Barang-barang yang bisa dikoleksi

Selamat pagi!

Pernah gak kalian semasa kecil atau mungkin ketika sudah dewasa ini suka koleksi sesuatu? Tanpa sadar, tahu-tahu punya benda itu banyak banget? Suka beli sesuatu karena lucu, eh berujung koleksi. Kayak Incess Syahrini yang koleksi tasnya banyak banget!

Kalau kalian lagi iseng dan tiba-tiba kepikiran pengen koleksi sesuatu. Nih, Momi kasih ulasan mengenai barang-barang yang bisa atau biasanya kita koleksi. Cus baca!

1. Tas

Masih inget gak video mengintip tas Syahrini yang sempat viral beberapa waktu lalu itu? Seperti yang kita ketahui kalau Incess Syahrini ini koleksi banyak sekali tas branded. Yup! Tas merupakan benda yang bisa dikoleksi. Gak sedikit kan pasti dari Mommies semua yang punya tas lebih dari satu? Walau pada akhirnya yang dipakai teteup itu-itu saja. Harganya juga bervariatif ya, dari cuma puluhan ribu sampai ratusan juta.

Momi termasuk orang yang koleksi tasnya berjibun tapi yang dipake masih itu-itu aja. Lebih suka tas yang ringkas, kecil dan enteng dibandingkan tas yang belum diisi aja udah berat. Untuk merk, gak terlalu masalah. Asal jangan KW! 😂

Iya, Momi lebih memilih menggunakan merk lokal dibandingkan pakai produk KW.

“Masa produk lokal dibandingin sama produk KW sih?”

Bukan bermaksud menyetarakan produk lokal sama produk KW. Sekarang, produk lokal udah banyak banget yang bagus dan kualitasnya juga oke. Terlebih kalau kita pakai produk lokal kita sama dengan membantu UKM dalam negeri, mengapresiasi karya anak bangsa, dan juga jadi lebih cinta produk Indonesia. Padahal alasan paling utama adalah uangnya gak cukup kalau mau beli tas branded. KW-nya aja mahal boook.. 😂

2. Sepatu

Kalau ini pasangannya tas! Sepatu! Siapa yang punya tas banyak pasti sepatunya juga banyak!! (Generalisir 😂). Sepatu juga jadi barang collectable, secara ya model sepatu itu banyak banget. Apalagi sepatu itu punya tema tersendiri, disesuaikan dengan acaranya.

Prily dan koleksi sepatunya

Gak usah ditanya deh Momi punya berapa pasang sepatu, yang pasti buanyaaakk banget! Padahal yang dipakainya itu lagi-itu lagi. Jadi teringat sepatu sneakers Momi yang lupa disimpan gegara rumah lagi dibongkar dan sepatunya hilang belum ketemu sampai sekarang. Khawatir sepatunya kebuang, padahal perjuangannya pas beli itu susah banget! Harus lebih sayang lagi nih sama sepatu, biar kejadian kayak gini gak terjadi lagi.

3. Jam tangan

Siapa yang suka koleksi jam tangan? Jam tangan ini mirip sama sepatu. Collectable dan bisa dipakai sesuai acara tertentu. Jam tangan juga bisa jadi investasi lho sama kayak tas dan sepatu. Tapi ya yang original ya! Kalau beli jam tangan KW jangan harap bisa dijadikan investasi. Hihi.

Orang-orang yang suka koleksi jam tangan itu diantaranya pengusaha Richard Muljadi. Jam tangan, sepatu dan tas nya semua collectable, expensive, wow!

4. Mobil/Motor

Gak usah ditanya lagi, mereka yang punya hobi ini pasti yang uangnya sudah tak berdigit. Salah tiganya ialah Raffi Ahmad, komedian Sule dan Andre. Kalau suka nonton berita artis atau kepoin akun youtube mereka, bisa di lihat ada banyak kendaraan yang dipajang atau dibeli dengan alasan hobi dan koleksi. Raffi Ahmad punya banyak mobil sport dan mobil mewah lainnya. Sule punya motor mewah, sedangkan pak Andre koleksi mobil antik. Keren ya.

***

Nah, itulah barang-barang yang biasanya dikoleksi orang-orang sekaligus dipakai dan dapat ditemukan disetiap rumah. Kalau kalian, suka koleksi apa? Yuk cerita di komen! Biasanya suka unik-unik. Hehe.

5 Rekomendasi Film Terbaik Buat Kamu!

Apa sih yang suka dikangenin kalau udah nikah dan punya anak? Kalau Momi sih kangen banget nonton di Bioskop! Huhu. Terhitung 8 bulan sudah nih belum pernah menginjak lantai Bioskop lagi. Mana sekarang-sekarang banyak film bagus lagi. Sedih.

“Bawa aja anaknya nonton, aku juga suka kok bawa anak nonton!”

Pernah denger kalimat ini dari sepupu. Tapi, kita masih memegang prinsip jangan dulu bawa Baby Kippo ke Bioskop sebelum keadaannya benar-benar baik. Yang kita belum tahu kapan. Yaa lebih baik mengorbankan kesenangan sesaat daripada menyesal dikemudian hari. Untungnya punya suami yang doyan nonton juga dan persediaan film juga banyak banget! Jadi masih aman kalau mau nonton film jadul, ada 2 hardisk full isinya film semua. Haha. Cuma agak susah aja kalau mau nonton film baru, untung Kakakku tersayang suka update film juga. Tinggal cus melipir ke rumahnya minta film. Hihi.

Nah! Kalau kalian suka nonton juga gak? Suka genre yang gimana? Horor? Action? Romance? Heist? Ada banyak banget film yang Momi udah pernah nonton dan suka diulang-ulang karena memang sebagus itu! Kali ini mau bahas satu-satu ya film yang wajib kalian tonton versi Momi Kippo! Cus kepoin sampai habis!

1. The Next Three Days (2010)

Bercerita tentang keluarga harmonis yang memiliki kehidupan bahagia seperti keluarga pada umumnya. Namun semuanya mulai berubah ketika Laura (Elizabeth Banks) dituduh telah melakukan pembunuhan terhadap bosnya dan menyebabkan ia masuk penjara. Tahun demi tahunpun berlalu. Ketika banding yang diajukan ditolak oleh pengadilan dan tidak ada kesempatan lagi untuk membebaskan Laura dari tuduhan itu, saat itulah John Brennan (Russell Crowe) berniat untuk mengeluarkan Laura dari penjara. Sayang, dalam 3 hari ke depan Laura akan dipindahkan ke penjara lain di luar kota. Brennan yang sudah siap dengan rencananya, mulai melakukan aksinya untuk mengeluarkan Laura dari penjara. Dan petualanganpun dimulai di sini. Penasaran? Langsung tonton filmnya!

Ini film rekomendasi Momi paling pertama!! Walau film ini udah lama banget! Tapi gak pernah hilang dari ingatan betapa greget dan gemesnya ketika melihat suaminya berusaha untuk mengeluarkan istri dari penjara. Betapa perjuangan dan cinta seorang suami itu nyata adanya. Serius! Film ini bergenre Action-Romance tapi gak lebay. Semuanya pas! Gak ada action yang berlebihan dan romantisme yang terlalu, semua cukup dan sama rata. Wajib banget ditonton!!

2. Trilogy Ocean’s (Ocean’s Eleven (2001), Ocean’s Twelve (2004), Ocean’s Thirteen (2007))

Kalau suka genre film Heist atau Caper film yang merupakan subgenre dari genre Crime. Film yang fokus pada planning, eksekusi dan akhir dari aksi pencurian mereka yang seru. Wajib nonton rangkaian film Ocean’s ini! This movie will blow up your mind! Seriously! Mau diputer berapa kalipun gak pernah bosan! George Clooney di sini Charming banget! Gemes! Film ini tipikal film dengan banyak plot twist. Jangan harap akan ada tembak-tembakan atau kejar-kejaran heboh kayak Fast and Furious. Di sini hanya akan terjadi aksi cerdik dengan alur yang menarik dan jalan cerita yang khas dengan memfokuskan cerita pada pembuatan rencana, eksekusi dan bagaimana cara mereka lolos dengan barang curiannya.

Film Ocean’s ini memiliki cerita yang berbeda tetapi ada satu benang merah yang saling berhubungan. Pemerannya pun masih ikut terlibat sampai Ocean’s Thriteen dan terus bertambah. Semua bermula ketika Daniel Ocean (George Clooney) baru keluar dari penjara dan mulai menghubungi semua rekannya termasuk Rusty (Brad Pitt) untuk merencanakan pencurian disebuah Kasino yang pada akhirnya akan membawa mereka pada petualangan seru!

Pokoknya kalau lagi nyari tontonan action tapi ringan wajib nonton ini!!

3. The Invisible Guest (2016)

The Invisible Guest atau dengan judul Spain-nya Contratiempo ini, pasti sudah banyak yang nonton ya? Film Spain yang sempet booming pas awal tahun 2017 lalu ini bikin greget! Out of mind banget filmnya. Berkisah mengenai pembunuhan yang terjadi di ruangan tertutup yang dimana didalamnya hanya ada korban dan seorang pria yang terkapar pingsan. Pria ini dituduh telah membunuh korbannya yang merupakan wanita cantik teman dekatnya ini. Pria ini mencari pembelaan dengan cara menyewa pengacara kondang yang dapat membantunya untuk lepas dari tuduhan itu. Karena bagaimana bisa dia jadi pembunuh sedangkan dia juga korban?

Pokoknya kalau ada yang belum nonton ini, buru-buru deh minta tolong teman atau siapa kek untuk minta film ini. Karena memang sekeren itu filmnya!

4. Chef (2014)

Siapa yang doyan makan atau masak pasti bakalan suka film ini! Chef! Film yang berkisah tentang seorang Chef disebuah restoran fine dining yang dimana ia tidak bisa berkreasi terhadap menunya karena tuntutan sang pemilik restoran. Sampai akhirnya mengundang kritikan dari kritikus mengenai makanannya yang monoton. Setelah berdebat dan terjebak twitwar, Chef menantang Kritikus untuk kembali ke restorannya, namun aksi pembuktian itu harus gagal gara-gara pemilik restoran kekeuh harus pakai menu lama. Akhirnya chef keluar dan mulai mendirikan food truck yang menjual Cubanos!

Jujur ya! Setelah nonton, Momi jadi ngiler banget pengen makan Cubanos! Sebelum nonton film ini udah pernah makan Cubanos di acara Keuken 6 (2015) yang merupakan festival makanan di Bandung. Baru ngeh kayaknya pas acara Keuken itu si foodtruck yang jual Cubanos kayaknya terinspirasi dari film ini deh. Cuma sekarang kalau pengen makan lagi gak tahu harus kemana. Sad!

Dokumentasi Cubanos di Keuken 6

Setiap adegan difilm ini foodgasm semua! Rasanya bikin nyicipin satu-satu. Apalagi ketika adegan Chef bikin sarapan buat anaknya! Sandwich yang isinya berbagai macam keju. Beuuh… pengen ikutan mangap aja deh rasanya! Haha! Yang doyan makan dan masak, wajib nonton ini!

5. Posesif (2017)

Kalau yang ini film Indonesia! Percaya gak makin sini perfilman Indonesia lagi bagus-bagusnya? Yup! Sekali-kali kalian harus nonton film Indonesia! Mengapresiasi karya anak bangsa.

Udah pada tahu belum sama film ini? Film ini banyak sekali mendapatkan Penghargaan dari dunia perfilman Indonesia lho! Mengalahkan filmnya Joko Anwar, Pengabdi Setan. Keren! Film ini bercerita tentang sepasang anak SMA yang sedang memadu kasih. Awalnya hubungan mereka baik-baik saja, hingga akhirnya Yudis (Adipati Dolken) mulai menunjukan sifat aslinya. Lala (Putri Marino) mulai menjadi korban dari sifat posesif Yudis. Kisah cinta anak SMA membawa mereka dalam keadaan love-hate relationship. Bener-bener udah gak sehat lagi pacarannya. Sudah main tangan, ujungnya baikan dan sayang-sayangan lagi. Bener-bener romantisme masa SMA banget. Tapi ternyata, ada kisah lain dibalik sifat posesifnya Yudis. Apakah itu? Kalian harus nonton sendiri! Awalnya pas nonton ini biasa aja, agak sotoy-greget gitu kayak yang udah ketebak banget endingnya gimana. Ternyata eh ternyata…. gitu tooh! Nah! Kalau pernasaran harus nonton ya! Beneran keren filmnya! Pantes aja dapet banyak penghargaan.

***

Sekiranya itu 5 film yang direkomendasikan oleh Momi Kippo. Hampir semuanya action ya? Soalnya emang suka film yang aktif (apa sih) dibandingkan film menye-menye (tapi kalau nonton drakor juga mau aja kok! Any recommendation? Haha). Kalau kalian punya rekomendasi film juga gak? Yuk share!

Kalau Punya Uang 100 Juta, mau apa?

Hai! Bagaimana dengan kondisi keuangan diakhir bulan ini? Mulai membaik karena udah gajian atau masih gigit jari karena gajiannya masih tanggal 1? Atau udah membaik tapi langsung gigit jari karena harus bayar-bayar cicilan? Tak usah khawatir, apapun kondisinya, kita sama! Sama-sama gigit jari! Haha. Kalau kata orang, yang namanya gajian itu sama kayak tamu, cuma mampir sebentar terus pamit lagi. Generasi Millenial kayak Momi ini masih agak sulit untuk mengatur keuangan, soalnya kebanyakan gaya (ngaku). Haha. Tapi, mari kita mulai berandai-andai, siapa tahu kan? Rejeki mah suka datang tiba-tiba kayak kang parkir Indoalfa.

Kalau dapat Rp 100.000.000 mau apa ya?

Mau banyak!! Haha! Iya, ada banyak wishlist yang dipengenin kalau ada uang 100 jt. Apa sajakah itu?

1. Nabung

Sebagai generasi millenial yang gak millenial banget, Momi masih memikirkan menabung, tergila-gila sama menabung. Sebagian yang didapat harus ditabungkan! Gak mau tahu! Entah nabung saham, deposito, atau bikin tabungan pendidikan buat Ilya, pokoknya uang gak boleh langsung abis! Ternyata didikan Mam Ella dulu itu bikin Momi jadi tergila-gila menabung. Ya gimana engga, demi mendapatkan sesuatu, pakai uang tabungan sendiri itu lebih afdol rasanya dan kitapun bisa lebih menghargai benda itu. Kita juga jadi lebih memikirkan masa depan, gak habis foya-foya sekarang, besok terseok-seok. Ada untungnya juga punya Ibu Pelit. 😋

2. Jepang!!

Jepang termasuk salah satu wishlist yang pengen banget didatengin bareng keluarga! Apalagi udah ada Ilya, pengen ngenalin dia sama Salju dan budaya jepang yang sangat disiplin, supaya gedenya Ilya jadi pribadi yang disiplin, jangan kayak Momi-nya yang kadang suka masih telat kalau janjian atau kayak netizen yang suka banget ngurusin kehidupan orang. Ups! Jepang merupakan negara yang wajib dikunjungi sebelum meninggal!

3. Pergi Haji

Kalau masih cukup, pengen rasanya pergi Haji. Tapi antrian Haji sekarang panjang banget, Pap Ihin udah daftar Haji 5 tahun lalu, kebagian berangkat 10 tahun lagi. Semoga masih dikasih umur ya Pap! Kalau Momi ikut daftar, mungkin sekitar usia 40 tahunan baru bisa berangkat. Yaa sabar saja, perjalananpun masih panjang, siapa tahu ada rejeki nomplok terus bisa daftar yang ONH plus kan kita gak pernah tahu. Hihi.

Nah, ini adalah wishlist Momi kalau dapet 100 jt mau apa. Sebenernya nominalnya ini bisa jadi banyak banget tapi bisa juga jadi kurang. Gimana persepsi kita dalam menyesuaikan dengan kebutuhan. Kalau udah punya keluarga dan anak. Dipakai daftar haji aja bisa langsung abis. Tapi kalau misal kebutuhannya bukan yang itu, dipakai untuk bangun rumah juga cukup. Ya kayak ada yang bilang Rp 50.000 belanja ke pasar bisa dapet apa. Padahal, bisa dapet banyak! Ini kan tinggal gimana cara kita menyesuaikan dengan kebutuhan saja. Hehe.

5 Barang Ini Wajib Ada di Tas!

Sebagai seorang wanita, pasti kalau bepergian kemanapun selalu bawa tas ya? Mau sekedar makan, bertemu teman, antar anak sekolah yang namanya tas itu gak pernah ketinggalan. Ukurannya pun bervariasi, ada yang suka bawa tas besar, tas kecil, tas ransel, banyak! Tergantung kebutuhan masing-masing. Tapi, walaupun berbeda-beda ukuran dan jenis tas, kalian pasti punya barang-barang yang gak pernah ketinggalan untuk dibawa kemanapun, kan? Apalagi untuk yang pekerjaanya mobile kayak Momi ni. Saking seringnya pergi-pergian, ada beberapa barang yang wajib ada di tas gak boleh gak dibawa! Apa sajakah barang itu? Yuk kita intip..

1. Handphone

Zaman sekarang gak pegang Handphone (Hp) itu rasanya gak bisa banget ya! Hp sekarang sudah jadi kebutuhan Premier kita. Cobain aja sehari pergi gak bawa Hp, pasti gelagapan deh. Soalnya tanpa Hp kita jadi susah ngapa-ngapain. Apalagi kalau lagi janjian mau ketemu orang. Ya, susah. Mau pesan ojek online buat pulang juga, susah. Hp jadi barang wajib buat selalu ada di dalam tas! Kayaknya sih lebih baik ketinggalan dompet daripada ketinggalan Hp. Hehe.

2. Lipstik

Emak muda yang masih pengen centil ini, lipstik merupakan barang yang wajib ada di tas! Ya kenapa tidak? Aku kalau gak pakai lipstik, pasti keliatan banget pucetnya. Sedih deh, tingkat ke-PD-an langsung turun drastis. Suka males lanjut main kalau warna merah dibibir ini hilang. (Lebay)

3. Diapers dan Tissue Basah

Yup!! Sebagai emak-emak, kedua benda ini penting banget dibawa. Pernah waktu itu gak bawa benda-benda ini, was-wasnya minta ampun. Dan bener dong, Baby Kippo pup. Alhasil harus beli lagi dan keluarin cost lagi. Padahal udah nyetok diapers banyak lho di rumah…

4. Minyak wangi

Penyelamat hidupku! Minyak wangi! Ini adalah benda wajib jib jib juga ada di tas. Kita yang lelah seharian bisa langsung seger lagi. Gak malu kalau misalnya mau ketemu orang walau udah seharian di luar. Tingkat PD nambah.

Gak mau kan disebut bau badan sama orang yang baru kita kenal? Setidaknya dengan menggunakan minyak wangi, kita membantu mengurangi polusi udara. Haha

5. Dompet

Kenapa ya benda ini masuk diurutan ke-5? Karena walaupun sumber pendanaan kita semua ada di sini, kalaupun ketinggalan efeknya masih bisa ditolerir. Soalnya kan ada Hp (teteup!). Pernah denger gak ada yang cerita dia lupa bawa dompet terus laper, akhirnya dia pesen lewat ojek online bayar pakai uang online dan makananpun sampai ke mejanya? Simple banget kan?

Zaman cashless kayak sekarang itu, Hp merupakan benda paling ajaib. Didalamnya hanya butuh internet banking dan aplikasi ojek online, kebutuhanpun bisa terpenuhi. Tapi! Beda lagi ya kalau kalian bawa kendaraan sendiri! Biasanya di dompet ini banyak surat-surat berharganya. Jangan sampai tertinggal!

Begitulah kelima barang wajib yang ada di tas Momi Kippo! Biasa banget ya? Ya memang mau bawa apalagi? Gajah? Yaa mana muaaat!! Kalau kalian? Barang apa aja yang wajib ada di tas? Share di komen yaa!

5 Tempat Makan Favorit di Bandung ala #irrajajan!

Tema kali ini kesukaan banget! Dari sekian banyak postingan mengenai tempat makanan, belum pernah merangkum tempat makan mana saja yang jadi favoritnya #irrajajan! Karena lagi semangat banget, yuk simak 5 tempat makan favorit ala #irrajajan, mostly ini semua di Bandung ya! Bisa dijadikan alternatif kalau kalian main ke Bandung! Yuk disimak!

1. Giggle Box

Source: Tempat wisata di Bandung

Yang pertama dan paling berkesan itu adalah Giggle Box! Restoran dengan konsep shabby chic ini hadir di Bandung sebagai restoran pertama yang menjual menu western tapi harga mahasiswa! Masih ingat sekali dulu ketika cafe di Bandung belum semenjamur sekarang, orang-orang pada antri di Giggle Box. Kalau mau keren makannya di Giggle Box. Kumpul-kumpul sekedar rumpi ya kemana lagi selain Giggle Box! Benar-benar sahabat mahasiswa kala itu! Sampai harus Waiting List kalau mau makan di sini.

Restoran pertamanya buka di jalan Progo, jalan yang cukup elit di Bandung, karena tempatnya ditengah kota. Waktu itu di sini sudah ada beberapa petahana yang diantaranya ada Kopi Progo dan Humming Bird, kedua resto ini cukup terkenal di Bandung. Jalan Progo merupakan daerah yang strategis untuk dijadikan meeting poin. Ya karena itu tadi, tengah kota dan banyak cafe. Dulu, sebagai mahasiswa kere, ketemuan di Kopi Progo atau Humming Bird itu keren banget! Ngafe gituloh! Hal yang mewah bagi kami, mahasiswa kere. Lalu Giggle Box hadir dan memberikan warna di Bandung. Sampai sekarang, Giggle Box telah hadir di banyak kota di Indonesia. Rupanya pasarnya bukan cuma Bandung, walau di Bandung sekarang restonya banyak bener.

Sekarang, Giggle Box memang tidak seramai dulu. Kelihatannya sih banyak tempat yang sepi, atau mungkin karena lokasinya banyak di mana-mana, maka keramaiannya juga menyebar di mana-mana. Ini teori marketing sotoy sih. Wkwk.

Baca juga: Eatboss eat like a Boss!

Oiya! Kalau ke sini jangan lupa pesan Chicken Snitzel. Ayam fillet bagian dada yang dibalur tepung, digoreng crunchy ini jadi pilihan #irrajajan, karena porsinya yang besar! Kentang gorengnya juga enak banget! Jajan di Giggle Box selalu membawa kenangan!

2. KOBE Tepanyaki

Nah, kalau ini kayaknya sudah banyak yang tahu ya? Tempat makan di daerah Cibadak Bandung ini mulai menarik perhatian netizen Bandung beberapa tahun terakhir ini. Pertama kali ke sini tuh pas bulan Oktober 2014 apa 2015 ya. Pas lagi ulang tahun, diajakin temen makan di sini. Traktiran katanya,?yasudah gapapa. Katanya lagi makan di sini murah dan porsinya banyak! Cocok buat traktir geng. Tapi ternyata? Beneran banyak banget dan cukup murah!

Steamboat Kuah Tomyum

Yang terkenal di sini adalah rangkaian steamboatnya yang bisa dimakan oleh 2-3 orang, harganya sekitar Rp 35.000 untuk 1 panci steamboat original kalau dibagi 2 cuma sekitar Rp 17.500 aja… di sini menunya banyak banget! Rata-rata menu Asian, ada Steamboat kuah Tomyum, Sushi, Chinesse food dan banyak lainnya. Jangan heran kalau tempat ini selalu penuh. Sampai-sampai kalau rombongan harus sabar menanti karena mejanya selalu penuh, padahal udah ada tambahan meja di luar. Terakhir ke sini, tempatnya lagi direnov mau jadi 2 lantai. Belum tahu udah beres apa belum. Oiya, makanan di sini termasuk tempat makan halal, walau tidak ada sertifikat MUI tapi hampir semua pekerjanya itu muslim dan tidak menjual babi. Cibadak terkenal dengan daerah kuliner non halal-nya, karena berdekatan dengan Sudirman Street. Jadi, harus hati-hati. Tapi jangan khawatir kalau mau makan di Kobe, soalnya ada stiker halal besar di kaca etalase bebek panggang! Hehe.

Yang uniknya lagi, dapurnya itu di luar. Jadi kita bisa lihat atraksi api keatas-atas wajan, atau wajan panas isi cah kangkung dibawa dari dapur menuju meja. Seru deh liatinnya. Jadi terjamin kebersihannya, karena kita melihat proses memasaknya secara langsung!

3. Margana Bakso Solo

Kali ini kita bahas Bakso Solo ter-endolita di Bandung versi #irrajajan! Margana! Kalau diperhatiin, Margana ini banyak sekali cabangnya lho! Pernah lihat di beberapa tempat. Tapi yang menurut #irrajajan ter-enak adalah Margana cabang Moh. Toha. Kalau jajan Bakso Margana di lain tempat suka beda banget rasanya. Aneh ya padahal satu grup!

Kalau ke sini bisa pesen apa saja sesuai selera. Bakso urat, bakso cincangnya enak dua duanya. Yamin atau kuah, bebas. Mie Ayam-nya juga enak lho! Harganya relatif murah. Oiya! Jus alpukatnya kentel banget lho! Enak!!

Baca juga: Lomie Enak di Bandung

4. Dapur Laut

Kalau mau makan ikan laut tapi yang masih seger dan punya sambal yang juara, di sini tempatnya!! Yup! Dapur Laut. Kedai makanan yang berada di Jl. Gelap Nyawang ini buka dari jam 19.00-23.00 atau sampai persediaan habis. Ini warung tenda favorit sedari kerja dulu. Ikan lautnya masih pada seger, favoritku itu ikan Kerapu, bisa pilih antara di goreng atau di bakar. Dua-duanya enak! Tapi biasanya minta dibakar! Sambalnya ada 2 jenis, yang gak pedes dan pedes banget! Jangan lupa minta acarnya, karena acarnya juara banget!! Bukan acar biasa, ada potongan nanas yang bikin acar makin seger! Harganya relatif murah untuk ukuran ikan laut segar. Di sini jualnya perporsi ya! Ikan Kerapu kalau gak salah sih sekitar Rp 27.500 belum sama nasi. Nasinya nambah Rp 4.000. Ya sekitar segituan. Sudah cukup lama soalnya terakhir makan di situ. Karena bukanya malam dan cukup jauh dari rumah, jadi udah gak sesering dulu ke sininya.

Minusnya kalau makan di sini, kenyamanan kalian akan terganggu sama pengamen yang selalu bolak balik terus. Setiap 10 menit sekali. Kadang suka males ya kalau lagi makan enak tau-tau diganggu terus tiap 10 menit.

5. Ayam Bakar Gobang

Kalau ini legenda Ayam Bakar! Semoga bener! Haha. Ayam Bakar Gobang ini cukup terkenal. Kalau di tanya lokasinya di mana, lokasinya di Jl. Moh. Toha. Keluar tol Moh.Toha, maju terus dampai lewatin lampu merah, arah PT Inti, nah Gobang ada ditengah-tengah situ. Kedai ini terkenal sama Ayam Bakarnya yang enak. Bisa pesan satuan atau satu ekor! Dulu sih Gobang jualan sate juga. Tapi sekarang cuma jualan Ayam Bakar dan Sop Iga Sapi.

Papi G suka banget Sop Iga dari gobang. Karena gurih-gurih kaldu sapinya itu nendang banget!! Porsinya juga buanyaaak banget! Bisa dimakan berdua. Harganya juga murah buat ukuran iga sapi sebanyak itu, sekitar Rp 35.000. Kalau kalian pikir makan Iga Sapi itu dagingnya paling dikit. Kalian salah besar!! Karena Iga Sapi Gobang ini dagingnya banyak banget dan gede-gede. Kadang tulangnya yang dikit. Daging Iganya lembuuut banget. Sekali gigit langsung rontok dari kulitnya. Duuh!! Enaaaaak!

Baca juga: Bebek Sinjay ada di Bandung!

Walah, malam-malam nulis tema ini jadi laper deh. Gimana? Cukup bikin ngilerkan ke-5 tempat makan ala #irrajajan? Coba kalian share juga dong tempat makan favorit kalian di mana, tulis di kolom komen yaaa!

5 Fakta Menarik Tentang Penulis!

Halo!

Masih semangat ya mengikuti blog ini. Dikesempatan kali ini saya mau berbagi mengenai 5 fakta menarik dari seorang Irra Octaviany! Ya, hitung-hitung mengenal lebih dekat orang seperti apa sih yang mengisi laman website ini. Yang masih mencari gaya menulis yang enak. Kalau kalian baca dari blog awal sampai sekarang dan mendapati gaya berbahasa yang berbeda-beda, mohon maklumi, karena saya sedang bermain kalimat mencari gaya yang cocok untuk saya. Kegiatan menulis selama 30 hari nonstop ini membantu sekali untuk menemukan gaya bahasa yang cocok buat saya. Jadi, mohon terus disimak yaaa!

Back to the topic! So, what do you want to know about me? Everything? Okay! Let’s get started!

1. Wanita ini sebenarnya berkacamata lho!

Nah lho! Fakta pertama itu mari membahas kekurangan yang paling saya tutupi. Kacamata! Iya, sejujurnya saya ini wanita berkacamata lho! Mungkin kalau kalian sering lihat muka ini seliweran di media sosial dan kita belum pernah tatap muka pasti gak pernah terbayangkan ya kalau saya ini berkacamata? Saya bukan anak baru dalam dunia berkacamata. Sudah memakai alat bantu ini sejak kelas 3 SD langsun Min. 3. Kebayangkan sekarang 20 tahun kemudian minusnya jadi berapa?? Sampai malu buat cerita minus berapa, karena dulu pas pertama pakai kacamata saya sering dibully habis-habisan karena kacamata. Jadi malu deh kalau bilang sekarang minusnya gede banget!

2. Korban bully!!

Percaya gak sih kalau saya itu dulunya korban bully? Sekilas udah dijelaskan ya di atas, sekarang mau bahas lagi dikit. Iya, saya ini korban bully. Mentang-mentang sekolah di SD Negeri yang isinya murid kelas menengah, saya kena bully hanya karena kedua orang tua saya PNS. Fyi, zaman dulu SD saya ini termasuk SD kelas menengah ke bawah, biasanya anak dengan kemampuan lebih dimasukkan ke SD yang satu lagi. Untuk kelas menengah ke atas, dasar aja orang tua saya kurang peduli dengan pendidikan dan mental anaknya, jadi asal aja dimasukin sekolah. Alhasil, jadilah saya di bully karena berbeda dengan mereka.

Dulu, anak SD mana ada yang pakai kacamata, saya paling pertama pakai (karena kondisi, bukan gegayaan). Ternyata kacamata itu menimbulkan reaksi yang tidak-tidak, saya dikatain Saras 008, dulu sih ya marah karena konotasinya jelek. Sekarang, kenapa juga harus marah ya? Saras 008 kan pahlawan! Dasar anak kecil!

Selain itu, saya yang tinggi besar juga ikutan dikata-katain. Katanya saya tiap hari dikasih makan babi, padahal saya muslim. Yah, gatau aja mereka kalau dulu saking orang tua saya sibuknya, mereka lebih memilih vitamin penambah nafsu makan dari pada memberi gizi yang baik. Alhasil saya jadi kelaperan terus dan bengkak!

Sebenernya kalau diceritain bakalan panjang cuma buat kasus Bully aja! Next deh, nanti kapan-kapan cerita lagi yaaa!

3. Pernah mau melahirkan Sectio Caesarea tapi gak jadi!

Nah! Kalau ini fakta menarik banget! Jadi ceritanya, sekitar 8 bulan yang lalu, saya yang sedang hamil 32 Minggu tiba-tiba pecah ketuban! Anak pertama dan belum punya pengalaman melahirkan pasti panik banget kan!! Langsung pergi ke IGD dan ternyata harus ditindak saat itu juga. Setelah di ruang bersalin dan dikasih induksi, kok ya gak mules-mules. Saya sering banget dapat kontraksi palsu. Kesel! Sampai akhirnya ketika dokter yang masih dalam posisi ready untuk menangkap bayi yang saya lahirkan memutuskan untuk melanjutkan proses bersalin dengan cara SC karena bukaan saya belum bertambah juga, khawatir dengan bayi di dalam perut. Sudah ganti baju operasi dan ketika di ruangan cuma berdua dengan dokter saja karena suster dan dokter koas semua sedang persiapan ruang operasi, juga suami pergi untuk mengurus administrasi. Kontraksi datang lagi! Kali ini bukaan nambah! Suami yang baru saja datang langsung memeluk! Dan taraa! Lahirlah Baby Kippo! Posisi sudah ganti baju operasi. Setelah dialami, ternyata minus besar bisa juga lahiran normal lho!

4. Pernah kurus!

Semenjak hamil, berat badan jadi tidak terkontrol. Karena emang doyan banget makan. Apa aja dimakan! Apalagi awal-awal pacaran sama suami. Beuuh! Gak usah ditanya deh makannya kayak gimana! Mana dia juga doyan makan, tapi badannya gak berubah gendut sedikitpun! Kan sebal ya! Jadi menggendut sendiri deh.

Tapi, sebenernya waktu ketemu sama dia pula adalah waktu saya pernah kurus. Patah hati dan kurus! Sebelumnya sudah kurus karena diet air putih dan stress skripsian. Terus pernah mencintai pria yang salah, sampai akhirnya patah hati lagi dan tambah kurus, setelah itu eh keterusan bahagia deh sampai sekarang. Hmm.. gimana ya caranya bisa kurus tanpa patah hati dan stress? Huhu!

5. Introvert

Bagi yang sudah kenal dekat, pasti pada ga percaya kalau saya itu introvert! Iya, sebenarnya saya ini introvert dan terlalu takut untuk bertemu orang banyak. Tapi, hal ini sudah coba saya lawan semenjak dulu, tapi sekarang kembali lagi. Mungkin karena dulu saya korban bully kali ya, jadi rasa itu selalu ada-hilang terus. Ditambah saya sekarang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga kali ya, sehingga intensitas ketemu orang lain berkurang. Dulu, saya sering banget main. Kesana-kesini, teman dimana-mana tiap kota ada, bisa pergi ke sana-sini sendirian. Sekarang, jadi bergantung banget sama suami. Jelek ya? Huhu.

Sekiranya, itulah 5 fakta menarik dari Irra Octaviany! Walau isinya ternyata banyak tidak enaknya dibandingkan enaknya! Hmm… kalau kamu, apa fakta menarikmu? Yuk share di komen!

Millenials, Perhatikan Hal Ini Sebelum Bermain Media Sosial

Pernah terfikirkan tidak sebelumnya kalau dunia akan sedinamis ini? Perkembangan zaman akan secepat ini? Dunia akan berubah digital seperti ini? Untuk orang yang lahir tahun 70, 80, 90-an mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya kalau koran akan mulai tergantikan dengan layar handphone, televisi akan semakin besar dan ramping, handphone akan semakin tipis dan canggih, komunikasi akan semakin cepat dan luas dan berbagai kecanggihan lainnya. Sebagai kaum millenial yang lahir di tahun 90-an fenomena ini tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Kemudahan dalam melakukan apapun. Dulu, komputer cuma digunakan buat mengerjakan tugas dan main Skies aja menghindari monster gunung dan Onet! Sekarang, dipakai main online game yang bahkan masuk ke dalam kategori e-sport di Asian Games 2018. Dulu, komunikasi masih sebatas telfon rumah dan telfon koin, sekarang bisa melalui media apapun! Generasi tahun 90-an masih lebih mending ya dibandingkan dengan generasi tahun-tahun sebelumnya yang benar-benar terbatas teknologinya.

Masih ingat betul ketika internet mulai meng-invasi dunia itu ketika duduk di kelas 1 SMA, SMP udah tahu sih, tapi sebatas perkenalan saja. Punya HP masih layar monokrom dengan bunyi polyphonic. Masuk SMA mulai punya HP berwarna, Nokia 6630 jadi HP pertama yang menemani keseharian pelajar ini sampai akhirnya kamar kebobolan dan HP kesayanganku hilang digondol maling. Gendok rasanya. Waktu itu media sosial yang lagi booming adalah Yahoo Messenger atau kalau yang lebih tuaan lagi MiRC. Saya sih tidak terlalu mengikuti MiRC, karena jarang ke warnet dan takut juga, takut kalau chat sama orang yang gak bener terus kenapa-kenapa. Iya, dulu saya secupu itu. Padahal cuma chat online aja, tapi degdegan nyaaaa… kayak mau langsung ditembak aja. Haha. Tapi rasa takut itu bikin saya lebih berhati-hati dan cukup berguna supaya media sosial saya bersih dari hal-hal negatif.

Kalau zaman sekarang sih gak usah ditanya ya! Media sosial banyak banget! Mulai dari aplikasi chatting, share foto, blogging dan banyak lainnya. Tinggal pilih! Bahkan gak sedikit yang menjadikan media sosialnya sebagai portofolio hasil pekerjaannya. Ketika zaman dulu kalau mau cari kerja harus ribet dengan menyiapkan ini itu, print ini print itu. Sekarang cukup cekrek-edit-upload beres deh! Tapi yang dari dulu dan sampai sekarang harus kita jaga yaitu aturan dalam bersosial media. Apa sajakah aturannya? Cus baca!

  • Saring sebelum sharing

Ini aturan paling utama dan paling penting dalam bersosial media! Saring setiap informasi yang didapat sebelum akhirnya menekan tombol sharing. Hal ini untuk menghindarkan kita dari golongan yang suka menyebarkan hoax. Apalagi ini lagi tahun panas politik. Uuu.. lebih baik berhenti dikamu dari pada ikut menyebarkan tapi tidak mengetahui kebenaran dari beritanya. Sama saja dengan menyebar fitnah kan?

  • Pikir sebelum posting

Sebelum kita memposting sesuatu alangkah baiknya kalau kita memikirkan dulu reaksi yang akan terjadi karena aksi yang kita buat. Bukan rahasia lagi kalau ternyata banyak yang pada akhirnya menyesal karena posting sesuatu yang bersinggungan dengan Sara, pornografi atau bertentangan dengan norma dan etika yang berlaku. Jangan sampai postingan kita malah merugikan kita dikemudian hari. Patut diingat ya! Zaman sekarang para pencari kerja suka melakukan background check sebelum menerima pegawainya lho. Salah satunya dengan check media sosial calon karyawannya. Sayang dong ya kalau image yang sudah dibangun susah-susah untuk mencapai karir yang gemilang harus rusak sama attitude di media sosial.

Nah, itu dua hal yang paling penting yang harus diperhatikan ketika akan menjadikan media sosial sebagai protofoliomu! Saat ini ekonomi kreatif Indonesia sedang maju-majunya, media sosialpun bisa dijadikan ladang mencari uang. Supaya jalan tetap lancar kedepannya, yuk perbaiki attitude dalam bermedia sosial. Sayang dong ketika klien lihat feed bagus dan sedang bersiap untuk menawarkan kerja sama harus batal cuma gara-gara attitude yang jelek di media sosial! Hihi.

Flash Blogging: 4 Tahun Indonesia Kreatif

Hari ini, saya berkesempatan mengikuti kegiatan Flash Blogging dengan tema 4 Tahun Indonesia Kreatif yang diselenggarakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO). Bertempat di Hotel Aryaduta Bandung, acara dimulai pukul 09.00 dan dibuka oleh Ibu Siti Meiningsih selaku Direktur Pengelolaan Media KOMINFO. Ibu Siti bercerita tentang proyeksi Ekonomi Kreatif di Indonesia, contohnya pada Industri Aplikasi yang berupa pembuatan Games, IoT, dll memiliki proyeksi sebesar 130 Milyar USD atau sekitar 1,37 Triliyun Rupiah. Besar banget ya? Ini baru dari satu industri, gimana dengan industri lainnya? Ekonomi kreatif ini memiliki potensi yang besar ya!

Indonesia merupakan negara pengguna internet peringkat ke-4 dari seluruh dunia. Dengan pesatnya teknologi saat ini, media sosial diharapkan bisa menjadi wadah kreatifitas bagi generasi millenial. Dengan mengusung tema 4 Tahun Indonesia Kreatif, anak muda bisa menjadi lebih kreatif, optimis, religius dan menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab. Ibu Siti juga berharap generasi millenial dapat menjadi Gen Posting atau Generasi Positif Thinking.

Pembicara kedua diisi oleh Bapak Andoko Darta sebagai Staf Ahli Komunikasi Presiden. Bercerita mengenai anak muda yang terbagi menjadi beberapa kategori, diantaranya:

1. Kreator

Anak muda ini berperan dalam menciptakan sesuatu, pemilik startup masuk dalam kategori ini. Blogger, konten creator, penulis, merupakan bagian dari kreator.

2. Peduli

Tipe anak muda peduli adalah yang selalu ingin menolong orang dan menjadikan suatu daerah menjadi lebih baik lagi

3. Orang biasa

Yang termasuk kedalam kategori ini adalah para pekerja yang hanya ingin bekerja saja. Pak Andoko bercerita kalau Bapak Jokowi merupakan orang biasa yang melakukan hal yang luar biasa. Maka beliau berpesan, jadilah orang biasa yang bisa melakukan hal yang luar biasa.

4. Pahlawan

Anak muda yang termasuk dalam golongan ini adalah atlet yang berjuang dalam olahraga demi mendapatkan emas. Contohnya atlet yang turun mengharumkan nama bangsa ketika gelaran Asian Games 2018

5. Cendikiawan

Anak muda yang senang belajar. Tidak pernah berhenti belajar dan terus semangat dalam meraih pendidikan setinggi mungkin.

6. Eksplorer

Anak muda yang senang berpetualang masuk ke dalam kategori ini.

Bapak Andoko juga menampilkan video yang dibuat oleh generasi kreatif Indonesia yang menceritakan tentang kemajuan pemerintah dalam membangun Indonesia, disertai data yang valid.

Flash blogging ini cukup menantang ya! Dengan waktu yang singkat kita harus menerbitkan tulisan mengenai kegiatan hari ini. Setelah baca tulisan diatas, kamu termasuk ke dalam kategori yang mana?

Alasan Kenapa Harus Ikut Komunitas

Sebagai salah satu orang yang meyakini kalau wanita adalah pendidik yang terbaik. Saya setuju dengan pernyataan jika di muka bumi ini hanya tersisa wanita saja, maka kelak anakmu akan tumbuh jadi anak yang terdidik. Karena wanita atau ibu merupakan sekolah pertama anak, ibu yang cerdas akan menghasikan generasi yang cerdas. Begitu pula dengan sekumpulan wanita yang tergabung dalam suatu wadah atau komunitas. Dengan berbagi ilmu dan pengetahuan, wanita bisa meng-upgrade ilmu yang dimilikinya sebagai bekal untuk mencerdaskan anak bangsa. Blogger Perempuan Network merupakan wadah yang menaungi wanita-wanita cerdas itu untuk dapat berbagi informasi dan merupakan tempat yang tepat untuk belajar bagi para wanita hebat Indonesia.

Source: Blogger Perempuan Network

Sepertinya, alasan itu cukup untuk menjawab kenapa saya bergabung dengan Blogger Perempuan Network. Ingin berkembang dan terus belajar menjadikan alasan saya bergabung dengan Blogger Perempuan Network. Saya yang masih awam dalam dunia blogging, merasa memiliki tempat untuk meng-update ilmu blogging saya.

Wanita, kalau sudah bersatu duniapun akan kalah!

Tapi, apa cuma segitu saja alasan untuk bergabung dengan komunitas? Ada alasan lain yang harus kamu ketahui tentang mengapa kamu harus bergabung dalam suatu komunitas! Yuk disimak sampai habis!

1. Menambah wawasan

Seperti yang disebutkan diatas, tujuan mengikuti suatu komunitas bagi kebanyakan orang adalah ingin menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Yup! Besar harapannya ketika kita bergabung dengan suatu komunitas, kita dapat menyerap ilmu yang ada di dalamnya dan mengaplikasikannya dikehidupan nyata. Oleh karenanya janganlah salah memilih komunitas, karena komunitas yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula. Jangan berharap jadi baik kalau bergabung dengan komunitas gosip! Bukan kebaikan yang didapat malah jadi mudharat. Hehe.

2. Menambah jaringan pertemanan

Tidak sedikit pula yang memilih bergabung dengan suatu komunitas untuk menambah teman, karena dalam Islam juga diajarkan untuk terus bersilaturahmi. Silaturahmi akan membukakan pintu rejeki. Iya betul! Kita tidak akan pernah tahu rejeki kita datang dari mana dan siapa kan? Allah yang mengatur itu semua, silaturahmi yang membukakan pintunya. Menambah jaringan pertemanan membuat kita semakin dekat dengan pintu rejeki.

Rejeki bukan hanya materi semata, rejeki bisa berupa teman yang baik, anak yang sehat, keluarga yang harmonis, dll. Siapa tahu dengan mengikuti suatu komunitas kita bisa berbagi tips dan trik dalam kehidupan dari yang berpengalaman. Karena biasanya anggota komunitas itu terdiri dari berbagai usia.

3. Aktifkan harimu

Sebagai Ibu Rumah Tangga terkadang suka merasa bosan ya kalau setiap hari diam saja di rumah. Ketika anak sudah tertidur dan pekerjaan sudah beres, dari pada kepo-in akun gosip lebih baik membaca dan berdiskusi dengan teman-teman untuk menambah pengetahuan kita. Membuat blog bisa menjadi alternatif kegiatan yang bermanfaat lho! Bisa dimulai dengan berbagi pengalaman kita dalam mengurus keluarga atau anak kita hingga nantinya berkembang dan ketemu niche yang pas! Saling Blog Walking dapat membantu menemukan niche dan gaya menulis yang enak menurut kita dan juga pembaca.

Baca juga: 4 Alasan Kenapa Harus Blog

4. Ikut event

Komunitas biasanya suka mengadakan event lho! Hal ini bisa dijadikan ajang silaturahmi dan bertatap muka dengan teman online. Mengenal lebih baik teman kita yang biasanya kita temui secara online. Seru kan? Biasanya, ibu-ibu kalau udah kumpul bertatap muka bahasannya suka seru banget!

Sebagai seorang wanita, memang sudah kodratnya untuk selalu melayani keluarga, tapi jangan sampai pengetahuan kita terbatas. Zaman semakin dinamis, banyak perubahan dalam kehidupan. Walau semuanya tidak harus selalu diikuti, apa salahnya kita tetap mengikuti perkembangan zaman, kan?

Nama Blog Adalah Koentji

Challenge Day 3: Kenapa memilih nama blog yang sekarang digunakan

Well, tema kali ini agak tricky ya. Soalnya bingung juga jawabnya, karena kalau dijawab biar namanya terkenal, kok ya terkesan narsis dan cuma gitu aja tok gitu, paling sebaris beres blognya. Haha. Tapi tidak apa-apa, Momi coba jelaskan sejarah singkat mengenai kenapa akhirnya memilih nama ini untuk blog. Jawabannya, karena ini nama saya! Haha. Tidak menjawab ya? 😜

Jadi begini, awal mulanya berawal ketika sehabis ikutan collabs bareng komunitas Bandung Hijab Blogger, yang waktu itu diikuti oleh sekitar 28 orang member grup tersebut Momi baca-baca awal mula kenapa mereka mulai blog, yang pasti hampir semua berawal dari curhat. Kemudian tidak sedikit juga dari mereka yang bercerita perjalanan dari domain gratisan menuju TLD. Pada saat itu Momi sedang dilematis, mau rubah domain supaya lebih serius di bidang ini (jadi Blogger.red). Secara sekarang pekerjaan utama adalah jadi Manager Rumah Tangga bagian Dapur dan punya baby usia 8 bulan. Menyebabkan diri ini tak bisa berkutik dan susah keluar rumah, tapi bosan juga kalau cuma mengerjakan pekerjaan yang itu-itu aja (baca, beberes), akhirnya Momi memutuskan untuk ganti domain setelah dapat email job yang mengharuskan domainnya TLD, eh pas udah ganti domain ternyata tetep gak kepilih gegara jumlah followers di medsos-nya kurang. Hiks. Sedih.

Baca: 4 Alasan ini Bikin Kamu Rajin Nge-Blog

Melihat banyak sekali peluang yang bisa dicapai dengan ber-medsos ria, Momi mulai berfikir sepertinya ini adalah langkah yang tepat untuk tetap menghasilkan pundi-pundi rupiah tanpa harus meninggalkan kewajiban sebagai seorang istri dan ibu. Hal ini juga yang menjadi alasan kenapa ganti domain.

Untuk nama yang dipilih, sebenarnya ada sebuah penyesalan disitu, ketika udah dibayar dan lagi otak atik migrasi dari WordPress gratisan ke domain baru, tiba-tiba Papi G celetuk, kenapa namanya gak xxx aja? Grrr…. yaaa juga yaaa, kenapa gak xxx aja, soalnya Momi memang mau sekalian re-branding. Tapi kan yaa tak semudah itu Ferguso! Mana WP Hosting itu lumayan banget kan ya! Sayang kalau dicancel, jadi yasudah dilanjut saja dengan menggunakan nama ini. Hal ini sesuai dengan tujuan awal (yang lagi-lagi Papi G juga sumbang saran disitu) biar semua media sosial satu nama irraoctavia! Gitu. Macam trademark gitu deh.

Sekiranya mungkin hanya segitu yang bisa diceritakan mengenai kenapa Momi memilih nama ini. Tak lain dan tak bukan agar ada keselarasan aja diantara satu medsos ke medsos lainnya. Kalau kalian mau follow, boleh ya! Sila klik link di bawah ini.

Website: www.irraoctavia.com

Twitter: @irraOCTAVIA

Instagram: @irraoctavia

Email: irra.octavia@gmail.com