Tips Membeli Mukena Secara Online

Assalamualaikum, tidak terasa sebentar lagi sudah mau memasuki bulan Ramadhan, bulan penuh berkah untuk berburu pahala. Sudahkah mulai mempersiapkan kebutuhan selama bulan Ramadhan? Jangan lupa buat bayar puasa tahun lalu ya.

Ketika memasuki bulan ramadhan seperti ini, selain membayar qadha dan niat untuk berpuasa, aku juga mulai mempersiapkan seperangkat alat shalat yang baru. Kebetulan alat shalatku sudah harus diganti.

Aku yang mulai jompo ini mulai kewalahan kalau harus mencari mukena ke Pasar Baru atau tempat belanja murah yang harus desak-desakan. Kasihan juga Baby Kippo kalau harus ikut desak-desakan. So, solusi yang aku punya adalah belanja online. Tinggal klak klik doang terus bayar beres deh.

Tapi belanja mukena secara online ini baru mau aku lakukan sekarang. Memang sih lebih enak belanja mukena langsung, tapi model mukena online lucu-lucu. Gemassshhh!

Adakah yang punya kegundahan hati yang sama denganku? Berikut aku rangkum kriteria yang aku gunakan untuk belanja mukena secara online.

1. Model mukena

Ketika mulai hunting mukena, tentukan pilihan model mukena yang kamu mau. Yang aku tahu model mukena ada dua jenis. Pertama model standar atasan dan bawahan, kedua model klasik yang langsung masuk (tinggal pakai kerudung saja).

Untuk model mukena aku memilih yang pertama. Menurutku lebih simple dan praktis dibandingkan model yang kedua. Dulu sempat punya mukena dengan model langsung seperti itu. Tapi buat aku yang tinggi dan besar ini desain seperti itu justru malah membuat ibadah jadi tidak nyaman.

Mukena model langsung (Sumber: Blibli.com)

Model mukena standar juga akan muat untuk semua orang. Jadi ketika ada tamu berkunjung dan mau numpang shalat bisa pakai mukena punya kita.

2. Bahan

Aku sangat memperhatikan sekali bahan yang aku inginkan untuk mukena, karena dulu setiap beli jarang punya standar bahan yang enak untuk mukena itu seperti apa, seringnya aku jadi kegerahan.

Ada berbagai macam bahan yang biasa digunakan untuk mukena, seperti bahan parasut, katun, katun Jepang dan yang lagi musim katun Bali. Aku hampir sudah pernah coba semua bahan-bahan mukena sih, menurutku 2 jenis bahan yang paling the best untuk mukena itu yang pertama adalah mukena dengan bahan katun dan yang kedua bahan parasut.

Mukena dengan bahan katun biasanya aku pakai untuk sehari-hari di rumah, sedangkan mukena dengan bahan parasut yang agak berat aku pakai ketika sedang bepergian.

Pernah pakai mukena berbahan katun Bali yang salau adem dipakainya, justru lama kelamaan malah jadi melar dan jadi kurang nyaman.

3. Warna

Dari dulu mukena yang aku punya itu selalu berwarna standar, putih. Lagi pula dulu belum banyak pilihan warna yang ditawarkan. Sampai akhirnya aku dapat hampers mukena dari sepupuku, saat disuruh milih aku malah milih warna biru yang (awalnya) bagus tapi kok lama-lama kurang.

Hingga akhirnya ketika aku memutuskan untuk beli lagi yang baru, aku lebih memilih warna pastel. Terakhir aku pergi ke Pasar Baru, banyak mukena dengan warna pastel yang dipajang. Cantik!

4. Ukuran mukena

Ukuran mukena itu menurutku menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan. Hal yang mungkin sepele padahal penting sekali. Terakhir aku beli mukena, dapat yang ukurannya kecil. Maklum, aku ini tinggi dan besar jadi mukenanya juga harus besar.

Apalagi ketika memutuskan untuk membeli mukena secara online. Harap perhatikan ukuran yang diberikan oleh penjual. Kalau perlu minta ukuran sedetail mungkin dan sesuaikan dengan ukuran mukena yang kita punya dan menurut kita nyaman.

5. Tas

Biasanya mukena yang kita beli sudah sepaket dengan tasnya. Tas ini berguna ketika kita akan bepergian, mukena jadi terlihat rapih dan tetap bersih.

6. Motif

Perhatikan motif yang ditunjukkan oleh penjual. Bagiku, mukena yang cantik ialah mukena dengan motif bordiran yang banyak. Aku suka mukena gonjreng karena bordiran dibandingkan mukena yang ‘rame’ sama motif, karena bordiran membuat mukena jadi lebih elegan.

Motif bordiran yang elegan (Sumber: Blibli.com)

Dulu sempet punya mukena katun Bali dengan motif bunga yang gede banget. Alhasil ketika dipakai shalat IED aku jadi gonjreng sendiri. Hihi.

***

Itulah 6 tips belanja mukena secara online ala Irra, semoga bermanfaat ya! Mari kita sambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang gembira.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *