DP duluan dong sebelumnya…

Jadi begini para hadirin sekalian. Kalau kalian belum menikah dan pikirannya masih kolot (kayak aku), mungkin akan langsung negatif thinking. Karena ini yang terjadi padaku dulu kalau denger ada yang habis nikah langsung hamil….¬†😝😝😝 tapi setelah usut punya usut, dan ngalamin sendiri! Ternyata, masa kehamilan dihitung dari Hari Pertama Haid Terakhir! Iya, anda tidak salah baca! Haid terakhir ya, buibuu… bukan pas malam pertama! Kebetulan waktu itu Hari pertama haid terakhir (HPHT) aku sekitar tanggal 14 Agustus 2017. Dan seinget aku, setelah dan sebelum haid itu lagi masa subur~

Jadi, Sex education selagi dini itu penting ya, ibu-ibu. 😉

Cara menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL) pun mudah sekali. Dari HPHT, tanggalnya dikurangi 7, bulannya dikurangi 3, tahunnya ditambah 1. Tapiii, entah kenapa perhitungan dokter tahu-tahu jadi tanggal 22 Mei 2018 aja. 😂

Singkat cerita, waktu semakin cepat berlalu. Ditahun yang sama dengan pernikahan aku memutuskan resign, dikarenakan sempat kecapean dan diharuskan bedrest karena kandunganku cukup lemah. Sempat mengalami depresi parah dan berusaha keluar dari penderitaan itu, pada tanggal 5 Maret 2018, ibuku tercinta meninggal dunia. Iya, ibuku yang sangat menanti kehadiran cucu pertamanya meninggal dunia. Rasa penyesalan selalu menyelimutiku. Pasalnya, 2 bulan lagi aku akan melahirkan. Tapi Allah lebih sayang dengan beliau. Setelah bekerja keras melawan penyakit diabetes selama 22 tahun, dilanjut harus cuci darah selama 5 tahun, akhirnya ibu pergi. Rasanya, duniaku runtuh seketika.

Selama seminggu aku melakukan pekerjaan rumah tanpa henti. Sampai beres-beres rumah, semua aku lakukan semata untuk mengusir rasa sedihku. Tidak dirasa, ternyata kelelahan dan ada kelalaian dalam menjaga kandunganku, menyebabkan tepat di hari ke 21 setelah ibu meninggal, aku harus mendapati kenyataan pahit lainnya. Ketuban pecah. Iya, pada hari ke-21 itu, anakku lahir dalam usia kandungan tepat 32 minggu dengan berat lahir 2065 dan ada gangguan pernapasan. Lahir spartus spontan, dengan beberapa cacat lahir, anakku harus langsung dimasukkan NICU, semua terjadi begitu cepat secepat kilat. Belum habis sedihku ditinggal ibu, aku harus berusaha meyakinkan diriku bahwa aku kuat dan anakku sehat.

Alhamdulillah setelah 15 hari bolak-balik ke Rumah Sakit. Akhirnya aku bisa membawa anakku pulang dengan berat 1,7 kg. Kok turun? Mungkin nanti akan aku ceritakan lebih detail ya tentang kehamilanku dan rasanya mengurus anak Premie..

Tidak terasa adzan subuh sudah berkumandang. Mamak baru bisa ngeblog kalau anak lagi tidur. Beginilah balada mamak-mamak!

Kali ini mungkin akan ada pembaharuan diblog, yang tadinya fokus sama #irrajajan, mungkin akan nambah dengan #irracooking karena hobi setelah menikah dan punya anak adalah masak!! Cerita liburan, review make up sedikit dan cerita keseharian menjadi full time mom with a beautifull daughter. Jadi mamak-mamak suka pengen diceritain semua!! 😅

See ya!!

-Momi Kippo-