Ketahui Syarat Penerima Vaksin Covid 19

Vaksin Covid 19

Saat pertama kali pemerintah mengumumkan jadwal pembagian Vaksin Covid 19, aku seperti menemukan secercah harapan akan pandemi ini. Seperti yang kita ketahui, pandemi Covid 19 sudah berlangsung satu tahun lebih beberapa hari.

Selama satu tahun itu aku dan keluarga mulai mengubah kebiasaan kami. Mulai dengan melakukan program 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan menjaga jarak) serta menghindari kerumunan. Bisa dibilang hampir 80% kegiatan dilakukan dari rumah, karena suami kebagian jatah work from home.

Namun, semenjak masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir. Mau tidak mau kebijakan Work From Home (WFH) dari kantor suami harus ikut berubah, dari total karyawan WFH 100%, hingga kini hanya beberapa persen saja. Bahkan sejak bulan lalu suami sudah tidak kebagian jatah WFH. Hal ini bikin perasaan jadi gak karuan.

Walau kasus positif di kantor suami bisa terbilang cukup rendah (kurang dari 10 orang), namun resiko itu tetap ada.

Oleh karena itu ketika mendengar pemberitaan tentang pembagian vaksin Covid 19 yang dilakukan oleh pemerintah secara gratis, aku jadi sedikit lebih tenang. Karena dengan adanya vaksin ini, diharapkan Indonesia bisa mencapai Herd Immunity.

Syarat Penerima Vaksin Covid 19

Vaksin Covid untuk lansia
Sumber: Unsplash

Adapun kelompok prioritas yang mendapatkan vaksin Covid 19 pada gelombang pertama adalah para tenaga medis yang menjadi garda terdepan. Selanjutnya vaksinasi dilakukan kepada petugas medis, lansia dan masyarakat luas.

Sebagai golongan masyarakat luas, aku rajin sekali mencari informasi mengenai syarat penerima vaksin. Siapa tahu kan bisa dapat gatcha dari pemerintah. Hehe. Selain memiliki tubuh yang sehat, ada pula beberapa syarat lain yang perlu diketahui untuk penerima vaksin Covid-19, seperti:

  1. Pasien Covid yang sudah sembuh lebih dari 3 bulan.
  2. Berusia diatas 18 tahun.
  3. Kelompok lanjut usia (lansia).

Untuk lansia yang berusia lebih dari 60 tahun akan diberikan beberapa pertanyaan mengenai kondisi dan kegiatan sehari-hari yang menentukan kelayakan untuk divaksinasi.

  1. Bukan wanita yang sedang mengandung (hamil).
  2. Ibu menyusui dapat divaksinasi.
  3. Untuk orang yang menerima vaksinasi selain vaksin Covid-19, maka vaksinasi harus ditunda sampai satu bulan setelah divaksinasi sebelumnya.
  4. Tidak memiliki penyakit kronis seperti penyakit jantung, rematik autoimun, ginjal kronis, penyakit kanker, hipertiroid atau hipotiroid, serta penyakit saluran pencernaan kronis.
  5. Apabila memiliki penyakit paru seperti asma, PPOK, atau TBC vaksinasi harus ditunda dahulu hingga kondisinya dinyatakan baik.

Manfaat Tanya Dokter Kandungan Saat Hamil

Atur Pola Makan Dengan Resep Masakan Penderita Diabetes

10 Jenis Sayuran Dan Buah Bagi Kesehatan Jantung Kita

Cara Cek Status Program Vaksinasi

Lalu bagaimana cara untuk mengetahui kita termasuk ke dalam salah satu penerima vaksin Covid-19? Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka situs https://pedulilindungi.id/cek-nik.
  2. Kemudian masukkan nama lengkap dan NIK.
  3. Kemudian centang kotak yang menyatakan kalau kita bukan robot dan klik “Selanjutnya”.
  4. Setelahnya akan terlihat status program vaksinasi.
  5. Apabila terdaftar, akan muncul keterangan lebih lanjut bagaimana cara melakukan vaksinasi.

Klinik Mayapada Tower 2 Sudirman Faskes 1 BPJS

Mengenal Istilah ICU, HCU, ICCU, NICU dan PICU Di Rumah Sakit

vaksin covid
Sumber: Unsplash

Fakta Mengenai Vaksin Covid 19

Ada beberapa fakta mengenai vaksin Covid yang perlu diketahui, seperti:

  1. Vaksin Covid Halal Dan Aman Digunakan

Bagi teman-teman yang masih merasa ragu untuk vaksinasi, jangan khawatir karena vaksin Covid yang sudah masuk ke Indonesia sudah melalui uji klinis dan evaluasi dari BPOM. Selain itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menyatakan jika vaksin Covid 19 tidak mengandung bahan yang tidak halal.

  1. Vaksin Covid 19 Tidak Menyebabkan Seseorang Terinfeksi Covid

Vaksin Covid tidak mengandung virus hidup yang dapat menyebabkan Covid 19. Namun, vaksin ini mengandung zat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang dapat mengenali dan melawan virus penyebab Covid.

  1. Setelah Divaksinasi, Tetap Wajib Menerapkan 3M

Walau kamu sudah divaksin, bukan berarti bisa ‘kembali’ ke gaya hidup seenaknya tanpa menerapkan 3M. Tetap lakukan 3M sembari menunggu kekebalan tubuh terhadap virus terbentuk dengan sempurna.

***

Dengan adanya program vaksinasi Covid 19 ini, diharapkan Indonesia akan segera mencapai Herd Immunity. Cek secara berkala mengenai status program vaksinasimu. Apabila memiliki gejala penyakit yang mencurigakan, bisa lakukan konsultasi online dengan dokter menggunakan Halodoc.

Halodoc merupakan aplikasi solusi kesehatan terlengkap yang memiliki fitur seperti chat dengan dokter, toko kesehatan, buat janji RS, Tes Covid-19, kesehatan hewan hingga kesehatan jiwa. Dengan menggunakan Halodoc, kita dapat berkonsultasi dengan dokter tanpa perlu keluar rumah.

https://irraoctavia.com/

You Might Also Like

9 Replies to “Ketahui Syarat Penerima Vaksin Covid 19”

  1. Aku kira ibu menyusui ga bisa ikut vaksin, ternyata masih bisa ya. Semoga dengan adanya program vaksinasi ini bisa memutus rantai penyebaran Covid-19. Aamiin

  2. aku sudah cek dan belum ada jadwal mba, masih menunggu tapi dari kantor ada rencana akan diberikan vaksin mandiri rencananya dan senangnya adalah karena sudah ada informasi untuk ibu menyusui diperbolehkan di vaksin juga sekarang. semoga vaksin dapat berhasil segera mengusir corona virus yah mba. aamiin yra

  3. Hopeful bgt setelah adanya vaksin dinindo ini ,jadi lebih baik lagi dan klo mungkin bisa kembali normal lagi, sudah bosan bgt ga bisa kmn2 krna takut covid

  4. Tetap berdoa yang terbaik yaah..
    Ini ibuku abis vaksin juga niih…alhamdulillah, tidak ada keluhan apa-apa seperti yang ramai diperbincangkan di TV.
    Semoga kita semua senantiasa sehat. Halodoc membantu jika ada masalah kesehatan.

  5. Sip makasih informasi detailnya mba. Aku udah daftarin ibuku untuk dapat vaksin tapi belum juga dipanggil antrian untuk datang ke puskesmas. Mau nyoba cek via link yang diinformasikan di atas ah, siapa tau pas daftar kapan hari gagal atau gimana gitu ya kok belum diproses juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *