5 Pelajaran Hidup yang bisa kamu petik selama Bulan Ramadhan

Tak hanya menahan nafsu dan mendapat pahala, puasa di Bulan Ramadhan juga sarat pelajaran hidup.

Bulan Ramadhan adalah salah satu momen yang sangat dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia. Ada banyak keberkahan yang diberikan untuk umat muslim dalam menjalankan ibadah yang telah ditetapkan. Mulai dari puasa sebulan penuh, tarawih, tadarus, hingga amalan-amalan lainnya yang pahalanya dilipatgandakan dibandingkan saat melakukannya di bulan lainnya.

Karena bulan ini sangat istimewa, tentunya kamu juga harus mempersiapkan diri dalam menyambut dan menjalaninya hingga datangnya hari Raya Idul Fitri.

Tak terasa memang bulan Ramadhan tinggal menghitung hari dan semuanya harus dipersiapkan dengan penuh suka cita. Jadi apakah kamu sudah mempersiapkan diri menyambut dan menjalani ibadah di bulan Ramadhan?

Source: pinterest

5 Pelajaran Hidup yang bisa kamu pahami dari Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan selalu identik dengan puasa dari matahari terbit hingga matahari terbenam. Tapi ternyata dibalik menahan lapar dan dahaga selama seharian itu, terdapat banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik hikmahnya. Tak heran jika setelah menempuh puasa selama bulan Ramadhan, umat Islam mendapatkan banyak keberkahan dan kedewasaan dalam beribadah dan menjalani kehidupan hingga tahun depan bertemu kembali dengan bulan Ramadhan. Kamu perlu memahami bahwa pelajaran hidup ini akan memberikan efek positif bagi manusia untuk jadi lebih dewasa.

1. Semua ujian akan berakhir

Konsep kehidupan yang pertama adalah ujian hidup yang dijalani akan berakhir. Seperti waktu puasa yang berawal di waktu subuh pasti akan berakhir saat waktu maghrib hadir. Saat puasa seharian, kamu akan menahan lapar, dahaga, marah, pandangan, bergunjing, berhubungan suami istri, dan lainnya. Tapi semua itu akan berakhir saat adzan maghrib tiba.

Seperti hidup yang selalu diisi dengan segala cobaan yang mendera tapi kamu harus paham bahwa semua cobaan itu pasti akan berakhir dan mendapatkan kebahagiaan dari kesabaran dan pengorbanan yang telah kamu lakukan. Meski tak tahu kapan akah berakhir, tapi kamu harus yakin bahwa memang semua penderitaan dan cobaan yang kamu alami dalam hidup akan berakhir dan berganti dengan kebahagiaan ditambah dengan kedewasaan dan keimanan yang semakin meningkat. Tentu semua juga sudah ditakar oleh Allah bahwa tubuh manusia akan bisa bertahan tidak makan dan minum seharian, sehingga kamu juga harus menyadari bahwa cobaan yang telah disiapkan untuk dijalani, tak akan melebihi kapasitas dan kemampuanmu dalam menjalaninya.

2. Setiap kesulitan selalu ada kemudahan

Buat orang Islam, konsep sederhana ini pastinya sudah dipahami. Tapi dalam kehidupan sehari-hari, pastinya banyak yang belum bisa menjalankannya dengan penuh keyakinan.

Semua kesulitan akan diberikan solusinya jadi setiap manusia tak perlu bingung dengan apa yang mesti diperbuat. Misalnya Puasa yang harus menahan lapar dan dahaga, akan disiapkan semua solusinya yaitu momen berbuka untuk melepas rasa lapar dan dahaga yang tertahan. Bahkan nikmatnya lagi terkadang menu buka puasa yang disediakan lebih banyak dari apa yang dibutuhkan sehingga kita bebas memilih makanan yang disediakan. Ini adalah solusi dari rasa lapar yang telah disiapkan dan kemudahan-kemudahan berbuka yang bisa didapatkan di masjid-masjid dengan gratis.

Jadi dibalik satu masalah, selalu ada lebih dari satu kemudahan dan solusi yang berjalan beriringan. Semuanya tentang belajar menjalani dan yakin semua solusi akan datang mengatasi masalah yang sedang terjadi.

3. Ujian kesabaran yang benar-benar akan mendapatkan balasan

Berbicara tentang sabar biasanya erat kaitannya dengan ujian yang terus menerus hingga waktu yang ditentukan berakhir. Sama seperti sahur dan waktu berbuka yang harus dijalani dengan penuh kesabaran. Terkadang saat menjalankan ibadah puasa, kita tak hanya belajar menahan lapar dan haus, tapi juga amarah, penyakit hati, dan lainnya yang memang-benar-benar harus disikapi dengan rasa sabar. Jika sabar ini semakin tinggi kadarnya tentu akan sangat mudah meraih pahala dan keberkahan karena puasa yang dijalani benar-benar memberikan efek positif bagi keimanan dan cara menghadapi masalah.

Misalnya kamu sedang menginginkan sebuah baju dan produk impian tapi kamu harus sabar hingga memiliki uang yang cukup untuk membelinya. Atau menunggu adanya promo Ramadhan sale seperti yang disiapkan oleh iLotte dalam berbagai produknya saat bulan Ramadhan tiba. Ini adalah kesabaran yang harus dilalui sebagai cara manusia untuk menahan apa yang diinginkan hingga waktu yang ditetapkan tiba. Belum lagi permasalahan ekonomi dan rejeki yang mungkin tak berkecukupan. Jika dilakoni dengan rasa sabar dan ikhlas, pastinya rejeki yang memang kurang akan menjadi cukup karena rasa sabar dan yakin semua kesulitan ini adalah bagian dari jalan hidup yang harus dilalui.

Rasa sabar ini digembleng selama sebulan penuh dengan cara menahan rasa lapar dan haus hingga waktu yang ditentukan tiba. Jika tak sabar, bisa saja membatalkan puasa karena tergoda dengan makanan dan rasa lapar yang tak tertahan. Tapi kamu akan kehilangan pahala dan keberkahan. Sama dengan rasa sabar dalam menjalani hidup dan cobaan yang datang.

4. Sedekah melapangkan rejeki

Salah satu amalan yang pahalanya juga dilipatgandakan adalah bersedekah. Jadi jangan heran kalau kamu akan menemukan berbagai makanan dan minuman gratis yang tersedia di masjid. Ini memang disiapkan oleh orang-orang dermawan yang menyedekahkan hartanya untuk menjamu orang-orang berbuka puasa. Kita tahu bahwa pahala orang yang memberi makan orang berbuka sama dengan pahala berpuasanya.

Bayangkan ada puluhan orang puasa yang berbuka dari harta yang disedekahkan, maka sudah pasti keberkahan, pahala, dan kebahagiaan akan kita dapatkan. Tidak ada sejarahnya orang yang rajin bersedekah akan miskin. Ini yang membuat kita belajar banyak tentang pentingnya berbagi kepada sesama tak peduli berapa nominal yang bisa dikeluarkan. Kamu akan belajar ikhlas untuk memberikan sebagian harta kepada orang lain, dan ini akan berdampak pada kebiasaan menolong orang lain di luar dari bulan Ramadhan. Kamu dididik untuk jadi orang yang peduli dengan kesulitan dan kebahagiaan orang lain. Ingat, apa yang kita tanam maka itulah yang kita tuai. Bisa jadi akan ada orang yang menolongmu saat kamu kesusahan di masa depan.

5. Sifat saling memaafkan kepada semua orang

Dengan segala keikhasan dan kesabaran yang telah tergembleng selama sebulan penuh. Pada akhirnya seorang muslim yang beribadah dengan penuh keyakinan di bulan Ramadhan akan diberikan kelapangan hati dan kebijaksanaan untuk memaafkan dan meminta maaf kepada semua orang di momen Idul fitri.

Kamu akan merasa jadi orang yang penuh dosa dan memiliki kebesaran hati untuk tak sungkan meminta maaf kepada keluarga dan orang-orang disekelilingmu. Dan sebaliknya kamu dengan senang hati memaafkan semua orang yang mungkin pernah berbuat salah kepadamu.

Konsep saling memaafkan ini adalah wujud dari bagaimana kesabaran dan keikhlasan selama bulan Ramadhan yang dilalui menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik lagi. Diharapkan setelah bulan Ramadhan berakhir, rasa saling memaafkan dan tak mudah tersinggung pun akan kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat karena kita paham bahwa tidak ada orang yang tak luput dari salah dan khilaf.

You Might Also Like

22 Replies to “5 Pelajaran Hidup yang bisa kamu petik selama Bulan Ramadhan”

  1. Poin ketiga ngena banget di aku. Sabar itu sulit, apalagi pas pulang kantor macet-macetan di jalan dan ada aja yang ngga mematuhi peraturan lalu lintas, rasanya pingin marah tapi ingat sedang berpuasa, jadinya istigfar aja

  2. Benar sekali. Saat Ramadhan tiba kebutuhan selalu meningkat dan harga harga melambung tinggi. Tapi meski demikian Alhamdulillah selalu saja ada jalannya mendapatkan rezekinya ya. Selama kita masih berikhtiar memang jangan ragu terhadap kekuasaan Sang Pencipta.

  3. Ramadan memang sekilas seperti cuma menahan haus dan lapar. Tapi di balik itu, ada banyak banget hikmah yang bisa kita ambil. Jika peka, setiap harinya ada saja pelajaran yang bisa mendewasakan kita. Semangat Mami Kippo!

  4. Sabar dan sedekah yg tak sia-sia ini benar banget mba.. Keajaiban Ramadhan ini kadang merasa capek n berkurang tp selalu dapet berkahnya. Smg Ramadhan kali ini membuat kita jd pribadi yg lebih baik ya mb

  5. Ah cant agree more with those you wortel above mom. Betul banget, hikmah hikmah di atas. Sabar, syukur, ujian, jawaban, itu kata kuncinya..

  6. Kalau Mpo zakat sudah dilakukan sejak dapat uang transfer turun.

    Tinggal zakat fitrah aja belum.

    Ramadan bikin puasa makin indah dengan bertaburan pahala

  7. Ujian itu sebagai jalan pendewasaan diri menuju pribadi yang lebih baik lagi. Seneng banget ketika bulan Ramadhan ini semua umat Muslim bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi

  8. Bulan Ramadhan itu masya Allah berkah banget deh, terbukti waktu dulu jadi anak kost, di perantauan seorang diri, kalau lagi kantong kosong, langsung melipir ke mesjid, banyak banget makanan yg tersaji yg emang buat orang berbuka…

  9. Bermanfaat bgt ini info nya, penuh wejangan2 yg patut di contoh. Memang bulan suci ramadhan ini adalah bulan penggemblengan diri, siapa yg lulus ujian dia yg mendapatkan rahmat dan berkah nya.

  10. Masyaa Allah, banyak hal yg bisa dipetik ya mbak. Memaafkan ataupun sifat baik lainnya mesti dijaga keistiqomahannya, tetap berusaha menjadi lebih baik. Semangat ya mbak

  11. Iya ya mba…banyak banget pelajaran dalam puasa, apalagi ketika menyampaikan ke anak kecil….. Jadi.mudah juga mau menanamkan ke karakter Islam ke diri mereka lewat pembelajaran puasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *