Mengenal Jerawat Hormonal dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Kalau lagi bahas tentang jerawat, pasti gak ada habisnya. Apalagi untuk pemilik kulit dengan tipe acne prones sepertiku ini. Udah kenyang banget mencari cara supaya terbebas dari jerawat.

Setelah perjalanan mengobati jerawat yang sangat panjang, akhirnya kondisi wajahku sudah mulai membaik. Meski setiap bulan dapat dipastikan selalu muncul jerawat di area tertentu yang termasuk ke dalam jerawat hormonal.

Melalui artikel ini aku mau mengajak kalian untuk lebih mengenal tentang jerawat hormonal dan bagaimana cara mengatasinya. Yuk kita simak bersama-sama!

Apa Itu Jerawat Hormonal?

Dilansir dari Healthline, jerawat hormonal adalah jerawat yang dikaitkan dengan masa pubertas, umumnya terjadi pada wanita dan dapat menyerang orang dewasa dalam segala usia. 

Jerawat hormonal terjadi karena fluktuasi hormon terutama testosteron (pada saat menstruasi dan menopause).

Peningkatan hormon testosteron ini dapat merangsang produksi sebum berlebih yang kemudian akan bercampur dengan kotoran, bakteri dan sel kulit mati sehingga menyebabkan pori-pori tersumbat dan muncul jerawat.

Baca juga:

8 Jenis Jerawat Yang Perlu Diketahui dan Cara Mengobatinya

5 Kandungan Skincare Yang Harus Dihindari Kulit Berjerawat

Apakah Pelembab Dapat Menyebabkan Jerawat?

Ciri-Ciri Jerawat Hormonal

kondisi kulit berjerawat

Pada umumnya, jerawat hormonal memiliki ciri-ciri yang sama seperti jerawat biasa. Ditandai dengan munculnya bintik kemerahan yang meradang. Saat remaja, jerawat hormonal akan muncul pada zona T, termasuk dahi, hidung dan dagu.

Sedangkan setelah dewasa, jerawat hormonal dapat muncul muncul di area dagu, pipi, rahang dan juga sekitar mulut. Meski sering juga jerawat hormonal muncul di seluruh area wajah dan punggung. Biasanya jerawat hormonal akan muncul pada waktu yang sama setiap bulannya. 

Kamu bisa kunjungi dokter untuk mengetahui tingkat keparahan jerawat hormonal yang kamu alami untuk menentukan pengobatan yang sesuai.

Penyebab Jerawat Hormonal

Tips Merawat Jerawat

Seperti namanya, kondisi jerawat hormonal dapat dipengaruhi oleh perubahan hormon yang mempengaruhi produksi sebum pada kulit.

Menurut dokter kulit dari Miami Skin Institute, hormon estrogen dapat mengatur dan menurunkan produksi sebum, hormon progesteron saat sedang masa ovulasi dapat memicu meningkatnya sebum dan menyebabkan munculnya permasalahan kulit.

Ketidak seimbangan hormon androgen (terutama testosterone) juga dapat merangsang kelenjar minyak dan menyebabkan bakteri penyebab jerawat berkembang biak. Hal ini yang menjadikan jerawat sebagai gejala umum bagi penderita PCOS.

Faktor Penyebab Jerawat Hormonal

Jerawat hormonal disebabkan oleh beberapa faktor seperti haid, menopause, peningkatan kadar androgen, sedang menggunakan alat kontrasepsi, hingga sebagai respon terhadap perubahan pola makan yang sedang dilakukan. 

Berikut adalah penjelasan mengenai faktor-faktor yang dapat memperparah kondisi dari jerawat hormonal.

  1. Stress

Stress merupakan salah satu faktor yang secara tidak langsung dapat menyebabkan jerawat, bahkan dapat memperburuk kondisi jerawat. 

  1. Menstruasi

Jerawat hormonal dapat dipicu oleh perubahan hormon saat menstruasi. Meningkatnya kadar hormon tertentu dapat menyebabkan produksi sebum berlebih sehingga jerawat jadi lebih mudah muncul.

  1. Pil KB

Pil KB mengandung hormon sintetis yang dapat mengatur siklus menstruasi dan mencegah kehamilan. Beberapa jenis pil KB atau penggunaan alat kontrasepsi dapat mempengaruhi kadar hormon dan jerawat.

  1. Terapi Hormon

Saat melakukan terapi hormon, peningkatan hormon testosteron dan progesteron dapat memicu produksi sebum berlebih.

  1. Bahan-Bahan Skincare yang Dapat Menyumbat Pori-Pori

Ketika memiliki kulit berjerawat, sebaiknya hindari penggunaan produk perawatan kulit yang dapat menyumbat pori-pori.

Carilah produk perawatan kulit dengan bahan-bahan non-comedogenic yang bebas minyak dan juga Pewangi.

Baca juga:

Rekomendasi Makanan Yang Baik Untuk Kulit Berjerawat

5 Pilihan Produk Somethinc yang Tepat untuk Atasi Kulit Berjerawat

Cara Mengatasi Jerawat Hormonal

Kandungan Skincare Yang Harus Dihindari Kulit Berjerawat

Untuk mengatasi jerawat hormonal dengan tingkat keparahan ringan, kamu bisa menggunakan produk perawatan kulit untuk kulit berjerawat yang dijual di pasaran.

Namun, apabila yang kamu hadapi adalah jerawat hormonal dengan tingkat keparahan yang cukup parah sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk membantu menyeimbangkan hormon. Pilihan yang biasanya direkomendasikan oleh dokter adalah kontrasepsi oral dan obat anti androgen.

– Retinoid

Untuk mengatasi jerawat hormonal ringan, kamu dapat menggunakan produk perawatan berupa retinoid topikal. Turunan vitamin A ini tersedia dalam bentuk gel,lotion dan krim yang dijual bebas.

Pastikan selalu menggunakan tabir surya saat menggunakan produk yang mengandung retinoid topikal untuk mencegah kulit terbakar sinar matahari.

– Kontrasepsi Oral

Kontrasepsi oral kombinasi mengandung hormon estrogen dan progesteron yang akan diresepkan oleh dokter untuk membantu menormalkan produksi testosteron dalam mengatasi jerawat. 

Untuk memilih alat kontrasepsi dan dosis yang sesuai, diperlukan hasil tes hormon, usia, keteraturan siklus menstruasi, riwayat kesehatan dan faktor lainnya.

– Obat Anti Androgen

Selanjutnya ada penggunaan obat anti androgen yang dapat bekerja dengan mengurangi hormon androgen. Hormon androgen yang berlebihan dapat menyebabkan jerawat karena meningkatkan produksi sebum pada kulit,.

Selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat yang bekerja untuk menyeimbangkan hormon.

Kesimpulan

Jerawat hormonal merupakan salah satu jenis jerawat yang umum terjadi pada semua orang dalam jangka waktu yang berbeda-beda. Pastikan untuk selalu merawat kulit wajah, mengatur tingkat stress, dan konsumsi makanan yang sehat agar terhindar dari jerawat hormonal.

Konsultasikan dengan dokter apabila memiliki kondisi jerawat yang parah dan tidak membaik setelah diobati dengan produk perawatan kulit berjerawat yang ada di pasaran.

Selanjutnya kamu bisa baca rekomendasi bahan skincare untuk kulit berjerawat agar mendapatkan perawatan yang sesuai dengan jenis kulitmu!

Logo irraoctavia com baru

Comments 25

  • setelah lewat 30, aku nyaris gak pernah lagi jerawatan. tapi sekarang, setelah KB eh malah jerawat hormonal muncul lagi. berasa jadi abege lagi, hehehehe

  • Waktu masih gadis saya sering muncul jerawat kalau menjelang menstruasi. Setelah menikah dan Makin ke sini gak pernah muncul jerawat lagi.

  • Berarti jerawat ini gak melulu dari makanan ya, tapi juga bisa disebabkan hormonal. Berarti kenali dulu penyebabnya biar cepet penanganannya

  • Betul ngomongin jerawat kayak nggak ada habisnya. Apalagi pas masih remaja, ada jerawat satu pengennya bisa langsung kempes begitu dikasih obat. Sekarang santai aja ada jerawat, eh, malah hilang sendiri. Mungkin karena nggak stress ya, jadi jerawat bisa cepat hilangnya.

  • Dulu banget pas masih sekolah sma aku jerawatan parah dan pasti gatel banget pengen mencet2. Alhasil bopeng dimanamana. Ya namanya juga masa puber

  • Saya baru tau ada jerawat hormonal Mbak. Dan dari penyebabnya, jerawat ini mamang dialami wanita ya. Sumbernya dari pil KB, tamu bulanan sampai pemakaian skincare

  • Kalau saya lagi capek banget, terus pikiran gak tenang, saya biasanya jerawatan. Tapi untungnya kalau jerawatan saya gak pernah parah sih.

  • Wah, ternyata jerawat hormonal itu bisa dipicu sama banyak faktor ya! Jadi nggak cuma menstruasi aja, tapi juga bisa dari stress, pil KB, sampe bahan skincare yang salah pilih. Harus lebih hati-hati nih pilih skincare supaya nggak tambah parah jerawatnya. Semoga tipsnya bisa bantu temen-temen yang lagi berjuang sama jerawat! ✨‍♀️

  • Jerawat ini bener-bener jadi masaah banyak orang ya. Bedanya ada yang jerawatnya mungil-mungil menggemaskan aja, ada yang parah dan banyak banget.

  • Berarti yang sering muncul di wajahku itu jerawat hormonal. Karena seringnya muncul jelang menstruasi, belum lagi dtiambah stres. Ya sudahlah, muncul tu jerawat di dahi.

  • Cara mengatasi jerawat hormonal kudu sekompleks itu sih ya. Setelah reda, harusnya juga jaga segala macam penyebabnya, biar gak balik lagi.

  • Waktu sebelum menikah saya banyak banget jerawat di wajah. Alhamdulillah ini setelah menikah jarang ada jerawat meskipun sedang datang bulan
    Kalaupun ada bekasnya gak begitu lama langsung hilang

  • pernah mengalami juga jerawat hormonal cukup parah, terlebih saat itu sedang stress karena mau menikah. Sampai sekarang bekasnya masih terlihat, tapi alhmadulillah sudah tidak pernah lagi jerawatan lagi

  • Jerawat hormonal ini suka saya alami menjelang waktunya menstruasi. Kalau udah waktunya, pasti langsung nongol, deh!

  • Wah beragam juga ya faktor si jerawat hormonal ini… Kalau sepengalamanku, yang paling menyebalkan itu adalah bekas jerawanya! menghitam dan lama sekali hilangnya

  • Baru paham nih saya kalau jerawat hormonal begini, daerah tumbuhnya, bagi remaja dan dewasa akan berbeda lokasinya. Paling berasa sih saya itu, kalau sedang menstruasi. Jadi salah satu alarm juga karena jerawat akan cilukba di wajah walau hanya satu atau dua saja.

  • Oh istilahnya jerawat hormonal ya. Aku tuh kan jenis kulitnya sama sekali gak berjerawat. Tapi pas mendekati jadwal menstruasi, ada sih timbul satu dua gitu, lalu nanti hilang sendiri, asalkan dirawat biar gak jadi menghitam or luka

  • aku gak ngalamin jerawat hormonal karena menstruasi tapi justru karena penggunaan KB dan stress, hihihi. biasanya cuman pakai facial wash khusus jerawat aja tapi yaa lama banget itu hilangnya. auto nyari produk yang ada Retinoid deh

  • Untuk yang punya kulit berminyak memang rawan muncul jerawat. Berbagai pemicu seperti yang disebutkan di atas bisa menimbulkan jerawat hormonal sehingga perlu penanganan khusus.

  • Anakku yang ABG tuh kayanya sering kena jerawat hormonal giniiii. Bener bener tiba tiba muncul makin banyak pas mau menstruasi ya kak.. huhu

  • Saat sudah mulai masuk usia ouber, kemunculan jerawat horminal benar-benar menjadi hal yang membuay stres biasanya. Karena sangat mempengaruhi oenampilan kita.

    Tapi sekarang tidak oeelu lagi khawatir ya, Kak karena sudah banyak produk yang bisa membantu kita mengatasinya.

  • Ternyata jerawat hormonal itu ada banyak faktornya ya Kak termasuk stres juga. Dan datangnya biasanya ada setiap bulannya. Aku biasanya pas menstruasi sih kerasa banget jerawat hormonal muncul dan gak enak banget kalau munculnya di area dagu kayak sakit banget kan itu dagingnya gak setebal pipi

  • Untuk jenis kulit kering seperti yang saya alami, memang hanya jerawat hormonal ini yang biasanya setiap bulan menghampiri. Selain di waktu menstruasi, biasanya bersih dan terhindar dari jerawat.

  • Aku nih. Selalu muncul jerawat di muka kalau pas lagi menstruasi. Jadi, namanya jerawat hormonal tho. Kalau di aku sih, biasanya nggak diapa-apain juga bakal ilang.

  • Kalau aku, biasanya jerawat itu suka muncul kalau mau tanggal datang bulan mba. Selebihnya, lebih sering ngerasa kalau wajahku ini kering dan kusam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *