Pengalaman Waxing Pakai Hardwax di Justwax PVJ, Gak Sakit?

Aloha lagi guys!

Jadi ini lanjutan pengalaman waxing terbaruku tahun ini. Tepatnya tanggal 08 September 2019 lalu aku memutuskan untuk Brazilian Wax lagi. Alasannya? Karena semenjak hamil lalu melahirkan, area kewanitaanku selalu gatal gak enak. Lembab melulu karena terlalu lebat. Karena udah geram banget akhirnya aku memutuskan untuk gundulin lagi! Semesta sepertinya mendukung, karena bulan Agustus lalu Traveloka ngadain promo besar-besaran. Intinya aku pesen 3 voucher waxing di Justwax PVJ worth Rp450.000 dengan harga Rp255.000 sajaa. Lumayan banget kan?

Oiya, baca juga cerita pertama kali waxing di sini ya!

Pengalaman Pertama Waxing di Waxhaus dan TriBeCa Bandung

Yaudah, aku set tanggal 31 Agustus untuk bookingnya. Eh lah dalah, ternyata akhir bulan Agustus aku malah dapet. Untungnya voucher berlaku selama 14 hari. Akhirnya aku memutuskan minggu depan aja.

Hari H tiba, aku juga udah mulai beres haidnya.

Lokasi Justwax Bandung ini berada di dalam mall Paris Van Java (PVJ), dekat dengan counter Sephora. Tempatnya kecil dengan sekat minimalis. Gak senyaman di Waxhaus atau TriBeCa (Jauh sih kalau dibandingin sama TriBeCa). Mbaknya ramah banget aku suka! Ia menjelaskan tentang semuanya.

Justwax hanya memiliki 3 ruangan waxing dengan ukuran 2×1(?), karena kecil banget dengan sekat kain. Untung waktu itu udah agak malam sekitar jam 19.00, jadi sepi pengunjung. Ada yang dateng pas aku treatment, tapi cuma wax alis doang. Selain ketiga ruangan tersebut, sepertinya ada ruangan lain untuk waxing alis.

Oke, ruangan siap akupun masuk ke dalamnya. Untuk kasurnya Justwax pakai sofa panjang yang ada bagian kepalanya. Mirip kaya sofa dipsikiater di film-film gitu. Untuk kebersihannya sih so-so lah ya. Gak terlalu kotor tapi gak bersih banget juga.

Ruangan waxing, wax roll, hardwax dan Cirepil

Oiya, Justwax ini menggunakan hardwax sebagai medianya. Berbeda dengan wax yang digunakan di Waxhaus atau TriBeCa yang dimana membutuhkan kain/kertas tambahan buat cabut bulunya, kalau hardwax sih pas kering langsung cabut. Hardwax diklaim lebih tidak sakit dibandingnya dengan sugar wax.

Aku ambil paket under arm, half leg dan brazilian wax. Pertama yang di wax bagian ketek, SOP salon kecantikan waxing ya nanya panasnya cukup gak, terus langsung brat bret tanpa aba-aba.

Maap geliw, mau kasih unjuk hard wax itu kek gimana

Untuk bagian under arm, aku akuin rasanya oke banget. Gak sakit sama sekali dan enak banget. Terlebih lagi ketika habis diwaxing, mbaknya akan mengoleskan cairan calming yang dingin banget, berfungsi untuk meredam rasa sakit. Enak banget wangi menthol. Semua produk di Justwax dikirim lansung dari luar negeri, aku lupa negara mana. Haha.

Lanjut kebagian kaki, ternyata untuk bagian kaki pakai alat wax roll gitu yang fungsinya sama sih untuk mengoleskan wax ke area tubuh yang luas, kayak kaki dan dicabut pakai kain atau kertas gitu. Aku gak perhatiin karena nahan sakit. Harus cepet juga karena kalau udah dingin nanti gak kecabut. Bagian kaki ini memang gak bisa dipungkiri kalau rasanya niqmat banget, rasa sakitnya tuh lebih sakit dari under arm tapi gak sesakit pas waxing di Waxhaus. Ya sekitar 5 lah ya nilai sakitnya.

Selanjutnya bagian yang ditunggu! Save the best for the last! Wkwk. Brazilian wax!! Karena taglinenya hardwax waxing less pain, aku percaya aja. Karena di kedua area itu biasa aja sakitnya. Aku santai aja sampai mbaknya ngolesin wax, aku terperanjat karena agak panas. Sambil ngolesin olesan pertama mbaknya nanya: “udah haid belum?”

Aku jawab: “udah baru beres”

mbaknya: “udah berapa lama beresnya?”

Aku: “semingguan (ini salah jawab dan gatau kenapa jawab ini. Huhu. Jelas-jelas baru beres banget), kenapa emangnya?”

Mbaknya: “Kalau udah lama gapapa, jari rasanya gak sakit. Kalau baru beres haid nanti jadi sakit banget karena kan pori-porinya kebuka (ini mbaknya hang ngomong), jadi mending jangan pas baru haid banget waxingnya (mampus), biar gak sakit. Nanti pas haid lagi pasti enak karena udah gundul”

Aku, dalam hati: [yaaaa parah sih udah siap, masa gak jadi gegara baru haid???] akhirnya aku lanjutkan aja dan terima resiko yang akan terjadi.

Pas tarikan pertama aku langsung meringis kesakitan. Ternyata tagline pain less expert gak berlaku buat Brazilian wax. Buktinya sakit banget, parah. Aku sampai bilang “Mbak sakit banget, lebih sakit daripada ngelahirin” huhu. Iya, aku segak kuat itu. Lebih milih lahiran lagi daripada wax. Tapi mungkin ini yang dimaksud mbaknya, baru haid bakalan sakit banget. Terbukti!!!

Agak menyesal sih, tapi yaudah lanjut aja. Rasanya emang sakit banget sih menurutku, jauh dibandingkan sama TriBeCa. Dari segi harga mirip, gak terlalu jauh beda. Mentang-mentang ada diskon dari voucher aja makanya yaudah niqmati sajaa.

Mbaknya selalu sigap ketika habis cabut pasti langsung diteken biar gak sakit katanya. Habis itu di kasih calming lotion tapi gak berasa karena emang seperih itu. Huhu. Mau nyerah tapi sayang. Yaudah lanjut aja sampai beres.

Akhirnya udah mau beres, tinggal bagian buttock. Disini aku mulai ilfill, karena aku disuruh nungging. Dalam hati, oh my god!! Whyyy????

Yaudahlah aku ikutin aja caranya, sambil bayangin konsumen lain yang kece pasa nungging. Wkwk. Sampai sini aku mulai mau nyerah. Tapi karena udah mau beres aku masih bertahan. Oiya, di Justwax kalau ada rambut sisa dicabut pakai pinset. Jadi makin sakit. 🙁

SOP setelah waxing, tidak boleh ketemu air panas, lotion selama 10 jam. Pakai air dingin lebih baik.

Oke, Brazilian wax beres, saatnya bayar kekurangannya. Total treatment aku Rp555.000, voucher yang aku punya totalnya Rp450.000, sisanya aku bayar debit.

Sepanjang jalan sehabis wax, aku masih merasakan rasa panas dan perih diarea kewanitaan, sampai 12 jam lebih. Lumayan mengganggu, sedih juga sama taglinenya pain less. Ini gak pain less soalnya!! Perih bangeeett! Huhu! Setelah sampai rumah, aku periksa lagi. Ternyata gak rapih gaes. Masih ada bulu-bulu yang memang ada ditempat agak susah yang gak keambil. Terussss sisa hardwaxnya masih ada dong nyangkut menyatukan dua bulu bersamaan. Hiks.

Harga Hardwax di Justwax

***

Ini adalah pengalaman keduaku Brazilian wax, rasanya sedaaapp tapi hasilnya oke banget. Aku beneran ketagihan karena memang senyaman itu buatku. Udah jarang gatal-gatal lagi, dan gak lembab juga karena ga ada rambut ga.

Posisi pertama waxing paling gak sakit masih ditempati oleh TriBeCa, kedua Justwax, ketiga waxhaus. Untuk berdasarkan harga bisa dibalik aja.

Untuk waxing disarankan jangan sering-sering. Kalau gak salah 4-6 minggu kemudian baru boleh waxing lagi. Nanti, waxing di mana lagi yaaaa. Kasih saran ya di komentar!

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *