Apa Itu Rosacea? Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Kalau kondisi kulitmu selalu kemerahan dalam jangka waktu yang panjang, pembuluh darah membesar dan muncul benjolan kecil seperti jerawat berisi nanah, bisa jadi kondisi kulitmu disebabkan oleh rosacea.

Aku sempat dibuat khawatir oleh rosacea, pasalnya area hidungku memiliki ciri-ciri seperti yang disebutkan diatas. Atas dasar kekhawatiranku ini, akhirnya aku coba konsultasi ke dokter kulit untuk mengetahui apakah itu rosacea atau bukan.

Syukurlah ternyata kondisi hidungku saat itu disebabkan oleh jerawat membandel. Aku bisa bernafas lega, karena setelah aku cari tahu ternyata kondisi rosacea itu cukup mengerikan.

Melalui artikel ini aku mau membahas tuntas nih tentang apa itu rosacea, bagaimana gejala dan penyebabnya, serta cara mengobatinya agar tidak mengganggu penampilan. Mari kita simak bersama-sama.

Apa Itu Rosacea?

rosacea

Rosacea merupakan penyakit kulit kronis yang menyerang wajah dalam jangka waktu yang panjang. Biasanya rosacea sering disalah artikan sebagai jerawat, dermatitis atau masalah kulit lainnya.

Ada empat jenis rosacea, seperti:

  • Rosacea Eritematelangiektasis: Kondisi dimana pembuluh darah pecah di hidung, pipi, atau dagu.
  • Papulopustular Rosacea: Kondisi yang melibatkan papula dan pustula (benjolan) seperti jerawat di wajah.
  • Rhinophyma: Kondisi kulit langka yang berhubungan dengan penebalan kulit di area hidung, pipi, dahi dan dagu yang terlihat seperti ‘kulit jeruk’.
  • Rosacea Okular: Kondisi rosacea yang gejalanya pada area mata.

Seseorang memiliki kemungkinan untuk memiliki lebih dari satu subtipe rosacea sekaligus.

Gejala Rosacea

gejala rosacea

Rosacea memiliki gejala khas yang terjadi pada siklus dalam jangka waktu yang panjang. Dimana kamu akan mengalami gejala rosacea selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan hingga gejala tersebut hilang, lalu akan muncul lagi.

Adapun yang menjadi gejala khas dari rosacea diantaranya,

– Kemerahan Pada Wajah

Gejala rosacea yang paling umum terjadi adalah wajah jadi lebih mudah memerah. Biasanya area hidung, pipi, dahi, dagu, leher dan dada akan memerah dalam beberapa menit kemudian hilang dan kembali lagi dilain waktu.

– Pembuluh Darah Terlihat

Pembuluh darah di hidung dan pipi akan membesar dan dapat dilihat dengan mata telanjang. Biasanya kondisi ini disebut dengan istilah spider veins.

– Munculnya Benjolan Kecil

Rosacea sering juga disangka sebagai jerawat karena dapat muncul berupa benjolan kecil, berwarna merah dan berisi nanah. Mereka juga bisa muncul pada area dada dan juga punggung.

– Sensasi Terbakar

Yang membedakan rosacea dengan jerawat adalah munculnya sensasi terbakar di area yang terkena rosacea saat menggunakan air atau produk perawatan kulit.

– Hidung Membesar

Seiring berjalannya waktu, rosacea dapat membuat kulit di area hidung menjadi tebal dan terlihat lebih besar. Hal ini juga disebut sebagai rhinophyma dan sering terjadi pada pria dibandingkan wanita.

– Masalah Pada Area Mata

Banyak penderita rosacea yang mengalami kondisi mata dan area kelopak mata menjadi kering, teriritasi dan juga bengkak. Gejala ini merupakan salah satu gejala dari rosacea okular.

Baca juga:

Mitos Dan Fakta Menarik Seputar Jerawat Yang Perlu Kamu Tahu

Mengenal Jerawat Hormonal dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Penyebab Rosacea

Penyebab Rosacea

Hingga saat ini penyebab rosacea belum diketahui. Namun situs healthdirect memaparkan ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan rosacea muncul, seperti: 

  • Genetik
  • Faktor lingkungan
  • Reaksi terhadap tungau demodex (dikenal juga sebagai tungau bulu mata)

Siapa Saja Yang Dapat Terkena Rosacea?

Pada dasarnya rosacea dapat muncul pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Namun ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang terkena rosacea, seperti:

  • Memiliki kulit yang mudah terbakar sinar matahari
  • Berusia 30 tahun atau lebih
  • Memiliki anggota keluarga yang menderita rosacea 
  • Memiliki banyak jerawat
  • Memiliki riwayat merokok
  • Mengalami menopause

Cara Mengobati Rosacea

Sayangnya tidak ada obat yang dapat digunakan untuk mengobati rosacea. Namun beberapa perawatan mungkin akan direkomendasikan oleh dokter kulit untuk mengendalikan gejala rosacea yang kamu alami.

Ada beberapa tindakan umum yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi gejala rosacea, seperti:

  • Hindari pemicu rosacea
  • Gunakan produk perawatan kulit yang bebas minyak, non-comedogenic dan tidak menyebabkan iritasi
  • Gunakan tabir surya saat berada di luar ruangan
  • Usahakan wajah dalam kondisi sejuk untuk mengurangi kemerahan
  • Jangan pernah menggunakan krim atau salep kortikosteroid karena akan memperburuk rosacea
  • Hindari penggunaan produk yang mengandung alkohol, menthol, witch hazel, dan produk eksfoliasi

Perawatan laser dapat dilakukan untuk mengatasi pembuluh darah yang terlihat atau kemerahan. Konsultasikan kondisi kulit dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan sesuai.

Kesimpulan

jerawat

Rosacea merupakan penyakit kulit kronis dengan gejala menyerupai jerawat dan dapat menyerang siapa saja mulai usia 30 tahun atau lebih. Ada empat jenis rosacea yang dapat muncul pada kulit dan memiliki ciri-ciri gejala yang berbeda-beda.

Meski tidak ada obat yang dapat digunakan untuk mengobati rosacea, namun ada banyak perawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala rosacea. 

Apabila teman-teman mengalami gejala rosacea, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Ketahui apa saja perawatan wajah di klinik kecantikan untuk membantu mengatasi permasalahan kulit.

Logo irraoctavia com baru

Comments 24

  • ini memang hanya di wajah saja atau bisa di bagian tubuh lain? soalnya kok nemu di bagian tubuh lain ya. atau mungkin penyebab lain?

    • Ooo namanya rosacea ya. Aku pernah lihat orang dengan muka seperti gejala rosacea ini. Jadinya ngeri dan kasihan sih.

  • baru tau nih tentang rosacea, mirip jerawatan atau iritasi ya. Jadi harus lebih waspada nih, apalagi ini menyerang usia diatas 30 dan saya sudah lebih dari 30. Makasih teh infonya

  • kalau karena faktor lingkungan, bisa nggak sih karena musim yang ekstrem gitu, terlalu dingin atau terlalu panas, dan kalau karena alergi, beda lagi ya?

  • Dari fotonya, rosacea sangat menganggu juga ya, Mbak. Apalagi di wajah, jadi sangat kentara. itu sampai terlihat pembuluh darahnya. terus belum ada obat yang bisa menyembuhkan juga. Jadi yang bisa kita lakukan adalah menghindari pemicunya.

  • Terbayang betapa kulitnya jadi sensitif banget ya.. Benar-benar harus ekstra hati-hati untuk perawatannya.

  • Lihat gambarnya cukup ngeri juga ya. Apalagi saya pun dulu sering jerawatan dan gampang merah kulitnya. Perlu waspada dan menghindari pemicunya.

  • Sepertinya ini bakal menjadi lebih aprah kalau diobati. Aku ngeri sendiri liat fotonya. Itulah kenapa menjaga kesehatan kulit itu penting banget

  • Baru nih aku berkenalan dengan masalah kulit yang namanya rosacea. Duh, deg degan juga ya. Rupanya masalah kulit begini sangat bisa diturunkan lewat genetik. Selain itu, faktor lingkungan bahkan usia di atas 30 tahun pun menjadi salah satu faktor pemicunya. Memang deh, mampir ke dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKK) itu tuh, sesederhana buat bertanya soal jerawat saja, nggak ada salahnya ya. Supaya bisa dianalisa sedari dini.

  • Daku pernah melihat orang dengan tipe wajah seperti itu. Kirain itu jerawat, ternyata Rosacea ya. Harus sigap ya untuk penanganan cepat

  • Ini tuh meh mirip kayak kulit wajah yang kebakar habis terpanggang matahari seharian nggak sih. Agak ngeri sih.

    Beberapa tetanggaku ada juga kayaknya yang menunjukkan gejala Rosacea. Dia berpikirnya sih cuma jerawat gitu.

    Emang kudu diperiksa dokter kulit dah biar penanganannya tepat.

  • Waduh rosacea ini ternyata ngeri juga kalau ada di wajah kita nih. Ya meskipun mungkin gak parah, tapi kan terlihat tidak nyaman saja ya. Apalagi itu di wajah
    Jadi sebaiknya kita memang menjaga kulit wajah ini. Jangan sampai kena rosacea

  • Aku pernah punya temen yang kek gini, ksiaaann, jadinya mengkhawatirkan kalo pas pelajaran olahraga di lapangan :(( kasian

  • Rosacea tidak dapat disembuhkan, tetapi gejalanya dapat diobati dan dikendalikan. Pengobatan rosacea tergantung pada jenis dan tingkat keparahannya. Kalau bingung, kudu konsultasikan kepada profesional yah

  • Huhu.. Alhamdulillah, nggak punya riwayat Rosacea. Naudzubillah, jangan sampek Ya Allah. Tapi, mudah²an segera ada obatnya ya, selain juga menghindari gejalanya makin parah.

  • Rosacea ini membutuhkan penanganan yang fokus dan lebih baik, ya.

  • Biasanya kita cuma bilangnya “oh lagi radang tuh… makanya jadi merah-merah.”
    Ternyata ada yaa.. rosacea itu dan tentunya jadi membutuhkan perawatan yang terbaik agar kulit wajah kembali normal.

  • Bentar itu tungau bulu mata mulainya dari mana ya? Apa dia diamnya di tempat tidur seperti tungau pada umumnya? Soalnya serem juga nih Rosacea kalau sampai terjadi.

  • Meskipun tidak ada obat langsung untuk rosacea, tapi poin-poin tentang cara mengurangi gejalanya itu berguna banget. Jadi, jangan lupa untuk jaga wajah tetap tenang dan hindari pemicunya ya!

  • Thanks, Kak. Jaid tahu apa itu Rosacea dan bagaiaman cara kita mengatasinya.Benar-benar informasi yang kaya akan manfaat ni

  • Agak ngeri juga ya melihat penampakan rosacea ini. Duuuh kayak apa tuh perihnya yang mengalami. Sayang sekali belum ada obat yang pasti digunakan untuk menyembuhkan rosacea ini.

  • sepintas lihat mirip jerawat, tapi ternyata rosacea. perlu waspada juga ni, karena juga menyerang usia 30+ ya ini.

  • Ada yg kayak kulit terbakar dan juga kayak jerawat. Tp kasihan jg ya kalau terkena rosacea, karena bakal terasa perih kalau kena air. Ga kebayang merasakan itu tiap hari dan hingga berbulan-bulan.

  • Waduh kak, plis aku jadi penasaran ini. Liat ciro2 bedanya rosacea dengan jerawat itu ada sensasi terbakar di area yang terkena rosacea saat menggunakan air atau produk perawatan kulit (ini aku kan suka biang keringat, terus kadang kulit kerasa gini) jangan2. nanti kalau kambuh lagi kayaknya aku mau ke dokter ah biar tau itu rosacea atau bukan. Penasaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *