[Review] Hilangkan Ketombe Dengan Azalea Hijab Shampoo Anti Dandruff

Pernah gak kesel banget sama rambut berketombe? Atau rasa gatal yang sering muncul dikarenakan jarang keramas karena keseharian kita suka pakai hijab? Haha, yang terakhir masalahku! :p

Kegiatan yang padat seharian, ditambah mengurus anak sendirian, dituntut serba cepat, serta penggunaan hijab setiap hari membuatku sedikit melupakan perawatan rambut. Iya, pikirku rambut berhijab gak perlu pakai perawatan segala. Ternyata salah saudara-saudara!!

Rambut berhijab juga perlu perawatan lho! Gak tahu ajaaa dia kalau rambut mulai rusak dan gatal-gatal itu bikin gak nyaman beraktivitas seharian. Yang ada garuk-garuk kepala terus seharian, kan ganggu yaaa. Apalagi kalau sampai ketombean, duh gak deh makasih.

Kebetulan nih beberapa waktu lalu sempet dikenalkan dengan produk baru dari Azalea yang merupakan solusi untuk kita-kita yang punya masalah dikulit kepala yaitu Azalea Hijab Shampoo Anti Dandruff. Denger-denger sih produk ini merupakan hijab shampoo yang bisa membantu mengatasi ketombe dan menghilangkan rasa gatal di kepala. Wuidih! Pas banget kan!

Aku suka banget sama semua kemasan Azalea. Bentuknya yang ergonomis dan gak terlalu besar bikin gampang dibawanya, cukup dengan satu genggaman. Ngatur di rak sabun juga gampang, karena gak terlalu banyak makan tempat. Tutupnya mudah dibuka tutup, sekali klik langsung tertutup rapat sempurna. Jadi gak khawatir jatuh dan isinya kemana-mana. Cocok dan aman banget nih buat dibawa traveling.

Review

Azalea Shampoo Anti Dandruff

Sebelumnya aku udah pakai shampoo hijab dari Azalea juga untuk treatment hair fall. Pas banget habis langsung deh nyobain Azalea Shampoo Anti Dandruff ini. Kesan pertama pas dicoba itu cooling sensation-nya langsung berasa nyess banget dikepala. Adem rasanya. Seger sampe ke otak! Haha.

Baca juga: Azalea Rangkaian Rambut Berhijab

Klaim rasa gatalnya beneran loh! Gatal di kepala lama-lama menghilang digantikan rasa segar. Sebenernya bukannya jorok ya sampai gak keramas berhari-hari, seperti yang udah disebutkan sebelumnya. Keterbatasan waktu dan pikiran bodoh yang bilang rambut berhijab gak perlu perawatanlah yang membuat kegiatan keramasnya suka dientar-entar. Haha. Tidak untuk ditiru yaaa!

Azalea Hair, Hijab and Body Mist

Jangan lupa setelah keramas pakai Azalea Hair, Hijab and Body Mist yang wanginya seger banget itu! Azalea Hair, Hijab and Body Mist ini kesukaanku banget dari dulu. Satu produk dengan banyak fungsi. Bisa digunakan di rambut, hijab ketika sedang beraktivitas seharian atau jadi body mist untuk kembali menyegarkan harimu.

Bener-bener botol ajaib! Wanginya soft dan gak bikin keblinger loh! Cocok untuk kalian yang gak suka wangi yang berlebihan.

Shoooo in love!

Kandungan Azalea Shampoo Anti Dandruff

Seluruh kandungan dari produk Azalea itu alami lho! Bahan-bahan alami itu yang mampu memberikan khasiat pada rambut dan kulit kepala.

Rasa gatal yang berkurang itu disebabkan oleh kandungan Citrus Extra di Azalea Shampoo Anti Dandruff. Citrus Extra juga dapat berfungsi untuk menghilangkan ketombe.

Selain itu sama seperti saudaranya Azalea Shampoo Anti Hair Fall, Azalea Shampoo Anti Dandruff juga mengandung Olive Oil yang berguna untuk membuat rambut dan kulit kepala ternutrisi, lebih lembut dan bebas lepek.

Kandungan Menthol pada Azalea Shampoo Anti Dandruff membuat kegiatan keramas jadi menyenangkan karena wanginya yang segar juga karena ada cooling sensation yang bikin segar dan nyaman berhijab sepanjang hari.

Seluruh kandungan alami yang terdapat pada produk Azalea terinspirasi dari Thibbun Nabawi.

Thibbun Nabawi itu sendiri merupakan pengobatan sunnah ala Nabi Muhammad SAW.

Dengan mengusung slogan Azalea Beauty from Sunnah, seluruh rangkaian produk Azalea ditujukan untuk Muslimah yang bermanfaat menjaga kebersihan, kesehatan dan kecantikan rambut.

Bersyukur sekali akhirnya aku menemukan Azalea Hijab Shampoo yang cocok untuk rambut berhijab dan berketombe. Cooling sensation-nya membantuku merefresh otak sejenak.

***

Untuk kalian yang mulai concern dengan produk berbahan alami dan tentunya halal, yuk cobain rangkaian perawatan rambut dari Azalea Beauty from Sunnah.

Jangan lupa untuk follow Instagram Azalea (@azaleabeautyhijab) dan like FB fanpage Azalea Beauty Hijab untuk mendapatkan banyak informasi menarik mengenai brand dan produk Azalea.

[Review] Dermies, Klinik Kecantikan Dengan Harga Terjangkau

Sebenarnya ini tulisan lama review tentang kepuasan pelanggan yang udah 8 bulan rutin perawatan di Dermies. Ditulis bulan Juli 2017. Tulisan ini bisa dicari di Instagram dengan hashtag #irrajajanxdermies berikut bukti nyatanya, hasil perawatan itu. Terbagi dalam 3 foto. Tapi kalau mau rangkuman dalam satu halaman, boleh deh Momi rangkumin. Semoga membantu ya dalam memantapkan hati untuk 2019 yang lebih glowing! Here we go!

Baca juga: Perjuangan Memberantas Jerawat Yang Membandel!

[Part 1] Frequently Q&A

Disclaimer: post ini bukan iklan berbayar (yakali sapa guee?! 🙄), post ini hanya sebagai bentuk kepuasan pelanggan terhadap suatu produk/jasa. Isi tulisan berdasarkan sudut pandang penulis. 😊

Di atas adalah foto yang diambil tanggal 30 Juni 2017. Dan hari ini 10 Juli 2017, baru melakukan gentle purify.

Haaaii…. pengen cerita nih. Ternyataaa masih banyak yang nanya-nanya di DM mengenai perawatan di Dermies, mulai dari harga, reaksi, hasil, dokter, dll. Padahal skrg iklan Dermies udah masang harganya, mulai dari 150rb. Hihi. Tapi gapapa deh, karena lagi pengen cerita, jadi saya bahas di sini yaa… Rata-rata pertanyaannya sama dan berulang, jadi saya jelaskan satu-satu ya, semoga mewakili pertanyaan kalian semua. 😘

Q: Range harganya berapa kak?

A: ada yang udah liat iklan Dermies di jalanan kota Bandung? Yang di baligho itu lhoo.. saya rasa iklannya udah di mana-mana. Disitu tertulis harga mulai dari 150rb, karena promo atau apalah gitu. Tapi, tanpa promo pun, harganya masih terjangkau. Contoh saya ya, kunjungan pertama ke sana (Januari 2017), saya bayar 275rban, udah dapet banyak banget, pagi, malam, totol jerawat, termasuk Blue Photopurify. Seminggu kemudian disuruh Blue Photopurify, cuma bayar 20rb aja. Percaya ga? Ga kan??! 😂 lalu bulan selanjutnya saya bayar lebih murah lagi, sekitar 250rb an dan barusan 80rb aja. Gentle purify cuma 50rb. 😂

Q: prosesnya gimana?

A: sama seperti ke dokter pada umumnya. Kamu datang, difoto, buat satu bulan pertama, kamu pasti bolak-balik dulu (tergantung jenis kulit deng, kalo jerawatan pasti bolak balik), tujuannya? Untuk di Blue Photopurify atau disinar. Kamu diem selama 30 menit disinar, supaya jerawat aktifnya mati. Disinar di sini ada 2 jenis, Blue dan Red. Walau setiap minggu disuruh balik terus, tapi ga bikin kantong jebol kok. Cukup bayar 20rb sekali disinar, walau wajah agak gosong dikit, tapi hasilnya bookk! Mulusss kek sekarang. Hehe. Setelah satu bulan disinar, biasanya tahap selanjutnya itu Gentle Purify, semacam dipeeling gitu, dengan dosis yang bertahap tentunya. Skrg saya udah dipeeling terus. Tapi kalo mau yang lebih jelas, nanya sama mbak-mbak di sana aja. Kan mereka yg marketing

[Part 2]

Q: rasanya gimana? Breakout dulu ga? Bruntusan?

A: the answer is big NO! Tapi balik lagi ke jenis kulit ya, katanya ada yang ke Dermies malah bruntusan. Kalo saya, tipikal orang yg beruntung. Cocok sama klinik yang murah. Hehe. Hasilnya ga kerasa apa-apa ga kenapa-kenapa. Tau-tau jerawatnya ilang aja, bopengnya berkurang, muka mulus, lebih bersih, ga kusam lagi, pokoknya sesuai harapan aja! Cuma untuk kilang minyak masih banyak, soalnya bandel jarang pake serum malemnya. Alhasil masih suka minyakan.

Q: Kak, ada dokternya?

A: yup, ada! Dermies ini klinik kecantikan pada umumnya. Pasti ada dokter dan apotik tentunya, cuma lokasinya aja yg di dalam Mall..

Q: kak, dokternya siapa waktu itu?

A: girls, di Dermies ga ada istilah kamu dokternya EDED (Eta Deui Eta Deui, itu lagi itu lagi.red), dokter disesuaikan berdasarkan waktu kunjungan kamu. Misal, kamu bikin jadwal dateng tiap hari senin, ya biasanya senin minggu depannya lagi dokternya itu. Tapi karena tidak ada jadwal baku, kamu bebas sih mau dateng dihari senin/ngikutin tanggal. Kalo aku sih ngikutin tanggal, jadi dokternya ganti-ganti. Tapi tenang, rekam medis kalian terpampang rapi di server mereka, rekam medis dibuat online, agar semua dokter bisa mendiagnosa berdasarkan rekam medis yang ada, data diupdate setiap kali kunjungan. Kamu akan difoto tiap kali dateng, sebagai bukti kalo ada perubahan diwajah kamu. Hihi..

Q: sekarang masih ke sana?

A: ini baru pulang dari sana. Buat digentle purify. Proses ini dilakukan sebulan sekali. Dan bebas sih mau dateng kapan aja. Tapi konsisten ya, kalo misalnya kalian harus dateng bulan depan sekitar tgl 10 dan kebetulan bulan depan lagi bokek, bisa kok dateng sebelum/sesudah. Yang penting dateng dan konsisten! Keberhasilan itu datang akibat konsistensi diri.

Q: bikin ketergantungan ga?

A: sepertinya tidak, soalnya saya termasuk pasien yg ga rajin-rajin amat pake produknya, konsisten perawatannya tapi tidak dengan produknya, haha! Ada beberapa produk yg ga dipake (cuma pake cream aja), tapi sesekali dipake. Tapi kalo ga pake, kayaknya ga ngaruh apa-apa deh. Ga lebay lgs merah atau gimana gitu, engga! Biasa aja… tapi tergantung jenis kulit ya..

[Part 3] – END

Tapi yang namanya dokter sih, mungkin ada kurangnya. Tapi sampai skrg sih menurut saya masih cocok-cocok aja. Hehe.

Q: Dermies ada di mana aja?

A: hmm.. setauku sih di Festival City Link aja.

Oiya lupa, ada satu lagi yg biasanya ditanyain.

Q: di Dermies dokternya bayar ga?

A: sis kalo dateng pengen nyoba treatmentnya doang (sinar/peeling) tanpa perawatan, itu bayar sis. 50rb/visit. (Etapi gatau ya kalo sekarang, soalnya ada fasilitas paketan treatment doang gitu, tapi krn ga minat jadi ga diperhatiin) Tapi kalo kalian dateng pengen perawatan dan ngikutin semua treatment-nya. Itu gratiss tiss tisss…..

Terus apalagi yaa? Kayaknya cukup kali ya segitu dulu.. itu pertanyaan yang umum banget ditanyain melalui DM ataupun WA.

Kalau masih belum jelas, boleh nanya-nanya sama mbak di sana. Baik-baik kok mbak nya, ramah dan sabar menjelaskan. Kalau nanyain hasil saya gimana? Nanti saya buat kolase foto selama perawatan di sana yaa.. 😁 kalau ga males. 😂

Disclaimer: semua pendapat diatas dibuat berdasarkan pengalaman penulis sendiri. Dengan hasil yang penulis rasakan dan alami sendiri. Sebagai bentuk kepuasan atas produk/jasa yang diberikan. Hasil yang diberikan tentu akan berbeda bagi setiap orangnya, selalu disesuaikan dengan jenis kulitnya. Kalau ada yang tidak sepaham, silahkan. Itu hak kalian, tulisan ini dibuat hanya untuk menjawab pertanyaan sejenis yang umum ditanyakan sahabat IG sekalian. 😊😊😊

#irrajajanXdermies #dermies #dermiesbandung #acnesolution #dermiescitylink

Kalau mau lihat versi instagram, cus ke sini ya.

Update!!

Sejak akhir tahun 2017, treatment Blue Photopurify dan Gentle Purify udah pake sistem perpaket. Kalau gak salah harganya Rp200.000 untuk 4 kali visit (treatment tergantung jadwal)

Harga 2019 sepertinya naik jadi Rp199.000 tapi masih terjangkau kan?

Mau balik lagi gak ke Dermies?

Yes! Mau banget! Cuma belum ada waktu, walau jarak deket. Dulu sih enak bisa ke sana sendirian aja, pulang kantor. Sekarang udah punya anak harus ada yang jagain. Jadi harus nunggu Papi G kosong dulu.

[Review] Dream, Sabun Pepaya Andalanku

Semenjak hamil dan menyusui, rasanya susah banget dapet skin care yang cocok di kulit. Kata orang-orang, kalau habis melahirkan biasanya jerawat ilang. Nyatanya, hal itu gak berlaku sama Momi. Buktinya sampai detik ini masih jerawatan. Oiya, cerita awal mula jerawatan bisa dibaca di sini ya!

Baca: Perjuangan Memberantas Jerawat Yang Membandel!

Perjuangan memberantas jerawat ini masih berlanjut sampai akhirnya beberapa bulan lalu, pas lagi sering-seringnya main ke rumah sepupu yang jaraknya cuma beberapa ratus meter aja. Momi lihat sesuatu yang berbeda dari dia. Kita cenderung memiliki jenis kulit muka yang mirip, berjerawat. Cuma lebih parah Momi aja.

Selama beberapa bulan ini terlihat sekali perubahan wajahnya. Dari mulai berjerawat sampai lama-lama memudar. Oiya dia udah punya 2 anak btw. Pas ditanya apa rahasianya, dia bilang ganti sabun cuci mukanya pake sabun pepaya. Penasaran dong! Akhirnya Momi coba.

Ternyata, yang namanya sabun pepaya itu ada banyak banget merknya. Mulai dari yang gak pake label sampai merk terdaftar BPOM. Cari aman, beli yang jelas-jelas aja ya.

Pas pertama beli, ternyata salah beli merk. Beda sama yang ditunjukin sepupu. Karena penasaran pengen nyobain yang sama persis akhirnya Momi beli lagi. Dream merk sabun pepaya yang dipake sepupu.

Bentuknya ini berupa sabun batangan yang penuh ukiran. Berbeda dengan sabun pepaya dengan merk BDL yang salah beli itu. Kalau sabun pepaya BDL bentuknya hanya bulat saja biasa.

Terhitung kurang lebih udah 2 bulanan pakai sabun pepaya ini. Awet banget sebenernya, ini baru beli lagi. Sebatang sabun pepaya bisa dipakai buat 2 bulan kalau tempatnya kering dan gak sering kebasahan ya. Yang bikin sabun batangan cepet habis biasanya karena tempatnya lembab dan basah.

Oiya, sabun pepaya merk BDL belum sempet dicobain. Nanti kalau yang ini abis mau dicoba ah.

Review

Hasilnya? Minyak diwajah hilang! Bahkan beberapa kali pergi seharian dari pagi sampai malam pas pulang ke rumah kaget sendiri. Lho! Kok masih kering, apalagi bagian T-zone. Biasanya bagian ini baru sejam aja udah mulai kayak kilang minyak. Pakai oil paper aja cuma habis setengah lembar aja saking berkurang minyaknya. Seneng banget dong!

Jerawat? Gak usah ditanya deh, kalau gak lagi hormonal haid bulanan. Si jerawat kering kerontang. Masih muncul sih satu atau dua, tapi biasanya gak lama langsung kering. Wajarlah mengingat jerawat bukan cuma dari hormon. Tapi pola makan dan pola hidup yang berantakan bikin jerawat subur terus. Masih harus diperbaiki nih. Huft.

Selain mengatur minyak dan jerawat, sabun pepaya ini juga mencerahkan lho! Beneran deh. Walau sehari-hari seringnya diem di rumah, entah kenapa karena engga skin care-an yang bener kali ya makanya kulit muka jadi kusam. Tapi semenjak pakai sabun pepaya ini kulit muka jadi lebih cerah dari sebelumnya. Seneng!

Sebenernya, noda bekas jerawatpun mulai memudar. Cuma, masih butuh waktu lagi aja biar benar-benar memudar.

***

Kesimpulannya suka banget sama sabun pepaya ini. Baru dua bulan pake tapi hasilnya mengagumkan sekali. Dan yang terpenting, harganya ramah di kantong!

Price: Rp10.000-15.000

Where to buy: Supermarket (Yogya, Hypermart, Lotte Mart), minimarket.

Repurchase: Definitely YES!

[Review] Ponds x Maudy Ayunda: Lemon Glow and Exfoliating Kiwi

Halo! Kali ini #reviewcantik mau bahas pembersih wajah yang menarik perhatian beberapa waktu lalu karena kemasannya yang gemes banget dan seger dilihat. Rangkaian pembersih wajah Ponds yang berkolaborasi dengan Maudy Ayunda. Ponds X Maudy Ayunda.

Ada 3 varian yang tersedia, semangka, kiwi dan lemon. Ponds edisi ini bertema buah-buahan yang pasti bikin seger. Summer edition gituu. Masing-masing dari variannya memiliki fungsi yang berbeda. Seperti:

Brightening Watermelon

Seperti namanya, varian yang satu ini bertugas untuk mencerahkan wajah. Kandungan Moisture Balancing Formulanya dapat melembabkan, serta menutrisi kulit sehingga menghasilkan wajah yang cerah, mulus dan halus.

Exfoliating Kiwi

Yang satu ini merupakan exfoliating scrub. Yang memiliki kandungan Purifying Natural Scrub berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori kulit secara menyeluruh dan membantu mengangkat komedo serta sisa make up di wajah.

Lemon Glow

Memiliki keunggulan membuat wajah glowing, bebas kilap seketika dan segar sepanjang hari. Kandungan Antioxidant Lemon Extract membuat wajah lebih cerah, menghilangkan kusam dan minyak berlebihpada wajah.

Review

Pertama kali beli sih yang Lemon, tapi yang pertama dipakai malah yang Kiwi. Haha. Soalnya beberapa waktu kebelakang lagi rutin banget pakai Sabun Pepaya. Akhirnya dipake sama Papi G sampai setengahnya.

Baca juga: [Review] Dream, Sabun Pepaya Andalanku

Pertama coba yang kiwi, hasilnya wajah jadi kenceng dan segar. Muka berasa bersih banget. Enak dipake sebelum tidur. Bikin relax. Wanginya soft dan yang bikin gemes itu isinya mirip banget sama kiwi beneran ada butiran-butiran scrub yang berwarna hitam!

Lemon Glow enak banget dipakai dipagi hari setelah bangun tidur. Muka langsung berasa bersih dan siap menghadapi hari ini. Ketika hari mulai menjelang sore, ketika polusi dan minyak mulai muncul dipermukaan kulit wajah langsung cuci muka pake Pond’s Lemon Glow, minyak diwajah langsung diangkat seketika.

Untuk kedua produk ini aku pakainya bergantian. Pagi hari sebelum beraktivitas biasanya pakai yang Lemon Glow malam sebelum tidur pakai Exfoliating Kiwi. Perpaduan kedua produk ini bener-bener mantul! Mantap betul! Pemakaian rutin dapat membantu meremajakan kulit wajah serta meningkatkan khasiat skincare. 2019 bisa say good bye deh sama kulit kusam!

Keduanya memiliki wangi yang soft dan menyegarkan. Menarik banget Pond’s mengeluarkan produk dengan tema buah-buahan.

***

Jadi, itulah review tentang Ponds X Maudy Ayunda. So far suka banget sama semua variannya. Next mau coba yang Brightening Watermelon biar bisa koleksi semua produknya.

Price: Rp25.000-30.000+

Where to buy: Supermarket

Repurchase: Yes, try another varian!

Ponds X Maudy Ayunda ini limited edition lho! Grab it fast while in stock!

Movie Review: Hereditary (2018)

Siapa yang suka nonton film horor? Dulu banget, sejak zaman SD aku suka banget nonton film horor. Dari zamannya Suzzana sampai hantu-hantu iconic Indonesia, semua ditonton tanpa rasa takut sedikitpun! Haha. Sampai dulu nontonin acara uji nyali dan kepengen ikutan. Emang aneh Irra ini.

Tapi kok entah kenapa sekarang jadi males banget nonton film horor. Apakah semakin tua umur ini, jantung jadi semakin gak kuat menghadapi jumpscare? Entahlah. Yang pasti gamau buang-buang waktu buat nonton film horor yang bikin ‘capek’.

Tapi, kalau ada film horor yang oke sih masih ditonton. Lho? Gak konsisten! Haha. Semacam love-hate relationship gituu..

Jadi, beberapa waktu lalu sempet liat trailer film ini di twitter. Menarik sih, soalnya banyak orang yang ngomongin film ini. Awalnya ku kira ini film thriller, eh ternyata film horor. Setelah membaca ulasan film ini yang katanya must watched! Jadi makin penasaran dong sama filmnya.

Attention!

SPOILER ALERT! Kalau yang gak suka nonton terus kena spoiler bisa skip postingan ini tapi jangan lupa baca postingan yang lain yaa! Haha. Tapi, kalau butuh referensi tentang film ini bisa baca dengan tenang sampai beres ya. Insha Allah gak akan terlalu banyak spoilernya. Haha.

Oiya! Ini bukan review expert yang akan menjelaskan detail sampai ke teknik pengambilan gambar dan review akting ya. Cuma review dari seorang penonton aja. So, here we go!

Hereditary (2018), film ini bercerita tentang keluarga Graham yang baru saja ditinggalkan oleh Ellen, ibunda dari Annie Graham (Toni Collete). Di pemakaman ibunya Annie bercerita kalau ia tidak mengenali semua tamu yang hadir di sana. Ia bercerita kalau hubungannya dengan ibunya memang tidak begitu baik. Ibunya memiliki suatu perkumpulan spiritual dan seluruh tamu yang hadir merupakan anggota dari perkumpulan tersebut.

Setelah kepergian Ibu-nya, Annie kembali ke kehidupan normalnya sebagai pembuat miniatur untuk sebuah galery.

Charlie Graham (Milly Shapiro) merupakan anak kedua Annie yang menjadi cucu kesayangan Ellen. Neneknya tidak pernah membiarkan Charlie diurus oleh siapapun selain dirinya. Charlie merasa kehilangan sekali dan mulai bertanya “siapa yang akan mengurusnya sekarang?” Annie datang ke kamarnya untuk menghibur Charlie. Ketika akan meninggalkan kamar, Annie melihat tumpukan barang-barang peninggalan ibunya, ia melihat sebuah buku dengan tulisan “Buku Spiritual” dan mendapati ada surat didalamnya. Surat permintaan maaf dan meyakinkan bahwa segala pengorbanan yang (akan) mereka lakukan tidak akan sia-sia. Hmm.. bener-bener bikin penasaran!

Anak pertama Annie, Peter Graham (Alex Wolff) merupakan seorang pelajar yang suka sekali menghisap ganja. Halusinasinya seringkali membawa petaka baginya. Kisah film ini dimulai disini, ketika Peter akan menghadiri sebuah pesta di rumah temannya, Annie menyuruhnya untuk mengajak adiknya. Charliepun terpaksa ikut. Ketika di pesta, secara tidak sengaja Charlie memakan kue coklat kacang yang menyebabkannya alerginya kambuh dan dia jadi tidak dapat bernafas. Peter panik dan langsung membawanya pergi. Efek sehabis mengisap ganja, panik dan takut membuatnya mengemudi dengan sangat cepat. Malang adiknya tidak tertolong.

Keesokan harinya ketika Annie akan pergi ke supermarket, ia dikejutkan dengan mayat anaknya Charlie yang sudah menghitam karena didiamkan semalaman. Annie menangis meraung-raung dan terpukul sekali.

Annie memiliki kelompok sharing di kota. Setiap malam ia selalu datang ke kelompok itu dan berbagi cerita tentang keluarganya yang ‘ajaib’. Hingga malam itu, ketika akan menghadiri kelompok itu setelah kematian putrinya, ia bertemu Joan (Ann Dowd) yang mengaku sebagai temannya di kelompok itu. Ia memiliki cerita yang hampir mirip dengan Annie. Karena merasa memiliki kisah yang sama, Anniepun berkunjung ke rumah Joan dan berbagi cerita tentang kisah sedihnya.

Hari terus berlalu, hubungan Annie dan Peter semakin renggang. Konflik demi konflik mulai datang. Sampai suatu ketika secara tidak sengaja Annie bertemu dengan Joan lagi dipelataran supermarket. Joan dengan antusias bercerita mengenai pengalaman spiritualnya tentang bertemu arwah cucunya. Joan sangat bahagia dan meminta Annie untuk menyaksikannya. Annie yang sedang dalam keadaan tidak stabil menuruti kemauan Joan dan mulai mengikuti proses ritual itu. Berhasil! Joan berhasil mendatangkan arwah cucunya.

Annie yang masih dalam kesedihan karena kehilangan putrinya mulai mencoba ritual pemanggilan arwah itu. Keadaan mulai memburuk ketika ritual ini dilakukan. Jawaban demi jawaban atas pertanyaan yang muncul diawal mulai terungkap. Sebenarnya apakah yang diwariskan oleh Ellen sehingga membawa petaka bagi Annie dan keluarganya?

***

Hereditary ini memang cocok jadi film horor terbaik 2018. Film ini tidak memunculkan jumpscare yang bikin penonton capek berteriak. Film ini justru memberikan kesan menakutkan bahkan sampai detik ini ketika review ini ditulis. Iya, aku setakut itu sebenarnya untuk mengingat setiap adegannya. Simbol spiritual didalamnya merupakan benang merah dalam setiap kisahnya.

Film ini sukses bikin kepikiran sampai berhari-hari. Bukan, bukan karena karakter hantunya. Bahkan hampir tidak ada sosok hantu. Hanya pas diawal saja ketika kematian ibunya Annie. Setelahnya kita hanya disuguhi aura-aura mistis yang rasanya masih kerasa sampai sekarang. Ngeri.

Film ini berhasil membawa aura kelam dan menegangkan lewat karakter pemeran yang kuat dan pemilihan tone yang kelam. Make up artis-nya pun berhasil menyulap semua pemeran sesuai dengan karakternya. Beneran keren!

So, kalau kalian berani. Cus tonton film ini. Banyak pertanyaan yang akan muncul difilm ini. Enjoy the movie!

PS: all picture source from google.com

Movie Review: Peppermint (2018)

Halo halo, gimana weekendnya? Sudah ada asupan film terbaru kah yang ditonton?

Belum?

Kalau gitu yuk simak review film terbaru rekomendasi Mommy Kippo.

Baca juga: 5 Rekomendasi Film Terbaik Buat Kamu!

Attention!

SPOILER ALERT! Kalau yang gak suka nonton terus kena spoiler bisa skip postingan ini tapi jangan lupa baca postingan yang lain yaa! Haha. Tapi, kalau butuh referensi tentang film ini bisa baca dengan tenang sampai beres ya. Insha Allah gak akan terlalu banyak spoilernya. Haha.

Oiya! Ini bukan review expert yang akan menjelaskan detail sampai ke teknik pengambilan gambar dan review akting ya. Cuma review dari seorang penonton aja. Here we go!

Jadi ceritanya kemarin baru nonton film dan gatel banget pengen langsung review di blog. Haha. Film ini berjudul Peppermint. Kalau kalian pikir filmnya bakalan bergenre drama melankolis yang menye-menye, ini stereotipe banget sih, karena biasanya yang berbau bunga atau wewangian ini biasanya drama gitu. Kalau sempet kepikiran hal yang sama, kalian salah!

Justru film ini bergenre action. Padahal kalau lihat posternya udah ketahuan kalau filmnya pasti berdarah-darah. Tapi emang dari pas ada di folder movie Momi belum sempet cari tahu film ini tentang apa sampai adek kesayangan pengen nonton di rumah.

Film ini dimulai dengan adegan berantem di dalam mobil. Yang dilakukan oleh Riley North (Jennifer Garner) seorang wanita badass yang sedang memukuli seorang preman. Setelah menang dari pertempuran yang sengit, Riley kembali ke van-nya dan mengobati lukanya akibat berantem di mobil tadi. Ada hadiah kecil untuknya, hadiah itu membawa ingatannya kembali ke kejadian 5 tahun yang lalu. Kenangan akan anaknya dan pertengkaran kecil dengan Peg (Pell James) orang tua dari teman anaknya.

Keluarga North awalnya memiliki kehidupan yang bahagia dengan keluarga kecilnya, hingga suatu ketika Mickey (Chris Johnson) datang menemui Chris North (Jeff Hephner) dan mulai merencanakan perampokan bandar narkoba besar Gracia (Juan Pablo Raba). Rencana perampokan itu bertepatan dengan hari ulang tahun Carly North (Cailey Fleming).

Hari berganti malam, Riley yang baru saja pulang kerja mendapati rumahnya sepi tidak seperti yang diharapkannya. Pesta ulang tahun Carly gagal total. Seluruh teman Carly yang diundang tidak ada yang hadir. Mereka pergi kepesta Penelope anak dari Peg. Carlypun sedih. Untuk menyenangkan hati Carly, Riley dan Chris mengajak Carly ke Karnaval Natal. Melihat keluarganya begitu bahagia hanya dengan tindakan kecil, Chris memutuskan untuk menolak tawaran Mickey karena tidak sepadan dengan resikonya.

Sayang, malang tak bisa dihidar untung tak dapat diraih. Kabar perampokan itu sudah sampai ketelinga Gracia. Anak buah Gracia sudah mengintai keluarga North.

Keluarga North yang tengah merayakan hari ulang tahun Carly dengan bahagia tidak menyadari kalau bahaya sedang mengintai mereka. Ice cream Peppermint! Ice cream kesukaan Carly yang menjadi penutup kebahagian keluarga North malam itu. Anak buah Gracia sukses membunuh Chris beserta anaknya. Tapi tidak dengan Riley yang tertembak dikepala namun masih bisa diselamatkan. Rileypun koma.

Keadaan mulai berubah ketika Riley bangun dari koma. Ia mengingat semua penjahat yang membunuh keluarganya. Sayang, Gracia merupakan orang yang memiliki pengaruh cukup besar sehingga bisa menyogok siapapun untuk membebaskan anak buahnya. Hakim dan pengacara contohnya. Keadilan tidak berpihak pada Riley sehingga para penjahat itu lepas.

Riley tidak menerima keputusan itu. Ia menuntut keadilan. Ia mulai menyerang tersangka dan menyebabkan ia ditahan polisi. Riley yang tengah pingsan sehabis membenturkan kepalanya ke jeruji penjara, harus dibawa ke RS dengan ambulance, ketika akan dinaikkan ke ambulance, Riley terbangun dan kabur.

Setelah 5 tahun lamanya, Riley kembali untuk menuntut keadilan. Ia membalas dendamnya dengan membunuh semua orang yang berhubungan dengan Gracia dan kasusnya dulu. Anak buah Gracia yang bertugas menghabisi Chris digantungnya satu-satu diatas Bianglala. Hakim dan pengacara yang disuap Gracia tidak luput dari pembalasan dendamnya. Teror balas dendampun semakin menjadi-jadi.

***

Film ini mengingatkan kita pada Die Hard atau Rambo yang dimana pemeran utamanya tidak mudah mati mau melawan penjahat sebanyak apapun. Tapi yang unik pemeran utamanya adalah seorang wanita, musuhnya dibuat tidak berdaya. Film yang mengajarkan jangan macem-macem sama mamak, kalau udah niat kalian bakalan habis!! Haha.

Peppermint asyik juga ditonton sama keluarga. Alurnya cukup cepat tapi tetap bisa dinikmati. Walau banyak adegan kekerasannya, tapi melihat akting Jennifer Garner keren banget. Ia mampu berperan baik dari seorang istri dan ibu yang manis, jadi wanita badass dan bikin gempar dunia. Sangat keren! Sekali lagi jangan tertipu dengan judulnya ya yang lebih mirip film drama melankolis, Peppermint film action yang cukup menyegarkan dunia perfilman saat ini.

PS: all image source form Google.com

Review Wardah Instaperfect: Matte Fit Powder Foundation dan Mattesetter Lip Matte Paint

Bagi seorang wanita, yang namanya kosmetik sudah menjadi benda paling penting yang wajib ada di dalam tas. Banyak yang menjadikan kosmetik sebagai standar rasa kepercayaan diri mereka.

Sebagai wanita yang aktif dan sibuk, penampilan merupakan kunci utama dalam berkegiatan sehari-hariku. Termasuk kedalam golongan wanita yang gak bisa dandan tapi gak bisa juga keluar tanpa make up. Menjadikanku lebih memilih make up yang simple, ringkas, cepat, dan than lama. Dengan seabreg kegiatan yang dilakukan setiap harinya, Aku harus mulai menemukan produk kosmetik yang sesuai dengan kriteriaku.

Wardah yang merupakan brand kosmetik halal pertama di Indonesia ini baru saja mengeluarkan lini premiumnya yang diberi nama Wardah Instaperfect. Launching pada bulan Agustus 2018 lalu, Wardah Instaperfect mengeluarkan 11 varian produk yang dua diantaranya adalah Matte Fit Powder Foundation dan Mattesetter Lip Matte Paint.

Aku yang suka dengan make up yang ringkas terbantu dengan rangkaian Wardah Instaperfect ini. Kosmetik ini menghilangkan tahapan make up yang rumit namun tetap memberikan hasil yang maksimal (Your Time Saver), dapat diaplikasikan kapan saja dan di mana saja. Semudah itu, no drama! (Always on The Go), satu aplikasi saja untuk riasan sempurna sepanjang hari (AM to PM), serta membantu meningkatkan kepercayaan diri untuk menjadi yang terbaik! (Unstoppable You). Itulah empat keunggulan dari Wardah Instaperfect yang sesuai dengan keinginanku.

Matte Fit Powder Foundation

Aku sebenarnya jarang sekali menggunakan foundation. Hanya dipakai kalau mau pergi kondangan saja, karena biasanya kalau kita pakai foundation muka terasa ‘berat’ dan agak kurang nyaman. Namun setelah mencoba Matte Fit Powder Foundation ini, Aku jadi suka pakai foundation walau gak pergi ke kondangan. Formulanya yang sangat ringan, membuat tetap nyaman walau digunakan seharian.

Walau formulanya ringan, Matte Fit Powder Foundation tetap mampu menyamarkan pori-pori dan menghasilkan kulit wajah mulus alami secara optimal. Bekas jerawat tertutup sempurna. Suka banget sama hasil akhirnya!

Kemasannya super cantik dengan warna rosegold yang menarik. Partisi didalamnya membuat sponge bawaan jadi tidak mudah kotor dan tetap higienis. Produk ini juga diperkaya dengan superfine minerals dan tersedia dalam tiga warna.

Mattersetter Lip Matte Paint

Yang ini merupakan produk favoritku sepanjang masa. Barang yang wajib ada didalam tas, no matter what! Gak bisa dan gak mau wajah terlihat polos tanpa pulasan lipstick.

Mattersetter Lip Matte Paint ini hadir dengan 5 varian warna, Glee (Lively Peach), Dear (Pinkish Nude), Chic (Earthy Tone). Vibe (Deep Maroon), Hype (Velvety Violet). Fokus pada pemilihan warna yang berani menjadikan Lip Matte ini pilihan yang tepat untuk menemani keseharian kita.

Shade Hype

Lip Matte ini terbuat dari bahan-bahan alami seperti minyak avocado, minyak jojoba, dan antioksidan yang akan menjaga kelembaban bibir sepanjang hari.

Produk ini memiliki beberapa keunggulan seperti one swatch perfection yang hanya dengan sedikit sentuhan pada bibir dapat membuat kita tampil semakin percaya diri. Dengan efek matte yang intens dan teksturnya yang lembut menonjolkan kesan yang mewah (Lavish Matte). Color trendsetter!.

Untuk Lip Matte shade Hype ini menurutku produknya agak lama mengering dibibir, sedikit transferproof, tapi untuk warnanya memang cucok banget! Suka!

***

Rangkaian Wardah Instaperfect ini hadir dengan kemasan berwarna rose gold dengan sedikit aksen hologram yang memberi kesan eksklusif dan elegan, cocok untuk wanita aktif dan profesional. Untuk pembelian produk Wardah Instaperfect ini, sudah bisa didapatkan di Wardah Beauty House di kota kalian.

Baca juga: Beauty Workshop: The Unstoppable You Bersama Ashry Rabbani

Bagaimana? Tertarik mencoba?

5 Tahap Daily Skincare Dengan Raiku Beauty (review)

Aloha!

Sebagai seorang wanita yang namanya skincare dan kosmetik pasti tidak pernah terlewatkan, kan? Secuek apapun yang namanya wanita itu pasti gak jauh-jauh deh dari perawatan wajah, minimal cuci muka pake sabun wajah.

Semenjak demam K-Pop, Drama Korea (drakor), pokoke all about Korea mulai menyebar ke hampir seluruh dunia, pasti sering kali kita bertanya dalam kalbu, “Apa sih yang dipakai sama artis Korea itu sampai mukanya licin banget kayak gitu?” Sampai-sampai yang namanya skincare Korea mulai booming dari beberapa tahun lalu.

Sekarangpun yang namanya skincare-an udah banyak banget tahapnya sampai njelimet.

Sumber: Pinterest

Pernah denger 10 step skincare, Double cleansing, dll? Itu adalah rangkaian tahapan merawat wajah ala Korea. Saat ini sudah mulai banyak wanita-wanita yang mulai memperhatikan penampilan dan menjaga perawatan wajah.

Sebagai wanita yang (lagi) centil ini, mulai merasa perawatan wajah jadi prioritas. Secara ya udah late 20, harus mulai menjaga penampilan biar suami tak berpaling. Mulai semangatlah Momi menerapkan metode 7 step skincare Korea itu. Ke-7 bahkan 10 step itu jujur bagi Momi yang notabenenya jarang skincare-an ini susah banget buat diingat. Terlebih untuk setiap tahapannha, biasanya, produknya berbeda-beda macamnya. Makin pusinglah awak!

Beruntung, beberapa waktu lalu Momi dikirimin sepaket komplit skincare lokal dari Raiku Beauty yang super duper lengkap! Setiap tahapan ala skincare Korea ada di sini. Terdapat dua jenis rangkaian produk dari Raiku, yaitu Brightening Series dan Anti Aging Series. Karena sudah late 20 dan mulai kepikiran untuk menjaga dan memperhatikan kulit muka. Maka Momi memilih rangkaian Anti Aging Series.

Pas pertama kali buka paket ini cukup kaget, karena produk yang diberikan lengkap sekali. Kan jadi semakin semangat ya buat ngerawat kulit muka. Dari awal tahu produk Raiku, udah langsung jatuh cinta sama kemasannya yang bernuansa warna pastel itu, sayang Momi gak dapet pouchnya. Padahal lucu banget pouchnya. Oke skip! Total ada 6 produk untuk rangkaian Anti Aging ini. Yaitu:

  • Cleansing cream
  • Cleansing foam
  • Cream pagi
  • Cream malam
  • Toner
  • Serum

Pas banget kan? Resolusi tahun depan harus bisa punya muka bak artis Korea. Haha. Setelah mengenal rangkaian produk Raiku, sekarang kita langsung bahas satu persatu yuk!

Cleansing Product

Awalnya sempat bingung, kenapa ada warna yang berbeda dari serangkaian produk Anti Aging ini. Ternyata botol berwarna tosca itu merupakan varian cleansing. Ada dua jenis cleansing yang diberikan, cleansing cream dan cleansing foam. Fungsi keduanya sama untuk membersihkan, hanya saja tekstur dan cara pakainya yang berbeda.

  • Cleansing cream

Seberapa sering sih kalian denger cleansing cream? Momi baru kali ini mendengar produk cleansing cream. Raiku ini penganut faham double cleansing kalau di dunia per-skincare-an. Terbukti dengan mereka membuat cleansing cream yang digunakan sebelum mencuci muka.

Tekstur yang creamy memudahkan kita untuk mengaplikasikannya ke wajah. Cara menggunakannya juga cukup mudah. Tinggal oleskan merata keseluruh wajah sambil dipijat lembut sampai kotoran atau sisa make up mulai terangkat. Lalu usap perlahan dengan kapas sampai benar-benar bersih dan voila! Hasilnya cukup mengejutkan! Kotoran-kotoran diwajah langsung terangkat! Love banget sama produk ini!!

  • Cleansing foam

Setelah membersihkan muka dengan menggunakan cleansing cream kita dapat langsung menyempurnakan tahap double cleansing dengan mencuci muka menggunakan cleansing foam. Setelahnya kulit muka terasa lebih segar dan bersih.

Berbeda dengan cleansing cream, untuk cleansing foam ini teksturnya lebih kental dan padat sehingga agak sulit untuk dikeluarkan dari tube-nya.

Kandungan rice extra didalamnya dapat membantu kulit wajah tampak lebih cerah serta menjaga kelembaban kulit

Momi suka sama wangi dari kedua produk ini. Soft banget dan gak ganggu. Hasilnya juga memuaskan. Muka kerasa bersih banget rasanya. Kulitpun tetap kenyal dan lembut, gak ketarik. Kandungan chamomile didalamnya bikin kulit muka tetap moist.

Anti Aging Product

Produk anti agingnya ini dikemas dalam tube berwarna pink-ungu. Memiliki 4 jenis skincare yang fungsinya berbeda-beda. Ada langkah-langkah yang harus kamu perhatikan sebelum menggunakan produk ini, yuk kita simak.

  • Step 1: Toner

Setelah selesai dengan tahap cleansing, sekarang kita lanjut ke rangkaian produk anti agingnya. Step pertama yaitu penggunaan toner. Toner diaplikasikan merata ke seluruh wajah yang sudah bersih. Kesan pertama pakai toner Raiku ini langsung nyess banget adem, lumayan cepet keringnya, tapi agak grenyem dikit sih wajahnya, walau cuma sebentar. Mungkin efek baru pertama kali coba, soalnya besok-besoknya rasa grenyem yang kurang nyaman itu lama-lama berkurang.

Yang Momi suka dari Raiku ini, hampir semua produknya tidak memiliki bau yang menyengat. Jadi kita bisa skincare-an tanpa harus terganggu dengan bau yang menusuk.

Kandungan Toner
  • Step 2: Serum

Selanjutnya, kita gunakan serum untuk anti aging ini. Ternyata teksturnya diluar perkiraan. Yang Momi tahu serum itu biasanya encer kan? Ternyata berbeda dengan yang satu ini, serum dari Raiku ini bentuknya mirip lotion atau ternyata cuma Momi aja yang kudet hanya tahu dan punya serum yang tekturnya cair aja? Haha. Dengan botol dan pipet yang biasa digunakan untuk mengaplikasikan serum, menurutku justru malah mempersulit pengaplikasiannya ke wajah. Serum jadi sedikit susah dikeluarkan karena teksturnya yang kental. Alhasil harus agak dicolok-colok dulu terus oles ke wajah biar mudah diratakan.

Awalnya ketika mengoleskan serum, kulit muka agak lengket dan berminyak ya. But it’s okay karena ternyata serum ini cepat meresap ke wajah. Hasilnyapun bikin kulit wajah terasa lebih lembab. Oiya, jangan lupa ditepuk lembut ya, konon katanya cara ini dapat membantu proses penyerapan serum ke wajah jadi lebih terserap dengan sempurna. Kalau Momi sih sehabis pakai serum, sambil tepuk manjha suka tunggu beberapa detik dulu sebelum lanjut ke step selanjutnya.

  • Step 3: Morning Cream & Night Cream

Step terakhir ditutup dengan mengaplikasikan Morning Cream SPF15 sebelum beraktivitas seharian dan menggunakan Night Cream sebelum tidur. Karena Morning Cream dari Raiku ini sudah ada SPF-nya, kita jadi gak usah pakai sunblock lagi.

Kandungan dalam Morning Cream dan Night Cream

Itulah tahapan-tahapan skincare menggunakan Raiku Beauty. Ada yang merhatiin gak apa yang menarik dari rangkaian produk Raiku ini? Momi kasih clue deh! Coba perhatikan warna kemasan, berbeda-beda berdasarkan fungsinya ya? Konsep yang menarik dari Raiku dengan membedakan variasi produk berdasarkan warna kemasannya. Untuk varian brightening, kemasannya berwarna pink, anti aging berwarna ungu dan cleansing berwarna tosca. Konsep ini memudahkan konsumen untuk membeli produk sesuai warnanya, jadi gak ada alasan untuk salah beli nih! Hehe.

Conclusion!

So far, I’m so in love with this product!! Suka banget sama rangkaian produk anti aging dari Raiku ini. Semua produknya sudah memenuhi kebutuhanku untuk merawat kulit muka. Terlebih lagi setiap kemasan raiku diberi seal/pelindung yang membuat produk Raiku ini more hygiene.

Sebenarnya waktu menerima produk ini Momi lagi breakout karena masalah hormonal bulanan. Tapi selama kurang lebih seminggu menggunakan Raiku. Hasil yang didapat cukup menyenangkan, noda bekas jerawat mulai memudar. Walau pada awalnya ngerasa kurang PD karena pakai skincare dimuka yang berminyak dan sedang breakout ini. Tapi ternyata dengan penggunaan lebih rutin Momi bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Karena ternyata Raiku tidak memperparah breakout, malahan membantu mengurangi noda-noda bekas jerawat. Well done, Raiku! Request varian acne dong! Hehe.

For your information, semua rangkaian Raiku No Added Paraben, dibuat dengan standar yang tinggi dan terpenting sudah mendapat sertifikat Halal! So it’s very safe for preggo and dbf moms!

Where to buy?

Untuk yang penasaran dengan rangkaian produk Raiku ini, bisa beli langsung di webnya Raikubeauty.com

***

So, itulah reviewku untuk produk skincare lokal Raiku Beauty. Sampai jumpa direview beauty selanjutnya yaa! See you!

Tips mempersiapkan liburan akhir tahun!

Aloha..

Sudah bulan Desember lagi nih, bagaimana resolusi tahun 2018 apakah sudah terwujud semua atau baru sebagian? Atau bahkan belum terwujud sama sekali? Haha. Jangan sedih ya, kita sama! Walau resolusi tahun ini gagal seperti tahun-tahun sebelumnya, jangan pernah patah semangat! Masih ada tahun-tahun berikutnya kok. 😋

Daripada meratapi resolusi yang terancam akan terwujud ditahun-tahun berikutnya, lebih baik kita bahas rencana akhir tahun ini yuk! Apakah kamu udah mempersiapkan rencana untuk menutup tahun ini dengan liburan bareng keluarga? Sekedar staycation atau liburan agak jauh ke Pantai? Pasti banyak ya yang ambil cuti akhir tahun, secara banyak banget Hari Kejepit Nasionalnya (Harpitnas) belum lagi ditambah bonus akhir tahun cair. Yippee!!

“Lalu, alasan apalagi yang akan digunakan untuk gak liburan?”

Tapi, sebelum pergi liburan, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika akan berlibur. Apa sajakah itu? Yuk kita simak!

1. Siapkan moda transportasi

Yang namanya liburan itu, pasti jalan-jalan ke tempat yang baru kan? Hal paling pertama yang harus kamu siapkan adalah transportasi yang dipilih. Yup! Liburanmu mau sejauh apa dan berapa lama pasti akan berpengaruh pada transportasi yang akan kamu pakai. Kalau dekat dan menginap cuma sehari semalam bisa pakai mobil. Cek kelengkapan kendaraan kamu dan jangan lupa servis ya sebelum liburan!

Kalau kamu pakai transportasi umum, sudah beli tiket dari jauh hari belum? Pembelian tiket dari jauh hari bisa mengurangi budget transportasi dan memastikan liburan kamu gak terganggu karena was-was gak dapet tiket lho! Secara kan kalau musim liburan tiket murah laku keras kayak kacang goreng. Bisa cek-cek situs booking online dari sekarang.

2. Buat itinerary

Nah ini penting nih, kalau mau liburan persiapkan itinerary perjalanan kamu selama di sana. Kenali daerah wisata di kota tujuan kamu. Hal ini memudahkan kamu untuk membuat jadwal dan memanfaatkan waktu liburanmu selama di sana. Perhatikan juga jarak antara satu tempat wisata ke tempat wisata lainnya, jangan sampai waktu kamu terbuang di jalan dan liburan kamu jadi kurang maksimal.

3. Bawa barang secukupnya

Mau liburan apa pindahan? Sering kali dapat pertanyaan itu ketika lagi ritual packing. Aku termasuk orang yang menganggap semua barang penting dan dibutuhkan. Padahal gak juga. Hal pertama dan utama yang harus diperhatikan adalah sesuaikan barang bawaan kamu dengan tujuan tempat wisatamu. Jangan sampai malah salah bawa barang. Mau ke pantai, eh malah bawa mantel. Kan ga mashoook!

Tips!

  • List semua barang sebelum kamu packing, usahakan sedetail mungkin sehingga barang yang sekiranya tidak diperlukan bisa dikeluarkan.
  • Persiapkan ‘Outfit of the day (ootd)’. Kamu bisa persiapkan satu stel pakaian yang akan digunakan setiap harinya. Cari warna netral yang bisa kamu mix and match, hal ini berguna supaya barang bawaan kamu gak terlalu banyaa, juga biar cucian yang kamu bawa pulang gak terlalu banyak. Hehe.

4. Kamera is a must!

Liburan tanpa dokumentasi itu gak banget deh. Gak bisa pamer diinstagram menyimpan kenangan. Zaman sekarang, siapa sih yang gak suka ngambil gambar pas liburan? Setiap orang pasti berlomba-lomba untuk bikin foto terbaik yang bisa mereka simpan sebagai kenangan dikemudian hari. Kan kita bukan #CrazyRichIndonesian yang liburan tinggal cus pergi setiap saat gak pakai mikir lagi, udah lengkap sama fotografer pribadi. Yee kan? Sedangkan kita, mau liburan aja harus nunggu akhir tahun dulu biar modalnya cukup. Sambil nunggu bonus akhir tahun cair. 🤣

Momen liburan akan lebih indah ketika kita punya kamera terbaru dan tercanggih saat ini. Ada banyak jenis kamera yang bisa kita jadikan pilihan untuk dibawa liburan. Apapun pilihannya, kamera terbaru saat ini sudah memiliki teknologi yang canggih sehingga kita yang masih amatir bisa mengambil foto like a pro! Waah.. pasti hasil fotonya akan semakin keren nih! Ootd yang sudah dipersiapkan jadi gak mubazir deh, jangan khawatir dengan stok foto buat diupload di social media, dijamin aman. Feed Instagrampun jadi lebih keren..

Kamera sudah jadi hal wajib yang harus dibawa untuk mengabadikan momen liburan kamu. Mumpung sudah masuk akhir tahun nih, biasanya banyak tempat yang mengadakan year end sale, lumayan kan buat upgrade kamera kamu ke kamera terbaru dengan teknologi yang lebih canggih lagi. Mantul!

Tips!

  • Sebelum membeli, cari referensi sebanyak mungkin mengenai kamera yang kalian incar.
  • Sesuaikan dengan kebutuhan. Kalau buat liburan kamera mirrorless merupakan pilihan tepat ya! Kecil, mungil dan memiliki fitur yang banyak yang gak kalah sama kamera profesional.
  • Kalau belanja online, pastikan toko online yang kamu incar benar-benar kredible. Cari toko online yang dapat memberikan garansi terbaik.
  • Cari toko online/marketplace yang memiliki banyak pilihan kamera dan menawarkan diskon besar dan terpercaya seperti blibli.com.
  • Tunggu tanggal cantik setiap bulannya! Karena biasanya suka ada diskon tambahan ditanggal cantik itu! 😆

5. Jaga kesehatan

Hal yang harus dipersiapkan terakhir adalah dengan menjaga kesehatan kamu. Gak mau kan kamu liburan pas lagi sakit? Bukannya happy jalan-jalan, eh malah meringkuk lemas di kasur. Duh, jangan sampai deh. Sayang waktu, uang dan tenaga kalau sampai kejadian.

Baca juga: Tips untuk hidup yang lebih sehat

***

Nah, itu adalah beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika akan merencanakan liburan akhir tahun. Walau resolusi tahun ini belum terwujud semua, setidaknya liburan akhir tahun dengan kamera terbaru bisa terwujudkan?

Pengalaman Vaksin di Rumah Vaksinasi Cibiru, Bandung

Halo-halo, gimana kabar semua? Sehat kan? Kali ini Momi mau berbagi pengalaman nih, khusus bagi mamak-mamak yang punya bayi piyik kayak Ilya. Berawal dari kebingungan sebagai ibu baru tanpa ibu, yang mengurusi segala kebutuhan anak sendirian. Momi sempet kebingungan sama yang namanya Vaksin, seperti baca tabel vaksin yang bener kayak gimana, vaksin apa aja yang wajib dan engga, berapa kali vaksin dan lain-lain. Semua berawal dari Ilya yang lahir prematur, 32 weeks dengan berat 2.065 gram. Sempat di rawat NICU 5 hari dilanjut Perina 10 hari, Momi gak kepikiran sama sekali tentang vaksin. Berat Ilya sempet terjun bebas ke angka 1.600 gram, dari RS diberat 1.700 gram. Fokus Momi cuma kenambah berat badan. Sampai akhirnya pas kontrol kedua, dokter berpesan “Ibu, anaknya belum bisa vaksin, soalnya BB-nya kurang. Semoga minggu depan BB-nya cepet ya naiknya, kita kejar vaksinnya” dari situ Momi mulai berfikir, ternyata vaksin ada kadaluarsanya ya. Maksudnya, ada vaksin yang hanya bisa diberikan ketika bayi usia tertentu, dan kalau terlewat nanti harus dilakukan serangkaian test karena takutnya vaksinnya jadi tidak bekerja dengan efektif. Bener ya, sebagai seorang ibu kita ini harus banyak belajar. Setelah melahirkan ada banyak hal yang harus dilakukan lagi selain ngurusin bayi. Dan jujur, jadi ibu tanpa ibu itu berat, biar aku saja.

Akhirnya setelah drama kejar-kejaran antara BB dan jadwal vaksin. Alhamdulillah, masih kekejar sampai akhirnya vaksin DPT 2 kemarin. Niatnya mau vaksin sambil kontrol perkembangan Ilya, ternyata dokternya ada seminar dan gak buka praktek pas Sabtu lalu. Momi bingung karena Ilya kan tiap hari nambah usianya. Khawatir vaksinnya telat, karena vaksin itu harus terjadwal. Catat ya! Sebagai mamak perhitungan, Momi gamau kalau harus kontrol ke dokter anak yang lain, nanti hasilnya suka beda, ujung-ujungnya harus kontrol lagi. Kan males ya. Berbekal hasil googling sebelumnya, Momi memutuskan untuk nyobain vaksin di Rumah Vaksin Bandung. Sebenernya bisa kok vaksin di Puskesmas, cuma Momi gak punya waktu ke Puskesmasnya. Kalau gak salah vaksin di Puskesmas itu gratis untuk yang wajibnya. Bisa juga di Bidan, tapi Momi lebih percaya dokter dari pada Bidan. Hehe.

Jadi, apa sih Rumah Vaksin itu?

Rumah vaksin itu adalah tempat yang menyediakan vaksin bagi anak dan dewasa didirikan oleh dr. Piprim Basarah Yunuarso, Sp.A(K) dengan tujuan menekan harga vaksin sehingga dapat dijangkau oleh semua orang. Rumah Vaksin mengklaim biaya vaksinnya lebih murah 30% dibandingkan vaksin di RS.

Awalnya Momi penasarankan dengan harganya yang semurah apa. Ternyata klaimnya itu berdasarkan perhitungan harga vaksin tanpa biaya dokter dan administrasi lainnya. Hanya tok’ harga vaksin saja, biaya dokter sudah include. Untuk harga vaksin sebenarnya sama dengan vaksin di RS, namun di Rumah Vaksin ini tidak ada biaya jasa dokter yang kalau di RS bisa mencapai Rp 180.000-220.000. Lumayan kan. Atas pertimbangan itulah Momi memutuskan untuk vaksin di sini.

Rumah Vaksin Cibiru kita pilih karena pada saat itu, Papi G ada acara kantor di Site Gede Bage. Lokasi Rumah Vaksin Cibiru ini ada di komplek Panyileukan Blok C10 No.1. Tempatnya nyaman, jangan bayangkan tempat seperti klinik praktek dokter. Tidak. Rumah Vaksin ini beneran Rumah, yang sepertinya pemiliknya dokter. Prakteknya hanya di satu ruangan khusus gitu. Awalnya Momi pikir Rumah Vaksin ini kayak klinik kecil gitu, ternyata literally Rumah. 😂 iya, rumah yang dipake dokter praktek. Tapi, jangan khawatir. Tempatnya enak dan ada ruang tunggunya. Kita juga bisa ikut ganti diapers di ruang tamu. Pemilik rumahnyapun ramah sekali, dokternya juga. Jadi berasa lagi namu di rumah orang. Hihi.

Di ruang prakteknya ada timbangan dan tempat tidur bayi buat vaksin. Ibu dokternya sangat baik banget, hangat, keibuan sekali. Seneng lihatnya.

Proses dilakukan dengan cepat, bu dokternya sabar dan santai banget. Kebetulan sebelum vaksin Ilya nangis kejer, bu dokter bilang “yaudah gapapa, nen dulu aja. Tunggu agak tenang”, setelah agak reda nangisnya, langsung deh di njus sama bu dokternya. Ilya nangis, tapi dia ini setiap abis vaksin nangisnya gak pernah lama. Aneh. Hehe.

Oiya, untuk pembayarannya hanya cash, gak ada mesin edc di sana. Tapi kalau kelupaan bawa cash, bisa transfer. Kata bu dokter juga “gampanglah, transfer aja” memudahkan yaa..

Informasi

Rumah Vaksin Bandung ini ada di dua tempat. Pasteur dan Cibiru, ujung keujung.

1. Rumah Vaksin Pasteur

Jl. Gemi no.11A (dr. Intan)

WA : +62 811-233-713

IG :  @rumahvaksinasi_pasteur

2. Rumah vaksin Cibiru

Komplek Bumi Panyileukan blok C10 no.1 (depan TK Dwi Lestari)

(dr. Riza Arlinda)

WA : +62 815-9678-718

IG :

@rumahvaksinasicibiru

Jam bukanya dari jam 09.00-12.00, hari Sabtu. Buka dari Senin-Minggu.

Daftar harga!

Daftar harga bulan September 2018

Begitulah pengalaman Ilya vaksin di Rumah Vaksin Cibiru, bagi mamak-mamak pintar seperti kita, Rumah Vaksin Cibiru ini bisa jadi pilihan untuk memenuhi hak kesehatan anak. Selain vaksin anak, ada vaksin dewasa juga lho.. Yuk jangan lupa vaksin!

Best regards,

Mami Kippo!