ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Bisnis Bukan Cuma Spesifikasi Tinggi

Selama ini, kalau mendengar istilah laptop bisnis, yang ada di pikiran aku biasanya adalah perangkat dengan desain serius, spesifikasi gahar, dan fitur keamanan yang lengkap. Intinya, laptop untuk bekerja yang kaku dan tidak menarik untuk dibawa kemana-mana.

Namun setelah mengikuti Media Gathering ASUS di Bandung beberapa waktu lalu, pandanganku soal laptop bisnis flagship mulai berubah. Apalagi Tim ASUS membawa laptop bisnis flagship terbaru mereka yaitu ASUS ExpertBook Ultra.

ASUS ExpertBook Ultra

asus expertbook ultra

ASUS ExpertBook Ultra tidak sekadar menawarkan laptop dengan spesifikasi tinggi tetapi jugamencoba menjawab kebutuhan profesional masa kini yang semakin kompleks, kemudahan untuk multitasking, siap digunakan bersamaan dengan teknologi AI, aman untuk membawa data perusahaan, memiliki layar yang nyaman, tetapi tetap ringan untuk dibawa ke mana-mana.

Dan dari situlah ASUS memperkenalkan ExpertBook Ultra dengan tagline mereka “The Flagship of the Industry. Period.” Laptop bisnis flagship yang tidak perlu banyak kompromi.

Lebih dari Sekedar Cepat

Coba bayangkan rutinitas seorang pekerja sekarang. Pagi membuka email, lanjut meeting online, sambil mengerjakan spreadsheet, membuka browser dengan puluhan tab, membuat presentasi, kemudian masih harus mengejar deadline laporan. Belum lagi kalau pekerjaan tersebut mulai melibatkan AI.

ASUS ExpertBook Ultra hadir dengan membawa Intel Core Ultra X9 Processor 388H sebagai salah satu pilihan prosesor tertingginya, lengkap dengan NPU atau Neural Processing Unit hingga 50 TOPS.

Kemampuan multitasking semacam ini dapat membantu pekerjaan jadi lebih cepat selesai tanpa terkendala laptop lemot.

ASUS AI ExpertMeet

Hal lain yang menurutku menarik adalah bagaimana ASUS menempatkan AI sebagai bagian dari pengalaman menggunakan ExpertBook Ultra.

Salah satu fitur yang menjadi keunggulan dari laptop ini adalah ASUS AI ExpertMeet yang dapat membantu proses transkripsi, penerjemahan bahasa, serta optimalisasi kamera web. Pemrosesan tersebut memanfaatkan NPU sehingga berbagai tugas AI bisa dilakukan langsung di perangkat.

Bayangkan ketika meeting berlangsung menggunakan bahasa berbeda atau ketika kita perlu mendapatkan transkrip pembicaraan tanpa harus mengandalkan layanan tambahan. Fitur seperti ini bisa membuat pekerjaan terasa lebih praktis, efisien dan confidential.

ASUS juga memperkenalkan Zenni Claw, yang memungkinkan penggunaan agentic AI secara lokal maupun cloud dengan menghubungkan berbagai tools AI seperti Anthropic, OpenAI, dan Google Gemini.

Layar Tandem OLED 14 inch

Kalau aku harus memilih salah satu fitur ExpertBook Ultra yang paling menarik perhatian saat diperkenalkan, mungkin layar adalah salah satunya.

ASUS menggunakan Tandem OLED 14 inch dengan resolusi 3K 2880 x 1800 dan refresh rate hingga 120Hz. Yang paling mencolok tentu saja tingkat kecerahan puncaknya yang mencapai 1400 nits.

Kenapa hal ini menarik? Karena laptop kerja itu tidak selalu digunakan di meja kantor, di era serba dinamis ini banyak pekerja yang harus bekerja dari kafe, lounge bandara, hingga presentasi di area outdoor. Dalam kondisi seperti itu, layar yang terlalu redup bisa sangat menyebalkan.

Dengan brightness hingga 1400 nits, ASUS ExpertBook Ultra dirancang untuk menghadapi kondisi tersebut. Sehingga memberikan rasa nyaman saat digunakan.

Teknologi Tandem OLED-nya juga bukan sekadar mengejar brightness dari layer tersebut. Struktur panel ini dapat menghasilkan kecerahan lebih tinggi dengan konsumsi daya lebih efisien sekaligus membantu mengurangi risiko burn-in pada OLED.

Bobot Ringan Hanya 1 kg

Hal lain yang membuatku langsung jatuh cinta pada ASUS ExpertBook Ultra versi Tandem Oled Adalah bobotnya yang hanya 1,09 kg, sementara versi POLED bahkan berada di angka 0,99 kg dengan ketebalan sekitar 1,09 cm.

Bobot yang ringan menjadi salah satu pertimbanganku dalam memilih laptop. Kebayang dong kalua setiap hari harus bawa laptop dengan bobot berat belum termasuk charger, notebook, dokumen, power bank, dan berbagai perlengkapan lainnya. Rasanya sangat melelahkan.

Ringan Bukan Berarti Ringkih

Uji Ketahanan Asus ExpertBook Ultra

ASUS ExpertBook Ultra menggunakan material magnesium-aluminium dan telah memenuhi standar MIL-STD-810H. ASUS juga melakukan berbagai pengujian durabilitas, termasuk pengujian tekanan dan ketahanan engsel.

Karena kerusakan laptop saat traveling tidak selalu terjadi karena jatuh. Kadang laptop hanya masuk ke tas yang terlalu penuh, kemudian tertekan oleh buku, charger, atau barang lainnya sehingga meninggalkan goresan-goresan halus pada body laptop.

Jadi ketika ASUS membicarakan tentang ketahanan bodi, aku merasa jika laptop ini sangat sesuai untuk dibawa kemana-mana.

ASUS ExpertGuardian

ASUS ExpertBook Ultra dibekali ASUS ExpertGuardian dan berbagai lapisan keamanan hardware. Di antaranya ASUS Security Processor, dual self-healing BIOS ROM, TPM 2.0, Microsoft Pluton, fingerprint sensor, Windows Hello IR, physical webcam shield, hingga chassis intrusion alert.

Fitur perlindungan data pada perangkat ini tetap dirancang untuk menjaga informasi yang tersimpan di dalamnya, termasuk ketika SSD dilepas dan dipasang pada perangkat lain.

ASUS ExpertCool Pro Technology

Untuk menjaga performa, ASUS menggunakan ExpertCool Pro Technology. Sistem pendingin ini dirancang agar laptop tetap mampu mempertahankan performa tanpa menghasilkan suara kipas yang terlalu mengganggu. Pada mode Standard, tingkat kebisingannya disebut di bawah 28dB.

Baterai Berdaya Tahan Lama

ASUS ExpertBook Ultra dibekali baterai 70Wh dengan klaim daya tahan hingga 26 jam. ASUS juga menyebut perangkat dapat mengisi hingga 50 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Kapasitas baterai yang besar ini menjadi nilai tambah besar untuk pengguna yang mobilitasnya tinggi.

Penutup

 Media Gathering ASUS Business di Bandung

Dari pengalaman mengikuti Media Gathering ASUS Business di Bandung dan melihat bagaimana ASUS memposisikan ExpertBook Ultra, aku menangkap satu pesan utama jika laptop bisnis sekarang harus bisa mengikuti penggunanya, bukan sebaliknya.

Ketika pekerjaan bisa dilakukan mana saja, perangkat kerja harus cukup ringan untuk dibawa, cukup kuat untuk diandalkan, cukup pintar untuk membantu pekerjaan, dan cukup aman untuk menyimpan data penting.

ASUS ExpertBook Ultra mencoba menjawab semua kebutuhan tersebut dalam satu perangkat.

Logo irraoctavia com baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *