[Event] Melihat Asi Dari Dua Sisi, Ayah Saatnya Peduli!

Halo Bunda, siapa di sini yang masih menyusui kayak aku? Gak kerasa sebentar lagi mau genap 2 tahun aku menyusui. Siap-siap nyapih nih. Rasanya kok ya melow banget tiap inget kalau bentar lagi aku harus nyapih si anak bayik. Keinget perjuangan ketika anakku pertama kali lahir dulu. Permatur dan gak bisa nyedot sama sekali. Selama sebulan lebih harus ngajarin gimana caranya ngenyot, dikenalkan sama puting biar dia terbiasa ngenyot, belum lagi drama asi seret karena stress, bangun tengah malem demi menyusui, dan masih banyak drama menyusui lainnya.

Sebagai seorang ibu baru, aku yakin banget nih ada banyak bunda diluaran sana yang setidaknya pernah mengalami satu dari sekian banyak drama menyusui. Lahiran anak pertama, ketemu banyak sekali mitos, ditambah omongan orang tua yang bilang harus A, B, C. Huhu. Mari kita berpelukan, bunda. Aku sendiri gak akan kuat kayaknya kalau harus menghadapi itu semua tanpa bantuan suamiku.

Semenjak melahirkan, aku langsung pindah rumah dan tinggal berdua saja dengan suami. Selama ini suamiku yang menjadi pahlawanku, selalu bantu ini itu terkait kebutuhan menyusui anaknya dan juga menjaga kewarasanku sebagai ibunya. Kami selalu berpegang pada quote favorit kita: “Bikinnya berdua, ngurusnya berdua juga” – Ayah ASI.

Suamiku adalah support system-ku.

Kisahku dalam dunia perasian juga mirip dengan cerita dari Febie Arimbhie (MAMAKE) yang juga mengalami hal yang sama. Ia berbagi kisah mengenai betapa sulitnya perjuangan untuk mengASIhi kedua anaknya. Tinggal di kota yang jauh dengan orang tua dan tanpa baby sitter membuat Febie harus mengurus segalanya sendirian, kebayang gak repotnya gimana? Untung saja Febie punya suami yang terbuka dan ikut membantu dalam mengurus anak. Suami adalah support system-nya.

Saat ini, peran aktif suami dalam keluarga bukan hanya memberi nafkah saja. Ikut membantu mengurus buah hatinya dapat membantu mengurangi beban istri sehingga istri bisa dijauhkan dari Post Partum Depression (PPD). Jadi keinget cerita tentang ibu yang mengunci anaknya di lemari karena si anak nangis terus, sedangkan ia di rumah hanya berdua saja dengan anak sedangkan suaminya kerja atau berita baru-baru ini yang ibunya stress hingga menikam si anak yang baru berusia 3 bulan hingga meninggal karena ia terkena PPD. Usut punya usut, suaminyakerja di luar kota. Kebayangkan peran suami itu sangat penting demi menjaga kewarasan ibunya.

Kisah diatas diceritakan oleh Mamake Febbie Arimbhie di acara Asi Dari Dua Sisi yang diselenggarakan oleh PRENAGEN dan Hello Sehat. Hello Sehat merupakan media publisher kesehatan yang memiliki artikel sangat lengkap terkait kesehatan, no more percaya mitos! Acara yang dipandu oleh Shahnaz Soehartono ini mengupas tuntas tentang dunia Asi dan peran suami sebagai support system dalam keluarga. Dukungan Ayah dapat membantu produktivitas ASI. Cara yang dapat di lakukan untuk menjadi Ayah Asi (julukan bagi ayah yang mendukung pemberian asi secara full selama 2 tahun penuh) ialah dengan memperingan beban Bunda, seperti membantu pekerjaan domestik atau ikut membahagiakan Bunda dengan turun tangan mengasuh si kecil. Perbuatan sekecil apapun yang Ayah lakukan untuk keluarga sangat berpengaruh terhadap produktivitas ASI Bunda. So, mulai sekarang jangan berhenti menyenangkan hati Bunda ya.

Selain itu, PRENAGEN juga turut memeriahkan dengan meluncurkan produk terbarunya susu UHT dengan rasa Almond Barley Soya. Susu UHT yang diperuntukan bagi Bunda yang sedang hamil ataupun menyusui yang memiliki alergi susu sapi. PRENAGEN hadir untuk memenuhi asupan nutrisi bagi para Bunda selama masa kehamilan hingga menyusui. Selalu diingat bahwa bukan hanya anak dan suami yang butuh gizi, ibu juga perlu nutrisi untuk dirinya sendiri. Dipandu oleh Mbak Ilona selaku Senior Brand Manager, kita diajak untuk mencicipi PRENAGEN Almond Soya baru bersama-sama. Meriah sekali karena semua Bunda yang hadir suka sama susunya, termasuk aku! Enaaaaa!

Produk PRENAGEN bisa didapatkan di offline maupun e-commerce, atau Bunda bisa mendapatkan produk PRENAGEN di Kalbe Store. Mbak Marissa selaku Head of Marketing Kalbe Family menjelaskan bagaimana cara bergabung dengan Kalbe Family dan keuntungan apa saja yang akan didapatkan. Berikut aku simpulkan ya! Jadi, setiap pembelanjaan di Kalbe Store, Bunda bisa mendapatkan poin yang nantinya bisa ditukarkan dengan berbagai macam hadiah. Sebelumnya, Bunda harus bergabung dulu menjadi member Kalbe Family dengan cara berbelanja minimal Rp200.000 di www.kalbestore.com atau aplikasi Kalbe. Setiap produk memiliki jumlah poin yang berbeda, ketika sudah mencapai jumlah poin tertentu Bunda bisa langsung menukarkannya dengan berbagai macam hadiah. Mudah bukan?

Disesi terakhir kita dikenalkan dengan Bidan Israna Atikah yang memberikan materi mengenai cara menyusui yang benar serta bagaimana melakukan pijat oksitoksin agar ASI dapat dikeluarkan dengan lancar dan juga melimpah. Simulasi pijat oksitoksin ini diperuntukan untuk para Ayah yang hadir, karena pijat ini akan memiliki efek yang maksimal jika ayah yang memijat. Uhuk.

Jangan khawatir anak bosan, karena selama acara ada pojok mewarnai

***

Acara yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam ini meninggalkan kesan yang mendalam bagi para suami, termasuk suamiku. Ia semakin mengerti dan paham jika peran sekecil apapun sangat diperlukan untuk mendukung Ibu memberikan Asi berkualitas bagi buah hatinya. Semoga semua suami yang hadir dapat menjadi ayah asi yang turut membantu mengurus si kecil hingga dapat lulus Asi Eksklusif selama 2 tahun penuh. Yuk Ayah, saatnya peduli!

 

You Might Also Like

44 Replies to “[Event] Melihat Asi Dari Dua Sisi, Ayah Saatnya Peduli!”

  1. Quote nya mantul, memang bikinnya kalau ngga berdua ngga jadi ya mbak, hahaha.. Aku senang makin banyak edukasi ttg asi pada ayah2.
    Meski suamiku bukan termasuk yg antusias masalah edukasi2 begini, tp minimal mai berbagi peran mengurus anak2. Alhamdulillah, anak2 udah melewati masa ASI dengan lancar

  2. Sosok Ayah ASI dibutuhkan dalam kesuksesan ibu menyusui..kebayang perjuangan busui itu sesuatu, maka jika ada support system yang selalu ada untuknya, terutama suami tercinta pasti akan lebih ringan rasanya.

  3. Acara begini bagus banget ya diikuti para ayah juga. Jadi antara ibu dan ayah ada kesamaan visi misi perihal pemberian ASI mengingat pentingnya ASI bagi tumbuh kembang buah hati.

    Makasih mbak sharingnya.

  4. senangnya bs hadir lengkap dg anak dan suami. acara seperti ini menyenangkan sekali ya. selain nambah pengetahuan kita dan suami, anak jd kecipratan hepi

  5. Setujuuu, dalam hal mengurus anak, sang ayah juga harus ikut ambil peran karena bakal banyak banget hal positif yang didapat seperti ayah jadi makin tau perkembangan sang anak, ayah jadi makin dekat dengan anak, dalam hal pola asuh juga mungkin bisa jadi makin kompak ya antara ayah dan ibu, dan yang paling penting bisa membantu mengurangi beban sang ibu juga.

  6. Seneng banget yaa bisa saling support, bener banget, setuju banget, kita para ibu harus tetep waras dong yaaaa tentunyaa..semuanya harus dilakukan barang bareng..

  7. Salah satu booster asi ya si ayah ya. Kampanye ini sepertinya masih kurang d2ngunggnya.. semoga kedepannya faktor yang dapat menaikkan volume asi dapat lebih merata informasinya

  8. Enak kayaknya ya prenagen almond soya. Aku juga menyusui bener2 perjuangan terutama karena kurang tidur di awal2 bayi baru lahir. Alhamdulillah suami suport, dia gantian gendong jadi aku bisa merem pas bayi tidur

  9. Keren banget nih acara kayak gini, para ayah wajib banget diedukasi mengenai ASI ini, karena kebutuhan nutrisi anak tuh merupakan tanggung jawab ayah dan ibu, bukan ibu semata.

    Jujur, zaman sekarang kalau saya liat, ASI kadang jadi pemicu baby blues maupun PPD. salah satu penyebabnya ya karena kurangnya support ayah 🙂

  10. Bersyukur saya punya suami yang support dalam mengurus anak, bahkan mau bantu megang kerjaan rumah. memang support system yang terbhaiqq adalah suami sendiri. Btw, aku juga minum prenagen loh mbak, cuman blom nemu nih varian soya di toko langganan

  11. Duh Mba, aku jadi mupeng..
    Pengen banget juga berada di acara itu..

    Meski aku sudah ngASI anak ke 5. (Sekarang masih 9 bulan) namun bukan berarti expert ya..

    Karena tiap anak akan beda dramanya.
    Bermanfaat sekali acara ini. Jadi sang ayah gak hanya merasa ASI sebagai kewajiban istri doank. Tapi juga kewajiban ayah membuat ASI menjadi lancar. Dimulai dari mana?.
    Jelas, dimulai dari membahagiakan istri. Hehe

  12. Quote favku juga tuh, bikin beruda ya urusnya juga berdua donk. Masa semuanya kita, ya gak? Hehehe… Kita beruntung sih zaman sekarang tuh laki milenial mau ikut urus anak. Coba laki2 zaman bapak kita kan kebanyakan mau tahu beres aja.

  13. Anak merupakan datangnya hasil kerjasama kedua orangtua dan inilah yang sangat di nantikan kedua orangtua.

    Jika sudah lahir maka inilah yang jadi tanggungjawab bersama antara ayah dan ibu

  14. Aku setuju banget Mba. Peran Ayah itu juga penting dalam stimulasi ASI seorang Ibu yg baru melahirkan. Aku soalnya sdh punya anak 3 dan tahu deh perbedaan ke tiga anak ketika aku kasih ASI mereka saat Paksu terlibat atau tdk

  15. Seru ya kak acaranya. Tapi kadang laki-laki sering mager ga sih ikutan event? Hahaha. Aku juga beberapa kali ngurusin event bumil dan busui, jadi tau banyak kalo Ayah punya peran yg penting bgt untuk support new mom..

  16. Wah event kayak Gini tuh serunya selain banyak ilmu, banyak relasi juga yah mom. Btw dalam mengASIhi memang peran ayah dibutuhkan banget

  17. Semoga banyak brand yang membuat acara seperti ini ya bun. Agar semakin banyak ayah yang mau ikut andil dalam proses pemberian ASI terhadap si kecil, karena sekecil apapun peran ayah, pasti membuat ibu bahagia dan bisa menjadi booster asi

  18. Adikku pasti mau banget gabung menjadi member Kalbe Family, dan pastinya bisa membantu ia seputar pengetahuan dunia anak dan ASI.
    Apalagi sekarang usia ponakanku udah 18 bulan.
    Sama kayak mba juga, bentar lagi waktunya tuk adikku menyapih

  19. kasian sik liat ibu yang setres mengurus anak sendirian karena suami sibuk cari uang… komunikasi adalah keharusan.. komunikasikan dengan suami mengenai butuhnya dukungan suami.. moga makin banyak suami yang peduli

  20. Peran ayah emang perlu banget ya kak buat support istri, biar tetep semangat MengASI hi baby. apalagi yang ga ada art. Aku dulu juga perjuangan banget kak nyapih uda 2th anake ga mau lepas 😀

  21. ayah…kalau bunda senang, kehamilan jd menyenangkan. ayah…kalau bunda tenang, menyusui jd lancar. ayah…bantu bunda lewati semuanya ya, selalu ada di samping bunda *curhat

  22. Jadi ingat pengalamanku waktu baru melahirkan dulu, takut banget ditinggal suami berangkat ke kantor karena ada bayi di rumah, hihi. Punya support system saat hamil, melahirkan dan menyusui memang perlu banget ya mbak, paling engga bisa kurang-kurangin stress nya mamak, hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *